Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
Bab 37


__ADS_3

Flashback


Kania setelah lulus kuliah memutuskan untuk memilih bekerja di bidang yang di cita-citakan dari kecil, sekarang tidak menjadi pengasuh bos kecilnya Kenzi.


"Kania bekerja di Pradipta group, perusahaan Ayahnya Yudha mantan bos besarnya", Kania kerja di sebagai manajemen accounting bagian perencanaan.


"Tetapi Kania masih sering ke rumah Yudha untuk melepas rindu dengan Kenzi."


"Batita yang selalu membuatnya rindu, tingkah laku yang lucu banyak orang menoel-noel hidung mancung, pipi bakpao Kenzi, membuat orang yang melihat sangat menggemaskan."


Flashback off


"Satu minggu lagi ulang tahunnya Kenzi yang ke_tiga tahun, perencanaan pesta akan di gelar dan tidaknya tergantung keinginan putra semata wayangnya."


Keesokkan harinya Yudha mengajak putranya untuk mengunjungi makam mendiang Nena, Hari ini, kurang lebih tiga minggu Nena meninggalkan kami. duka ini masih ada, kehilangan ini makin terasa . Tetapi hidup Yudha harus terus berjalan demi kebahagiaan Kenzi putra tampannya.


Di pinggir jalan tempat menuju makam, Yudha menyempatkan untuk membeli bunga kesukaan Nena istrinya.


"Daddy beyi unga untuk mommy ya?" tanyanya Kenzi.


"Iya sayang, kita mau ketemu mommy!" ucap Yudha dengan berjalan ke pemakaman umum salah satu tangannya memegang bunga dan satu tangannya menuntun Kenzi yang berjalan di sampingnya.

__ADS_1


Yudha berhenti di depan makam , batu nisan dengan tulisan "Nena" menjadi saksi bisu bahwa Nena ku tidak sakit lagi.


Yudha dan Kenzi duduk bersila di depan pusara Nena, kami menaburi bunga kesukaan Nena mendiang istriku dan air mawar sebagai bentuk tanda kedatangan kami.


"Apa kabar kamu sayang......"


"Nena istriku, Saya datang bersama putra kita yang tampan ini, senyumnya mewarisi senyummu sayang."


"Sayang, saya mau sedikit bercerita tentang anak kita Kenzi Pradipta."


"Kenzi adalah anak yang sangat pengertian, tidak rewel walaupun tinggal sama pengasuhnya di rumah", sangat mandiri dan dewasa terkadang juga manja hehe.....


"Kenzi sapa dulu mommynya?" ucap Yudha.


"Accalamu'alaikum, mom!" ucap Kenzi


"Enzi, atang ama Daddy mom! Enzi Lindu celali mom! Enzi ingin sepelti emen-eman punya mommy!" ucap Kenzi lirih takut Daddy-nya mendengar.


Deg......


Yudha mendengar semua keluh kesah putranya membuat hatinya sakit, dari kecil Kenzi tidak mendapatkan kasih sayang Ibu kandungnya karena Nena istrinya ke surga lebih dulu. Kenzi hidup dengan Daddy, Kakek, Nenek dan pengasuhnya.

__ADS_1


"Ayo sayang, kita mengangkat kedua tangan kita untuk mengirimkan doa untuk mommy di surga"


"Mom, Enzi lindu....."


Setelah selesai berdoa, Kenzi Mendongakkan wajahnya ke atas untuk melihat Daddy-nya, matanya Kenzi sudah memerah menahan tangisnya karena Kenzi nggak mau Daddy-nya sedih.


"Sayang, satu minggu lagi ulang tahun Kenzi yang ke-3 tahun! ucap Yudha."


Waktu berlalu dengan cepat perasaan baru kemarin, saya menemani kamu melahirkan, sekarang mau tiga tahun saja.


"Sayang, saya pamit pulang dulu! pasti saya akan menjengukmu lagi!" ucap Yudha.


"Walaikumcalam, mom! En..zi ula...ng uyu! ucap Kenzi yang menahan tangisnya.


"Dadada...... mommy....."


Kenzi melambaikan tangannya untuk memberikan salam perpisahan untuk mommy yang di sulga.


Setibanya di rumah Kenzi langsung menaiki tangga untuk masuk ke kamarnya, ke tempat tidur langsung tengkurap dan menangis.


"Ken...apa mom pelgi ke sulga! nggak ajak Enzi?" tanyanya Kenzi.

__ADS_1


__ADS_2