Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
Sesion 2 Part Tigapuluh Sembilan


__ADS_3

Khusus part keluarga Yudha Pradipta dan Kania Larissa dan Anak-anaknya.


Kehidupan pernikahan Yudha beserta istri sangat bahagia, mereka berdua di karunia-Nya Lima Anak, diantaranya tiga berjenis kelamin laki-laki, dan dua berjenis kelamin perempuan. Yudha sangat bersyukur mempunyai istri yang sangat Sholehah, menemaninya hingga tangga kesuksesan, dan mendidik Anak-anaknya dengan sangat baik penuh kesabaran.


Kelima putra-putri mereka berdua tumbuh sangat sehat, teruntuk si bontot Kaffa dan Kaynuna. Keduanya sudah bisa berjalan meskipun satu dua langkah terjatuh, tetapi ini hiburan tersendiri untuk Kania karena perkembangan Anak-anaknya itu yang terpenting.


Berbicara tentang Kakak Kenzi, merupakan putra pertama Yudha yang terlahir dari rahim mendiang istrinya yang meninggal beberapa tahun yang lalu. Kini Kenzi tumbuh jadi Pria remaja idola para wanita, pesonanya membuat kaum hawa klepek-klepek melihat senyumnya Kenzi persis duplikat mommynya...


Di dalam tubuhnya mengalir darah biru, keturunan Pradipta, merupakan Perusahaan terbesar di Indonesia. Siapa yang tidak kenal dengan Yudha Pradipta, pasti semua orang mengenalnya pewaris tunggal Pradipta Group.


Ketampanan Kenzi turun temurun dari Daddy-nya, meskipun sifat, sikapnya berbeda tetapi Kenzi copypaste Daddy-nya.


Kania sangat bersyukur mempunyai putra pertamanya sangat pengertian, mau membantu menjaga Adik-adiknya. Meskipun Kenzi sudah beranjak remaja, tetapi tidak malu bermanja-manja dengan Bundanya. Bagi Kania, Kenzi tetap menjadi prioritas utama karena Kania takut Anaknya salah langkah dalam bergaul.


💚💚💚


Si ganteng Kama yang lebih pendiam, dan si cantik yang murah senyum Kalila. Mereka terlahir kembar, terlahir di rahim yang sama, tetapi keduanya memiliki sifat, sikap yang berbeda.


Si kakak Kama lebih pendiam daripada saudara-saudara lainnya, sifat pendiam turunan dari Daddy-nya yang sangat perfeksionis. Ketampanan Kama tidak kalah dengan si kakak Kenzi, meskipun bukan terlahir dari rahim yang sama tetapi ketampanannya hampir sama.


Gadis-nya cantiknya Daddy Yudha, Kalila mewarisi sifat, sikap Bundanya Kania. Kalila tumbuh dari keluarga kaya, tetapi tidak memiliki sifat yang sombong, selalu murah senyum, dan bergaul tidak pilih-pilih teman asalk baik.


💚💚💚


Berbicara tentang Kaffa dan Kaynuna merupakan Anak bontotnya, merupakan tumbuh subur badannya yang montok, pipinya yang gembil siapa saja yang melihatnya pasti akan terpesona dan gemas sendiri.


Keduanya masih belajar untuk berjalan, ketiga Kakak-kakaknya sangat menyayangi mereka, terkadang kakaknya sangat jahil yang membuat duo kembar menangis tertawa di godain kakaknya.


Kania masih membiarkan saja, bila itu masih ada batas kewajaran. Tetapi kalau sudah membuat duo kembar menangis sampai histeris, baru Kania turun tangan untuk menasehati Anaknya.


Itu semuanya menjadi warna tersendiri bagi keluarga kecilnya, pasti akan menjadi keributan kecil bila Semua berkumpul di ruang keluarga, terutama kakak Kama dan Kakak Kalila yang suka bikin iseng untuk duo kembar.


Meskipun Kama mempunyai sifat yang pendiam, tetapi bila berurusan dengan duo kembar Kama akan menjadi pribadi yang hangat untuk Adiknya.

__ADS_1


💚💚💚


Mereka berkumpul di meja makan, Kania sangat telaten melayani suami dan ke Lima Anak-anaknya. Momentum seperti ini yang akan Kania rindukan, bila Anak-anak sudah mulai mempunyai kesibukan pribadi masing-masing.


Di bangku meja makan terjadi keheningan, hanya ada suara sendok dan piring yang saling beradu. Ke Lima Anak-anaknya makan sangat lahap, suaminya juga tidak kalah lahapnya dengan Ke lima Anaknya.


Terkadang Kalila yang murah senyum, sudah bisa membantu Bundanya untuk membawa piring kotornya ke dalam wastafel, kalau untuk mencuci biarkan Kania sendiri karena Kalila belum cukup tinggi untuk menggapai kran air, takut terjadi yang tidak-tidak.


Berbicara tentang pembantu, semenjak kelahiran duo kembar Yudha sudah mempekerjakan dua pembantu untuk bersih-bersih rumahnya. Bila urusan dapur, masak-masakan Kania turun tangan sendiri bila duo kembar ada yang memegang.


