Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
Bab 53


__ADS_3

Jangan lupa Rate-nya☺☺☺


Selamat malam autho tripel up. semoga suka 😁😁😁


"Iya Pak! jawab bik Siti berlalu meninggalkan non Kania, non Dara di ruang tamu.


"Bibik tinggal dulu non!" ucap Bik Siti kepada Kania dan Dara.


"Silahkan bik." jawab Kania dan Dara secara serempak.


Yudha berjalan ke kamarnya untuk menidurkan Kenzi terlebih dahulu sebelum Yudha membersihkan badannya.


Yudha meletakkan Kenzi di tempat tidur secara pelan-pelan. biar Kenzi tidak kaget dan tidak terbangun.


"Selamat bobok sayang." ucap Yudha mencium puncak kepala Kenzi dengan lama.


"Sweet dream sayang." ucap Yudha selimut ke tubuhnya Kenzi.


Yudha mengambil baju ganti di walk in close, Yudha ingin ganti baju di kamar mandi karena Yudha ingin merendam tubuhnya di bathub sebentar. biar pikirannya Yudha tambah fresh dan segar untuk memulai kesibukan hari esok.


Yudha memberikan aromaterapi lavender di bathub karena Yudha sangat menyukai wangi lavender seperti kesukaan mendiang istrinya Nena.


Yudha berendam sekitar lima belas menit membuat pikirannya lebih segar, siap beraktivitas esok hari.

__ADS_1


Setelah berendam di bathub, Yudha membilas tubuhnya dengan shower yang mengalir di ubah menjadi hangat biar pikirannya lebih baik lagi.


Ceklek....


Yudha keluar dari kamar mandi menatap anaknya yang nampak tertidur pulas dengan kaki dan tangan memeluk guling.


Yudha membuncah bahagia melihat anaknya yang sangat menggemaskan dengan pipi bakpao yang tumpah-tumpah.


Bibirnya yang mengeyot-ngeyot dot susunya memperlihatkan pipinya yang makin tumpah ruah di bantal.


"Daddy tinggal ke bawah dulu ya sayang." ucap Yudha mencium keningnya Kenzi.


"Mau minum apa Pak?" tanyanya Bik Siti


"Kopi saja bik." teriaknya Yudha yang berjalan menuruni anak tangga satu persatu.


"Sudah antar bibik ke kamar Pak!" Jawab bik Siti yang masih fokus mengaduk-aduk kopi di gelas.


"Ya sudah, bibik istirahat saja." ujarnya Yudha meminta bik Siti untuk beristirahat karena ini sudah sangat malam.


"Permisi Pak!" jawab Bik Siti meninggalkan rumah utama kembali ke paviliun belakang.


Yudha menyeruput kopinya yang masih panas sedikit meniupnya membuat rasanya kopi yang berbeda, menurut Yudha rasanya lebih spesial karena kopi racikan sendiri.

__ADS_1


"Kania, kalau mau minum ambil ke dapur sendiri! bibik sudah tak minta istirahat di paviliun.


"Dara mana?" tanyanya Yudha


"Tidur Pak! katanya capek." jawab Kania duduk berhadapan dengan Yudha


Yudha kembali Menikmati menyeruput kopinya yang masih panas tanpa menghiraukan Kania yang ada di depannya sedang menatapnya intens.


Namanya Yudha, Ceo Pradipta Group terkenal perfeksionis dan angkuh bila bersama wanita, kecuali dengan kedua orang tuanya pasti sangat humble.


Yudha berubah sikapnya semenjak di tinggal istrinya yang sekarang lebih pendiam.


Tinggal di perumahan elite di Jakarta tak membuat Yudha memperhatikan lingkungan sekitar tempat tinggalnya.


"Daddy!" ucap Kenzi terbangun dari tidurnya keluar dari kamar mencari Daddy-nya.


Sayup-sayup terdengar suara seseorang yang memanggilnya seperti suara anak kecil yang bangun tidur.


Beranjak dari tempat duduknya untuk melihat ke lantai atas, Yudha menaiki tangga sedikit tergesa-gesa takut Kenzi jatuh dari kasurnya.


Ceklek...


Yudha melongo melihat Kenzi menutup tubuhnya dengan selimut, ternyata tadi suara Kenzi yang memanggilnya.

__ADS_1


Kenzi menangis sesenggukan memanggil Bundanya


"Enzi.. akut .. unda.. akuttttt! Daddy hahat!".


__ADS_2