Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
Bab 8


__ADS_3

Flashback off


Satu minggu setelah acara ulang tahun yang ke satu tahun Kenzi Pradipta, Ken semakin manja tidak bisa lepas dari Kania, apa-apa "Unda Ken!". Waktu Kania datang Ken masih tidur dengan nyenyak, mengusap kepala Ken dan mencium keningnya bisik Kania selamat tidur Ken bangunnya kalau Aunty selesai memasak makan Ken ya. akhirnya Kania memutuskan untuk pergi ke dapur membantu Bik Siti memasak khusus memasak makan paginya Ken karna Ken tidak mau masakan yang lainnya kecuali Kania ada kelas pagi di kampus.


"Unda nda Ken!" terdengar suara nyaring di kamar atas mencari Kania siapa lagi kalau bukan Ken baby gembul. Hal biasa bagi Kania mendengarkan rengekan dan tangisan Ken makanan setiap hari mungkin bagi Ken Kania adalah Bundanya.


Kania berjalan ke kamar atas untuk menengok Ken,


"Ken, kenapa nangis?"

__ADS_1


"Nggak ada Unda di Cini, Ken bangun tidul telus angis nyariin Unda!" Ken mengucek-ngucek mata sembabnya.


"Cup, Kania mencium pipi, keningnya, mengelitik perutnya membuat Ken langsung bisa tertawa " Uda Nda, Ken gelli!" Kania dan Ken langsung tertawa bersama.


"Ken mandi dulu yuk?"


Tadi Aunty Kania sudah Masakin kesukaan Ken lho, Aunty hitung 1-5 kalau Ken tidak mau mandi, Aunty tinggal biar Ken mandi sendiri. berhitung di mulai 1, 2, 3 .. Ken langsung memeluk dan merentangkan kedua tangannya minta di mandiin. Uluh uluh uluh sekarang Ken sudah besar, udah berat kalau Auntynya yang gendong.


"Bental Nda, lagi selu mainan di ail !"

__ADS_1


"Aunty tinggal ya!" Ken lama sih, Kania pura-pura cemberut dan keluar kamar mandi.


"Nda, unggu!" Ken keluar dari bak mandi dengan basah semua, siap-siap untuk menangis karna si tinggal Kania menyiapkan baju ganti. "Ken, jangan lari-lari pakai handuk dulu, Hap Hap Kania menangkap Ken langsung mengeringkan badannya,


"Ken mau ikut Aunty nggak?"


"Kemana Nda?" Dengan memainkan matanya dengan lucu membuat Auntynya gemes, sini cium Aunty dulu ntar ikut Aunty ya.


Kania dan Ken menuruni anak tangga, dengan Ken berjalan tertatih-tatih menggenggam tangan Kania dengan tawa kecilnya pasti membuat semua orang gemas dengan tingkah laku Ken yang semakin pintar. Yudha tersenyum melihat tumbuh kembang Ken, semakin aktif dan posesif jika berhubungan dengan Kania.

__ADS_1


Di meja makan sudah ada Yudha Daddy-nya Ken, menunggu dengan tangan di letakkan di. bawah dagu, lucu tingkahnya bapak dan Anak sama aja gumam Kania berjalan ke meja makan. "Maaf, Pak menunggu lama!" ucap Kania mengangkat Ken untuk duduk di kursi, ucap salam dulu untuk Daddy-nya. "Agi Daddy!" Ken udah wangi di mandikan Unda Ken!" Ken membanggakan dirinya dengan semangat, sebelum Yudha menjawab pertanyaan anaknya, Kania mengalihkan topik pembicaraannya.


"Ken mau makan apa?" Aunty ambilkan Kania menatap Ken dengan serius menunggu jawaban Ken, nampaknya Ken berfikir serius tangan kecilnya di letakkan di dagunya sambil melihat ke daddy. "Mau itu Nda?" jari telunjuk kecilnya mengarah ke ayam goreng. "Ken mau ayam goreng?" Ken mengganggu-nganggukan kepalanya, "Iya Nda!" di jawab dengan senyum lebarnya sepelti "Upin Ipin Nda" akan ayam goyeng kecukaan Ken Nda! horeee bertepuk tangan tertawa melihatkan gigi putihnya.


__ADS_2