
Satu minggu sudah pembicaraan dengan bibik di meja makan, selama itu Kania belum datang ke rumah lagi, kemarin-kemarin Kania sudah meminta ijin untuk fokus dengan ujian sidangnya.
" Kenapa Saya malah mikirin Kania?" guman Yudha di balkon kamar menikmati pemandangan dengan secangkir kopi hangat menambah kesan syahdu karena malam ini turun hujan ringan di serta rintik-rintik meninggalkan bekas air di kaca jendela.
Yudha masih berdiri di balkon kamar menatap malam tidak ada bintang maupun bulan cuaca masih mendung karna habis turun hujan. Yudha menoleh ke belakang melihat tidur Anaknya yang begitu nyenyak sesekali Kenzi tersenyum mungkin lagi mimpi yang indah batin Yudha.
Beberapa hari ini Kenzi sangat rewel, sering merengek menanyakan Kania. Yudha sebenarnya tidak tega melihat Anaknya yang merindukan Kania tapi mau bagaimana lagi Kania mau fokus dan tidak bisa di ganggu dulu, Mungkin Kania ingin lulus dengan nilai yang baik kata Yudha mencoba menerka-nerka Kania.
Jarum jam terus berdetak ternyata sudah pukul 01.00 dini hari mata ini belum ada tanda-tanda untuk mengantuk. tiba-tiba arah belakang terdengar rengekan Kenzi yang terbangun minta susu, seketika membuyarkan lamunan Yudha. Berjalan sedikit cepat-cepat selum Kenzi menangis
"Cup Cup Cup, ada Daddy disini!" tangan Yudha sambil pok-pok, rengekan Kenzi tidak terdengar tinggal gumanan lirih.
__ADS_1
"Cucu Daddy!" kata Ken dengan mata yang terpejam.
"Ken mau susu?" jawab Ken dengan mengangguk saja. bentar ya Daddy buatin Ken jangan nangis, Daddy tinggal ke dapur dulu kata Yudha mencium keningnya.
Yudha tiba di dapur menghidupkan kompor untuk memasak air panas dengan sedikit menyanyi. "Bik Siti berjalan ke dapur karna mendengar suara orang menyanyi dari kamarnya bik Siti.
"Pak, ada yang bisa bibik bantu?" Yudha langsung menoleh ke belakang, bibik ngagetin aja, nggak usah bik. ini udah mau selesai kok, bibik istirahat saja biar Yudha yang bikinin susu buat Kenzi.
"Silahkan bik!"
Yudha Membuka pintu kamarnya melihat Anaknya terbangun dengan tangan yang masih mengucek-ngucek matanya karna masih mengantuk.
__ADS_1
"Daddy ama?" Ken nungguin kata Ken dengan bibir kesalnya. tadikan Daddy masak air dulu Ken, terus ada bibik di dapur tadi Daddy ngobrol sebentar dengan bibik, kebetulan bibik terbangun.
"Tidur lagi ya, Daddy pok-pok?" Ken mengangguk. susunya di minum dulu terus Daddy pok-pok kata Yudha dengan mengusap-usap rambut Ken sesekali menciuminya dengan bau khas sampo baby.
"Daddy nyanyi kaya Unda?" padahal matanya Ken sudah terpejam sedikit mendengkur halus, Yudha cuma geleng-geleng dengan sikap Ken yang sedikit manja dan rewel semenjak Kania cuti fokus untuk belajar dulu.
" Iya Daddy nyanyi tapi Ken tidur ya!"
"Kalau Kenzi tidak bobok di gigit nyamuk"
Hap Hap Hap lalu di tangkap" belum selesai menyanyi Kenzi sudah tertidur dan mendengkur , mimpi indah sayang Yudha mencium keningnya dan menaikkan selimut Kenzi.
__ADS_1
Yudha berbaring di sampingnya sedikit memeluk Anaknya yang tidak terusik sama sekali. biasanya Ken akan marah bila di peluk-peluk kalau lagi tidur, Kata Ken " angan Daddy belat" nggak cuka Ken di peluk-peluk. Kenzi tidur dengan nyenyak dengan tangan kecilnya memegang dan menggenggam tangan Yudha dan seperti takut di tinggal Daddy-nya saja.