
.
dor... dor.. dor..
di dalam kapal terjadi serang menyerang antar senjata api,
Raka bisa membunuh 5 diantara 13 orang yang masuk ke kapalnya, yang terbunuh terlempar keluar dari kapal jatuh ke dalam air dan ada yang terlempar di tepian hutan. 8 orang yang tersisa tidak ada yang bisa melukai Raka dengan senjata api mereka sebab Raka pandai mengelak.
kapal terus berlayar lambat, di tempat yang sempit kapal memang tidak bisa melaju cepat.
Jon melemparkan benda bulat ke tengah-tengah mereka.
(pembicaraan arti dalam bahasa asing)
"apa ini? ". gumam mereka saling pandang.
"jangan teralihkan". teriak yang lainnya.
dor...!! Raka berhasil membunuh satu lagi hingga 7 orang yang tersisa.
Dor....! duar....!!
bau menyengat keluar dari benda bulat yang dilempar Jon yang tadinya salah satu dari mereka meminta untuk di abaikan saja,
"shitt...!!" umpat mereka menutupi mulut mereka supaya tidak terhirup.
Raka mengambil kesempatan itu menembak mereka hingga berjatuhan. sudah habis 13 orang, kini banyak yang lainnya meloncat dari pohon, kali ini berjumlah 20 orang.
dor.. dor... dor.. ceklek.. dor...!
Raka tanpa ampun menembak ke orang-orang yang berlompatan masuk ke kapalnya, ada yang kehilangan fokus menghirup bau menyengat di sekitar mereka.
Raka kehabisan peluru segera bersembunyi memasukkan peluru dengan cepat, salah satu dari mereka memegang senapan besar berjalan ke arah Raka bersiap menembak Raka.
"kau mati...! ". seringainya.
Raka menatap dingin pria itu, ia fokus memasukkan pelurunya lalu bersiap menembak.
dor.. dor.. dor...
yang hendak menembak Raka tapi mati dalam keadaan mengenaskan.
orang -orang di sekitar melihat ke tempat keluarnya senapan, tidak ada yang bisa melihat orang yang menembak tapi hanya ujung senapannya saja yang memancarkan warna keemasan yang menandakan keaslian senjata itu.
ceklek.. dor... dor...
Dita menembak orang-orang yang masih ada di sekitar hutan, tidak boleh ada yang tersisa jika ada yang masih hidup akan mengadu pada rekan lainnya dan menyerang mereka lagi saat melewati jalan ini lagi.
"Jon...! kau keluar lindungi Raka.. cepat...! jangan cemaskan kami.. ". titah Raya.
"baik Nona". jawab Jon
"Nona..! mereka banyak sekali". teriak Dita.
"Jon... " teriak Raya
"baik Nona". jawab Jon langsung membantu Dita menembak salah satu dari hutan hendak lari seolah mencari bantuan.
Dita dan Jon bekerja sama membunuh orang yang mengintai, rembulan malam seolah sedang membantu penglihatan mereka bisa melihat siapapun yang berada di daratan.
__ADS_1
Raka menembak tiada henti, Raya juga menembak dan menembak senapannya tidak akan kehabisan peluru sebab sekali mengisi peluru akan tahan beberapa tahun saking banyaknya.
Byur....
banyak korban berjatuhan, melawan orang kuat memang harus menggunakan trik yaitu dengan penembak jitu dari tempat tersembunyi.
"sudah Jon.. kau keluar dan tolong tuan master". teriak Dita.
Jon mengangguk, "lindungi aku...! " pinta Jon dibalas anggukan oleh Dita.
Dita menembak sembarang arah mengalihkan perhatian mereka yang tersisa saat Jon melompat keluar dari persembunyian,
Jon langsung berlari ke arah Raka,
"Jon.. kau...? " Raka menuding Jon dengan ujung pistolnya
"Nona memerintahkan saya tuan". jawab Jon menarik pelatuknya menembak beberapa orang yang memanjat pohon dan diatas pohon yang hendak meloncat ke kapal mereka.
Raka pun melakukan hal yang sama, pertarungan mereka seolah tidak ada habisnya hingga semua benar-benar sudah habis, banyak darah berceceran dimana-mana.
tangan Jon sampai kebas karna menembak bertubi-tubi selama hampir 30 menit tiada henti, bahkan tangannya harus cekatan mengisi peluru.
"tuan..? tidak apa-apa..? ". tanya Jon memegang bahu Raka seperti teman.
"hmm.. bagaimana Raya? ". tanya Raka kini bangkit dan mengisi peluru di senjata apinya.
ikat pinggang berisi banyak peluru di tubuh Raka sudah mulai menipis,
"Nona ada diatas menyerang yang masih tersisa tuan, Nona tidak akan membiarkan satupun dari mereka kembali dalam keadaan selamat". jawab Jon.
Raka berlari ke tepian kapal dan melihat situasi mengenaskan, Raka tersenyum tipis dan Jon juga melihat orang-orang yang terbunuh dengan terluka di mata, pelipis, dan banyak lagi.
