Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
Sesion 2 Part Duapuluh Sembilan


__ADS_3

Setelah perdebatan kecil antara keduanya, di dalam mobil suasananya sangat hening, hanya ada suara musik di tape mobilnya. Intan terus saja menatap jalanan lewat jendela, seolah-olah di sebelahnya tidak ada orang.


Sedangkan Tom terus saja melirik ke arah Intan, tetapi tidak ada tanggapan. Intan asyik dengan dunianya, Aira pun bobok sangat lelap-nya.


Perjalanan bagi keduanya sangat lama, mereka sibuk dengan pikirannya masing-masing. Mobil terus saja melaju ke tempat yang mereka akan tuju, meskipun Tom ingin sekali membuka percakapan, selalu Tom urungkan karena Intan lagi badmood.


Mobil mereka sudah sampai pelataran parkir tempat butik, butik tempat mereka akan fiting baju pengantin. Intan berniat turun dari mobil lebih dulu, tetapi tangannya langsung di cekal Tom, Intan berdiam menunggu Tom berbicara duluan.


"Ada apa, dari tadi kok diam terus? Mas ada salah apa?" tanya Tom menatap lekat manik kedua matanya Intan. Yang ditatap hanya diam menundukkan kepalanya, belum berani mengangkat wajahnya.


Tom menghela nafasnya, untuk mencari kata-kata yang pas supaya tidak menyinggung perasaan Intan.


"Ada apa? kok diam dari tadi Mas tanya?" tanya Tom yang mengangkat wajahnya Intan, supaya Intan mau menatap balik kedua matanya Tom.


"Intan menggeleng kepalanya, enggak pa-pa Mas." Ucap Intan lirih, tangannya meremas jemarinya Tom. Tom langsung merengkuh tubuhnya Intan, dan memeluknya sangat posesif menghujani ciuman bertubi-tubi di keningnya.


Setelah di rasa sudah tenang, Tom melepas pelukannya. Tom memberikan senyuman tulus, Intan membalas dengan senyuman tidak kalah tulusnya.


Akhirnya drama di dalam mobil berakhir dengan kebahagiaan, Tom turun dulu dari mobilnya untuk membukakan pintu mobil untuk Intan.


💚💚💚


Setelah fiting baju pengantin, mereka bertiga bertolak langsung untuk pergi ke Mall untuk menuruti Putri kecilnya. Tidak ada drama di dalam mobil, yang ada adalah kebahagiaan, celotehan Aira yang membuat warna terindah suasana di dalam mobil lebih hidup lagi.


Perjalanan tidak memakan waktu yang lama, sekarang mereka sudah sampai di basement untuk memperkirakan mobilnya dulu, baru mereka akan masuk ke dalam Mall.


Sekarang mereka bergandengan tangan menuju ke tempat Timezone seperti yang Aira inginkan, setelah sampai di tempatnya Tom dan Aira sedang bermain Timezone, tawa keduanya memenuhi area permainan, keringat deras membasahi dahinya Aira yang bercucuran membasahi pipinya.


Intan melihatnya hanya bisa tersenyum bahagia, melihat putrinya bahagia dan bisa tertawa lepas seperti anak kecil lainnya yang sedang bermain dengan Papa-nya.


Aira mencoba beberapa wahana yang ada di Mall, terkadang Aira bermain bergantian dengan Mama Papa-nya, tawa renyah ketiganya sangat jelas mereka sedang bahagia.


Momen seperti ini yang akan selalu mereka rindukan, kelak Aira sudah dewasa, menikah dan mempunyai keluarga sendiri. Pasti kebersamaan ini yang selalu di rindukan, selalu Intan dan Tom simpan di memori kepalanya.

__ADS_1


Capek bermain Tom memutuskan untuk makan siang di foodcourt yang terletak di lantai atas, Aira hari ini banyak maunya, selalu saja Tom penuhi keinginan Putri semata wayangnya.


Seperti siang ini, Aira ingin makan di McDonald's. Sekarang mereka menunggu pesanannya datang, sembari menunggu Aira terus saja bercerita pengalaman bermain beberapa wahana di Mall.


Kalau soal makan Aira selalu jadi juaranya, apalagi keinginannya di penuhi Papa-nya, yang membuat Aira semakin lahap lagi memasukkan suap demi suap burger ke dalam mulutnya.


Hari ini mereka habiskan dengan suasana bahagia, sebelum hari esok tiba dan mulai mereka untuk melangkah ke kehidupan yang sesungguhnya.


💚💚💚


Tiga hari sudah berlalu semenjak mereka fiting baju pengantin, pergi ke Mall, dan Tom mengantarkan keduanya ke rumah. Sejak saat itu, Tom tidak pernah lagi bertemu dengan Intan maupun Aira. Tom dan Intan sedang di pingit kedua keluarganya, mereka berdua tidak boleh ketemu sampai hari pernikahannya tiba.


Di rumahnya Tom sudah uring-uringan menuju hari bahagianya, di tambah lagi Tom tidak bisa menghubungi calon istrinya, semakin membuat Tom perasaannya tidak sedang baik-baik saja.


