
Yudha beranjak dari kursi ruang tamu untuk membersihkan badannya.
"Bik, Yudha ke kamar dulu bila nanti Kenzi mencari ya?" Iya Pak jawab bik Siti.
Di kamarnya Yudha merebahkan badannya untuk tiduran sejenak, menatap langit kamar "Andaikan kamu masih ada, sayang? mungkin hidupku akan sempurna, Kenzi tidak kekurangan kasih sayang dari mommy kandungnya.
Lagi-lagi Yudha menghela nafasnya untuk menghilangkan rasa sesak di dadanya.
Menjadi Ayah dan Ibu bagi putranya, jika boleh jujur itu adalah hal yang tersulit. Lebih sulit dari menghadapi banyak karyawan di kantornya. karena Yudha ingin yang terbaik untuk Kenzi putra semata wayangnya.
Tok tok tok tok tok.....
"Daddy, Daddy, Daddy........"
Yudha masih asyik melamun di kamarnya, tidak mendengar kalau ada suara memanggilnya dari luar.
Tok tok.....
"Daddy, ini Enzi!" teriak Kenzi dari luar kamar.
Yudha tersadar dari lamunannya,
"Iya sayang!" jawab Yudha dari dalam.
"Ukain intunya, epet! Enzi uda nggak sabal!" teriak Kenzi lagi.
di dalam Kenzi sudah geleng-geleng kepala dengan tingkah laku Anaknya yang semakin menggemaskan.
__ADS_1
Ceklek
"Ada apa?" tanyanya Yudha
Kenzi langsung menyelonong masuk, belum sempat menjawab pertanyaan Daddy-nya.
"Daddy Cini?" seru Kenzi di kamar Daddy-nya.
"Ada apa Ken?" tanyanya Yudha sambil menoel-noel hidungnya.
Ishhhhh Daddy Ndak asyik!!! Kenzi langsung cemberut di godain Daddy-nya.
"Anak Daddy-nya ngambek nich!" ishhhhh jawab Kenzi.
Yudha mengambil Kenzi lalu mendudukkan di pangkuannya.
"Kenzi tadi mau bilang apa ma Daddy?" Kenzi masih aja diam dengan bibir mengerucut ke depan.
Akhirnya Kenzi membuka suara menjawab pertanyaan Daddy-nya.
"Daddy, tadi Enzi di mandiin Unda?" ujarnya Kenzi dengan antusias.
"Ohh Iya!! Daddy kok nggak tahu?" tanyanya Yudha pura-pura terkejut biar Anaknya tidak ngambek lagi.
"Daddy, alau kelja ulangnya cuka ama!" ujarnya Kenzi kepada Daddy-nya.
"Daddy, kerja untuk Kenzi beli susu dan mainan." ujarnya Yudha
__ADS_1
"Enzi, ingin eket-eket Daddy." ndak num cucu ndak papa, ndak beyi ainan ndak papa.
Yudha langsung memeluk Anaknya dengan erat, menghujani ciuman bertubi-tubi di kening, pipi dan mengelitik perutnya.
Eyi...... Daddy.... eyi...
Udah Daddy udah... Enzi eyi..... Hahahaha
Yudha langsung berbaring telentang di samping Anaknya.
"Kenzi mau di kamar apa ke bawah?" tanyanya Yudha.
"Awah Daddy!" Kenzi sudah bangun dari tempat tidur.
"Daddy mandi dulu, Enzi main sama Aunty Kania!" ujarnya Yudha memberi nasehat kepada Anaknya.
"Iya Daddy." Kenzi keluar kamar Daddy-nya sedikit berjalan gontai menuruni anak tangga.
Kenzi langsung duduk di meja makan menunggu Bundanya memasak di dapur. menopangkan tangannya di dagunya di tempat meja makan dengan bibir cemberut.
"Kenzinya Bunda, kenapa?" hmm kok cemberut turun dari kamar Daddy, tanyanya Kania.
"Daddy, cuka ama andinya!" ujarnya Kenzi masih menopang dagunya.
"Emang pas Ken ke kamar, Daddy belum mandi ya!" Kenzi cuma menggeleng-gelengkan kepalanya saja.
Terimakasih teman-teman udah kasih vote, like, komentar, di kasih krisannya boleh dong.
__ADS_1
Hari ini Author mau curhat sedikit. Menurut teman-teman cerita ini bagaimana? bagus apa jelek? jelek ya pasti karena tidak sesuai PUEBI!!! mau di lanjut??? , kasih krisannya dong teman-teman. jangan lupa voteπππππππππ