Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
Sesion 2 Part TigaPuluh


__ADS_3

Happy reading


Setelah ikrar ijab qobul terucap, semua tamu undangan sedang menikmati jamuan di pernikahan Tom dan Intan. Tidak terkecuali keluarga besar Tom, dan keluarga Intan berbaur jadi satu, mereka bercanda saling bertukar cerita.


Tidak berselang lama, tamu undangan sudah meninggalkan rumahnya Intan, hanya tersisa keluarga inti. Aira juga tidak kalah bahagianya, menyaksikan Papa Mama-nya menikah kembali.


Tom, Intan, dan Aira sudah meninggalkan tempat acara ijab qobul. Mereka sedang naik ke lantai dua kamarnya Intan, mereka akan beristirahat bertiga sebelum resepsi pernikahan di lanjutkan malam harinya.


Setelah sampai di kamarnya tanpa ba bi Bu, Intan langsung masuk kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah selesai baru dilanjut dengan Tom yang masuk ke dalam kamar mandi.


Aira juga sudah berganti baju ala rumahan baju tidur kesukaannya, Tom juga sudah keluar kamar mandi dengan wajah yang lebih segar, wajahnya langsung berseri-seri karena langsung di sambut dengan kedua perempuan yang begitu sangat di cintainya sedang tersenyum kearahnya


"Meleleh hati Abang, Dik." Ucap Tom di dalam hatinya. Wajah Tom nampak bahagia di kelilingi perempuan cantik, mereka melanjutkan dengan tidur bersama saling memeluk, saling merapatkan pelukannya.


πŸ’šπŸ’šπŸ’š


Setelah beristirahat dua jam, ketiganya terbangun dari tidurnya dan langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Di rasa sudah selesai, rapi mereka bertiga keluar dari rumahnya menuju hotel tempat mereka mengadakan resepsi. Di dalam mobil Aira terus saja berceloteh riang, Aira membicarakan banyak hal, terutama tentang Opa Oma-nya yang begitu menyayanginya.


Sesampainya di hotel, Intan langsung masuk ke dalam kamar hotel yang sudah di pesan jauh-jauh hari sebelum hari H itu tiba. Setelah menaruhnya barang-barangnya Intan memilih turun ke bawah untuk melihat tempat resepsi, Intan dibuat takjub dengan dekorasinya, yang di kelilingi bunga mawar putih merah, dan bunga tulip kesukaan Intan.


Intan bahagia menjadi istrinya Tom, laki-laki yang begitu gentelment yang berani meminta langsung ke orang tuanya, dan berani mempertanggungjawabkan perbuatannya di masa lalu. Meskipun pertemuannya tidak begitu di inginkan oleh Intan, malah menjadi pelabuhan terakhirnya.


πŸ’šπŸ’šπŸ’š

__ADS_1


Tom dan Intan menyebar seribu undangan, keluarga besar keduanya juga menyebar undangan meskipun sedikit. Tetapi tamu yang mengisi buku tamu melebihi kapasitas, ada dua ribu undangan yang turut hadir di pernikahannya.


Malam harinya di hotel berbintang sudah sangat ramai, tamu undangan juga sudah berdatangan mulai dari teman-teman kantor, kolega bisnis, kerabat dekat, kerabat jauh juga sudah berdatangan.


Sedangkan Intan sudah di rias di kamar pengantin yang sudah di sewa Tom, Tom juga sedang melihat istrinya di makeup jadi senyum-senyum sendiri, istrinya sungguh benar-benar sangat cantik. Aira terus saja bergelayut manja di lengan Papa-nya, Aira tidak mau terpisah dari Papa-nya walaupun cuma lima detik saja.


"Mama cantik ya, Pa." Ucap Aira melihat Mamanya yang masih di makeup.


"Cantiknya seperti Aira." Sahut Tom menjawil hidung mancung Aira. Aira juga cantik seperti Mama.


Setelah Intan di rias, giliran Aira yang di makeup tipis-tipis, sedangkan Tom tidak mau memakai makeup menurutnya Tom sudah sangat tampan sejak lahir. Tom hanya mengganti pakaian saja, tuxedo hitam yang membuat Tom begitu sangat tampan.


Intan memakai gaun pengantin yang warnanya senada dengan gaun Aira, setelah keluar dari ruang ganti, Tom di buat melongo melihat istrinya yang begitu sangat cantik, gaunnya juga pas di tubuhnya benar-benar sangat cocok dengan ukuran tubuhnya yang tinggi, seksi, begitu menggoda.