Sedangkan di rumahnya calon mempelai perempuan, sedang ramai acara pemasangan tenda-tenda yang mengelilingi rumahnya. Aira nampak bersemangat melihat di rumah sangat ramai, banyak orang, dan banyak tenda di pasang di rumah Opa Oma-nya.


Sedangkan Intan yang berada di dalam kamarnya sedang deg-degan menunggu hari itu datang, hari dimana cinta Tom dan Intan akan di persatukan dalam mahligai pernikahan.


Mereka seperti ABG yang sedang jatuh cinta, padahal keduanya sudah punya buntut satu yang sangat menggemaskan dengan pipinya yang gembil.


Di tempatnya masing-masing, keduanya berkhayal indah tentang hari pernikahannya, dan ingin ini menjadi pernikahan seumur hidup sampai maut memisahkan keduanya, sampai mereka Kakek Nenek sampai ke surga.


💚💚💚


Hari yang ditunggu-tunggu keduanya, sudah memasuki H-1. Persiapan di rumahnya Intan sudah rampung 99%, dekorasi sudah terpasang cantik, di hiasi beberapa bunga mawar putih, dan lili menambah wangi semerbak di ruangannya.


Tamu undangan sudah jauh-jauh hari mereka sebar, Intan tidak mengundang banyak orang hanya kerabat dekat, dan sahabatnya saja


Menurut Intan ini acara sakral, Intan hanya ingin yang hadir hanya keluarga inti saja, karena ini hanya acara ijab Kabul.


Malam Widodaren, yang tinggal selangkah lagi mereka akan memasuki gerbang pernikahan, gerbang untuk menuju halal. Di rumah mempelai perempuan suasananya sudah sangat ramai, karena tetangga dekat sudah pada berdatangan.


Keluarga Intan lebih memilih makanan yang di buat dari rumah untuk jamuan makannya, daripada pesan katering dan masakannya tidak kalah dengan restoran bintang lima.

__ADS_1


Pukul 08.00 WIB acara akad nikah di gelar di rumahnya Intan, dan resepsi malamnya di hotel yang sudah di pesan jauh-jauh hari mereka berdua.


Adzan subuh berkumandang di rumahnya Intan, tetangga terdekat dan chef yang sengaja di datangkan oleh orang tuanya Intan, suasana di dalam dapur sudah ramai untuk masak atau bikin camilan untuk tamu undangan.


Di kamarnya Aira dan Intan juga sudah bangun, yang pertama Intan mandi dan bersiap terlebih dahulu, baru Intan memandikan Aira.


Pukul 05.00 Wib Intan sudah di rias dengan MUA aktris yang sangat terkenal kenalannya Tom, Aira juga di rias tipis-tipis seperti Anak kecil pada umumnya.


"Mbaknya sangat cantik, pasti suami Mbak terpesona." Kata MUA yang memuji hasil riasannya yang cocok sekali dengan Intan.


"Ahhh Mbak bisa aja." kelakar Intan.


Setelah di makeup selesai, Intan dan Aira berganti baju. Mereka memakai warna putih yang melambangkan kesucian, karena Intan ingin pernikahannya yang pertama dan juga yang terakhir.


Pukul 07.30 Wib mempelai pria dan rombongan keluarga sudah datang, sudah duduk cantik dengan kursi yang di sediakan. nampak jelas ada rasa gugup di mata Tom, ini merupakan pengalaman pertamanya mengucapkan janji suci.


Tidak berselang lama Petugas KUA dari kecamatan tempat Intan tinggal sudah datang, tamu undangan juga sudah datang menempati tempat duduk yang telah di sediakan.


Ada rasa tidak biasa yang susah mereka ungkapkan, di dalam kamarnya Intan sangat deg-degan menunggu kata Syah. Sebaliknya Tom sangat gagah dengan balutan jas warna putih, menjabat kepala KUA yang menikahkan mereka berdua, dengan satu tarikan nafasnya Tom mengucapkan ijab qobul dengan sangat lantang, tegas.


"Syah...."


"Syahhh...Syahhh."


"Alhamdulillah, Tom, Intan dan semua hadirin yang hadir mengucapkan kata syukur, karena acara akad nikah berjalan dengan lancar.


Intan keluar dari kamar di apit sang bunda untuk menghampiri suaminya, setelah menandatangani surat nikah, Intan mencium tangan suaminya, tidak lupa juga Tom mencium keningnya Intan.


"Yeeeehh Papa Mama udah nikah, belalti sebental agi Aira akan jadi Kaka, punya Adik bayi." Ucap Aira yang bertepuk tangan riuh sendiri, Mama Papa-nya sampai melongo mendengar Adik bayi.


**Selamat Tom dan Intan sekarang sudah resmi jadi sepasang suami istri. Selamat juga untuk Aira yang sudah mempunyai keluarga yang lengkap.


Next part malam pertama Tom dan Intan, mau di buat versi gimana? kasih krisannya dong.😁😁😁**

__ADS_1


__ADS_2