Bila Kania tidak sempat untuk membersihkan dapur, mencuci piring, perabotan kotor lainnya, Kania serahkan kepada Mbak yang bekerja di rumahnya.


Mempunyai lima Anak yang masih kecil, masih sangat riskan dan membutuhkan perhatiannya. Terutama duo kembar yang masih belajar berjalan, pasti semuanya di berantakan habis segala mainannya akibat ulahnya yang keinginan tahunya sangat tinggi.


💚💚💚


Setelah selesai makan, mereka menghabiskan waktunya di ruang keluarga. Satu keluarga berkumpul dalam satu karpet di bawah, sedangkan Yudha dan Kania hanya mengawasinya.


"Kak ken, Adik Ila minta tolong ambilkan boneka itu mau?" tanyanya Kalila yang matanya mengedip-ngedip lucu.


"Ini bonekanya, Dik..." Kenzi mengambilkan boneka yang di susun rapi di almari khusus mainan.


"Makasih kakak Ken." Ucapnya Kalila yang tulus di sertai dengan senyum manisnya.


"Sama-sama Dik..." Jawabnya Kenzi. Tangannya terulur satunya untuk mengacak-acak rambut Adiknya.


Mereka berdua yang memperlihatkan interaksi keduanya tersenyum hangat, penuh rasa bahagia, Anak-anaknya sangat rukun saling asah asih asuh. Kedua sepasang suami istri, saling memberikan tatapan penuh cinta, untuk berduaan saja waktu mereka habis untuk Anak-anaknya.


Setelah menemani ke lima Anaknya bermain, duo kembar sudah mengantuk dan minta bobok di kamarnya. Kedua Anaknya begitu sangat kehausan, bukit kembarnya sampai ngilu karena sedotan keduanya sangat kuat, membuat Kania meringis.


"Pelan-pelan sayang, nggak ada yang minta kok.." Ucap Kania membelai rambutnya Kaffa.


"Kaffa membalasnya dengan tersenyum lucu, memperlihatkan giginya yang baru tumbuh beberapa buah saja."

__ADS_1


Setelah menidurkan Kaffa, Kania beralih ke Kaynuna yang kedua matanya sudah memerah. Yang bontot juga tidak kalah lahapnya dengan kakaknya, mereka sangat kuat dalam menyusu. Makanya duo kembar tumbuh sehat dengan badannya yang montok, pipinya gembil-gembil.


Setelah menidurkan duo kembar, dan menyelimuti sebatas dada. Kania mengecup keningnya satu-satu bergantian, dan meninggalkan kamarnya tidak lupa di kasih guling di sisi kanan kiri.


💚💚💚


Kania kembali ke ruang keluarga, sudah ada duo kembar lainnya yang sudah menempel di tubuh Daddy-nya. Keduanya sangat dekat dengan Daddy-nya, terutama Kalila Anak Daddy banget.


"Sudah ngantuk sayang?" tanya Kania yang sudah duduk di sebelahnya.


"Iya Bunda, Kakak sama Adik sudah antuk.." Jawabnya dengan posisi menempel seperti perangko.


Setelah menidurkan Anak-anaknya, mereka meletakkan ke kamarnya. Mereka masih tidur satu kamar tetapi beda tempat tidur.


Perasaannya lega ke empat anaknya sudah tertidur, tinggal Kenzi yang belum di lihat. kedua sepasang orang tua berjalan ke kamarnya si sulung. Mereka membukanya perlahan, ternyata si sulung sudah tertidur pulas. Keduanya mematikan lampu kamarnya, lalu mengecup keningnya bergantian.


💚💚💚


"Bun, kita jarang ada waktu berdua ya.." Ucapnya Yudha diatas tempat tidurnya. tubuh mereka saling memeluk, saling memberikan kehangatan.


"Iya Mas, tahu sendiri Anak-anak susah untuk di tinggal." Jawabnya Kania. Kania memainkan kancing kemeja suaminya, tangannya tidak tinggal diam menyelusuri dada bidang suaminya.


Sekuat tenaga Yudha menahannya, tetapi yang di bawah tidak bisa untuk ditahan, yang di bawah sudah memberontak minta di keluarkan dan di masukkan ke sarangnya.


Akhirnya Yudha tidak tahan, membalikkan tubuh istrinya untuk di tindih. Menyobek pakaian yang di kenakan Kania, Yudha sangat terburu-buru karena sudah lama tidak mendapatkan jatah dari istrinya.


Terjadilah malam panjang, mereka berdua mengulang kegiatannya sampai berulang-ulang sampai Kania tidak bisa berjalan. Malam ini milik mereka berdua, tidak ada pengganggu seperti sebelumnya, yang ada malam yang panjang untuk mereka lewati dalam bingkai kemesraan.


**Yang kangen keluarga Pradipta, autthor sudah Up semoga suka.


Boleh dong kasih saran untuk part selanjutnya.


Happy Weekand

__ADS_1


Selamat hari Minggu**


__ADS_2