Siapapun yang melihatnya pasti terpana dengan kecantikan istrinya, pasti akan terpesona dengan keindahan gaun yang di pakai istrinya begitu pas, cantik, elegan dan mewah.


πŸ’šπŸ’šπŸ’š


Tom dan Intan berjalan bergandengan tangan menuju tempat pelaminan, Intan berjalan begitu anggun, Intan selalu menebarkan senyum. Mereka berdua berjalan di karpet merah, keduanya menjadi pusat perhatian para tamu undangan, Tom dan Intan menjadi raja dan ratu sehari.


Kecantikan Intan membawa aura positif, Tom begitu posesif memeluk istrinya, pinggangnya selalu Tom rengkuh supaya tidak jauh-jauh dari pandangannya.


Kedua pengantin duduk di pelaminan, mereka tersenyum bahagia di atas panggung. Aira juga tidak kalah bahagianya duduk di pelaminan bersama kedua Papa Mamanya. Badannya terus saja menggoyang-goyang, kakinya juga tidak tinggal diam mengikuti lantunan musik yang terdengar sangat merdu.

__ADS_1


Semua tamu undangan berjajar rapi, semuanya nampak berbaris menunggu giliran untuk memberikan selamat kepada kedua pengantin. Setelah menyalami semua tamu undangan, mereka menikmati hidangan makanan yang sudah di hidangkan di meja prasmanan yang sudah berjajar tinggal memilih kita mau makan dengan apa?


Resepsi pernikahan telah usai, tamu undangan juga sudah meninggalkan hotel tempat acara, Aira juga ikut pulang sama Opa Oma-nya dengan iming-imingan es krim, dan cokelat. Akhirnya Aira luluh, dan meninggalkan kedua orang tuanya menginap di hotel, sebelum sampai rumah Aira sudah tertidur sangat pulas dalam perjalanan ke rumah.


Sedangkan kedua orang tuanya sudah memasuki kamar hotel tempat mereka menginap, mereka akan menginap dua hari, mereka ingin menghabiskan waktu berduaan sebelum mereka kembali ke rumah.


Setelah membersihkan tubuhnya Intan keluar kamar mandi dengan baju tidur motif Doraemon, wajah keduanya saling bertatap muka, saling melempar senyum.


"Mas mandi dulu sana, bau tahu!" Tutur Intan yang pura-pura menutup hidungnya, dan tangannya terus saja menggiring badan suaminya untuk memasuki kamar mandi.


Setelah suaminya menghilang dari pandangan, baru Intan duduk di meja rias, Intan memoleskan crem malam di wajahnya, Intan memakai handbody, dan minyak wangi di tubuhnya.


Ceklek.....


Pintu kamar mandi terbuka sangat lebar, muncul Tommy dengan rambut basahnya, hanya sehelai handuk yang melilit pinggangnya. Menurutnya Intan itu sangat seksi, dada bidangnya yang begitu menggodanya, perutnya yang sixpack menambah ketampanan suaminya berkali-kali lipat, Intan sampai susah meneguk air liurnya karena mengangumi suami sendiri..


Terus saja di pandangi suaminya, yang mulai berjalan kearahnya, Tom yang sudah sampai di tempat duduk istrinya, tangan suaminya mulai memeluk tubuh Istrinya yang sudah Tom rindukan semenjak ijab qobul terucap. Tangannya suami juga tidak tinggal diam, terus saja menggerayangi tubuh istrinya, wajah Tom terus saja menelusuri leher jenjang istrinya.


"Tok!...Tok!...." pintu di ketuk dari luar, membuat keduanya menyudahi permainannya, nafasnya memburu keduanya nampak terengah-engah untuk mengatur nafasnya.


Mereka saling melempar pandangan, saling melempar tatapan matanya untuk bertanya siapa yang malam-malam ketok-ketok pintu kamarnya? ada rasa malu yang Intan tunjukkan, wajahnya sudah memerah seperti tomat. Sedangkan Tom nampak biasa-biasa saja.


Keduanya tertawa cekikikan, Intan memilih masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan Tom memilih membuka pintu kamarnya, ternyata di luar pintu ada seorang petugas hotel yang mengantar minuman ke kamarnya.

__ADS_1


**Yahhh gagal nich malam pertama, Hahahaha gara-gara petugas hotel, sabar ya Tom dan Intan😁😁😁


See You next part**


__ADS_2