"ada apa tuan? ". tanya Jon
Jon sampai merinding dibuatnya, bagaimana bisa Raka tersenyum disituasi seperti saat ini, penyerang datang berdatangan seperti zombie tidak ada habisnya.
"ayo cepat...! cari yang tersisa". titah Raka
"baik tuan". sahut Jon tersadar.
byur...! Jon dan Raka meloncat, Raka mendarat sempurna di daratan malah Jon yang jatuh ke dalam air.
mereka yang bersembunyi kini keluar dari tempat bersembunyian mereka hingga Raya tersenyum miring, suaminya benar-benar tau pikirannya padahal mereka tidak berkomunikasi sama sekali.
"Dita..! serang mereka". seringai Raya
"baik Nona". Dita memasukkan peluru nya lebih banyak dan menembak.
dor. dor...! belum sampai mereka semua menyerang Raka sudah pada mati ditangan penembak jitu,
.
.
hari sudah mulai terang.
Jon dan Dita membersihkan kapal dari sampah dan bercakan darah dimana-mana.
"pantas saja abang bilang misi bunuh diri, mereka sangat banyak seperti zombie tidak ada habisnya". gerutu Raya
__ADS_1
"kenapa sayang? kan semua sudah berlalu". kekeh Raka.
"masih bisa ketawa hah? kalau aku tidak ikut bagaimana? mereka sebanyak itu menyerang abang sendirian tidak bawa pengawal sudah pasti abang bakalan terluka parah dan dibawa oleh mereka ke dalam markas disiksa dan dihabisi dengan sadis oleh mereka". marah Raya
"kamu mengenal komplotan mereka sayang? ". tanya Raka malah penasaran akan hal itu bukannya menjawab pertanyaan sang istri.
"abang...! mereka itu polisi berdarah panas, mereka sangat sadis membunuh tawanan, abang jangan lupa negara D ini terkenal karna kekejaman hukuman nya bukan karna keindahannya saja". omel Raya
"iya sayang..! aku senang masih selamat, terimakasih telah menolongku istriku". Raka memeluk Raya dengan gemas.
melihat wajah kesal dan omelan sayang Raya membuat Raka gemas, Raya tidak banyak bicara dan Raka mengira hubungan mereka hanya banyak adegan mesranya saja tidak banyak pembicaraan karna Raka merasa memiliki kesamaan dengan Raya tidak banyak bicara. tak disangka oleh Raka, istri kesayangannya juga bisa mengomel.
"apa yang abang tertawai hah? abang... aku belum puas mengomelimu". Raya melepaskan pelukan Raka dan menarik Raka hingga terduduk di ranjang.
Raya berkacak pinggang melepaskan cadarnya, ia mondar-mandir memarahi Raka yang benar-benar gila nekat mengambil senjata di negara C dengan banyaknya orang yang menghadang perjalanan Raka tepat di negara D.
Raya tidak bisa membayangkan bagaimana nasib Raka jika Raya tidak bersikeras ikut.
"maaf sayang! untukmu aku rela disiksa oleh mereka dari pada melihatmu terluka". ucap Raka dengan tulus.
Raya bukannya tersentuh atau luluh malah makin kesal dan menambah omelannya tiada rem hingga Raka tertawa.
"Abang...! ". bentak Raya dengan kesal suaminya malah menertawainya.
Raka menarik tangan Raya hingga terjatuh dengan posisi terlentang di ranjangnya, Raka pun menindihnya.
"kamu bisa mengomel sayang? ". tanya Raka dengan gemas menunjuk kening Raya yang mengkerut.
"ya bisa lah". jawab Raya dengan kesal.
Raka mencium kening Raya,, "loh kok masih mengerut?". tanya Raka dengan gemas menunjuk kening Raya.
"ya masih lah". jawab Raya berusaha melepaskan diri dari bawah kuncian tubuh Raka.
"bukankah kamu ingin berbulan madu sayang? bagaimana jika kita melakukan pagi pertama disini??". tawar Raka menaik turunkan kedua alisnya sambil tersenyum nakal.
"pagi pertama? ". beo Raya yang tidak mengerti.
"sayang..! itu loh malam pertama kita, kan sekarang pagi mana mungkin aku bilang malam pertama". jelas Raka dengan gemas.
pipi Raya langsung merona, "k.. kamu mau meminta tugasku sebagai seorang istri? ".
Raka makin bersemangat menggoda sang istri melihat pipi Raya yang makin merah.
"hmm.. belum.. tapi aku akan menagihnya saat kembali dari sini". jawab Raka berbisik di telinga Raya.
Raya memejamkan matanya, merinding..! saat ini bulu kuduk Raya berdiri mendengar suara Raka yang tengah menggodanya.
"hmm? ". Raya kegelian sendiri saat Raka menggigit sedikit telinganya walau tertutup pashmina nya tapi tetap saja Raya merasa kegelian.
.
.
.
hehe.. selamat pagi...! selamat beraktifitas...! dan jaga kesehatan diri semuanya ya?? ..
.
__ADS_1
.
.