
.
.
"Nona? kenapa Nona lama sekali? katanya hanya 25 menit sekarang 30 menit". Dita melihat jam tangannya.
Raya memutar kepalanya melihat arah lain, "terlalu disiplin juga tidak bagus! ". dumelnya pelan.
"Nona.. kami diajarkan untuk menepati janji, selalu cekatan terhadap waktu, kami diberi tau time is money.. setiap menit dan detiknya sangat berharga Nona". omel Dita
"sejak kapan kau jadi berisik?". tanya Raya dengan kesal menggaruk telinganya.
"sejak Nona terlambat 5 menit". jawab Dita
"lalu mau mu apa? ". tanya Raya dengan malas.
"lain kali saya akan ikut nona kemanapun pergi walaupun Nona mengusir saya." jawab Dita begitu serius.
Raya melenggang pergi meninggalkan Dita yang masih mengomel tentang 5 menit keterlambatannya, Raya bahkan baru tau Dita juga bisa jadi bawel padahal sebelumnya diam-diam saja seperti tak berwujud.
Raya kembali ke mansionnya dan kini sedang berendam di dalam bath up sambil memainkan Iped nya.
"berita kami lagi? siapa sih yang memotret kami? apa kurang kerjaan? ". gerutu Raya melihat fotonya bersama Raka sedang berdua menatap langit.
"haiih..? " Raya terbelalak melihat fotonya dengan Raka jarak begitu dekat.
"pasangan terbaik? haha? ".
Raya terbahak membaca komentar netizen yang sangat menyukainya bersama Raka.
"kalian tidak tau dia itu Guy..! mereka cuma berteman". Raya memberi komentar nya dan langsung saja dapat balasan dari yang lainnya.
"siapa sih ini sok tau banget..! "
"syirik woiii... "
"Jangan ngawur deh memberi komentar, Nona muda terlalu cantik disia-siakan begitu juga sebaliknya".
"orang ini cari Viral mau dibuli kami apa ya? "
"apa-apaan ini? anak bawang dari mana yang langsung memberi omongan tidak jelas? apa katanya Guy? negara ini 90% normal kalaupun tidak normal itu hanyalah seorang penipu."
"kemari kau..! aku butuh bukti kalau tuan tampan itu memang Guy atau kau yang cemburu di posisi Nona Muda Ya? ".
"ini pasti orang yang menyukai tuan tampan tapi malah memilih nona muda, beruntung tuan tampan tidak memilihmu".
"apa anak bawang? syirik? penipu? menyukai nya? Haha...! mereka semua minta di tuntut". geram Raya kembali mengotak-ngatik Ipednya.
Raya kepanasan sendiri membalas komentar mereka semua,
"kalian curang...! kalian main keroyokan rupanya". jerit Raya seketika saat banyak lagi yang mengatainya.
__ADS_1
"aiiisssh...! kenapa aku jadi begini sih? ". Raya pun keluar dari permainan yang tak ada habisnya itu.
"keras kepala sekali mereka? apa mereka tau yang sebenarnya? udah jelas ngga tau apa-apa tapi sok tau bilang aku dan Raka sepasang kekasih ! dasar netizen gila..! ". geram Raya.
Raya yang ada di berita itu tentu saja ia tau keadaan yang sebenarnya sementara Publik menggilai hubungannya dengan Raka padahal tidak ada hubungan apapun diantara mereka seperti yang diberitakan.
.
.
selesai mandi.
Raya melihat akun lain yaitu akun pribadinya, Raya melihat postingannya yang sedang berfoto di acara malam pertemuan projek penting yang akan Raya resmikan.
"ini lagi? ". Raya ternganga melihat komentar dibawahnya juga bertanya kenapa tidak berselfi dengan Raka.
"Raka? Raka.. Raka? kenapa kalian malah gila Raka? Ok.. aku akan posting fotoku bersama adik-adikku".
Raya yang kesal menambahkan foto barunya berdua dengan Satria, berdua dengan Arya, berdua dengan Randi dan ada juga Raya foto bertiga dengan Kama serta Pandu.
"habis kalian..! mereka juga sangat tampan kan? awas aja kalian masih tanya mafia tulen itu".
benar saja baru beberapa saat postingan Raya sudah gempar di medsos, mereka tentu menggilai postingan Raya bersama pria-pria sangat tampan (Flower boys).
Raya tersenyum puas melihat komentarnya, mereka memuja-muja ketampanan adik-adik Raya. biasanya Raya tidak peduli juga penampilan adiknya karna sudah biasa juga melihat wajah mereka semua sejak kecil tapi untuk saat ini Raya bangga entah apa penyebabnya.
Raya mengerutkan keningnya melihat postingan baru Raka, Raka mengikuti Raya tapi Raya tidak, namun karna kekalahan Raya beberapa hari yang lalu berdebat dengan Raka hukumannya Raya harus mengikuti Raka jadi apapun postingan mereka akan saling mengetahui satu sama lain.
Raya menjerit histeris seketika melihat postingan Raka yang sedang berselfi dengannya namun wajah Raya cemberut, ekspresi yang tak pernah Raya perlihatkan pada siapapun kini muncul di publik.
semua di kolom komentar postingan Raka memuji kecantikan Raya yang sangat menggemaskan.
"sialan kau Rakaaaa... awas kau... ". Raya berteriak frustasi melempar-lempar kesal bantalnya kesana-kemari.
di tempat lain Raka tertawa terbahak-bahak melihat postingannya di gilai banyak orang.
"mau mencoretku? tidak akan bisa..! semua orang harus tau kamu milikku Raya, aku sudah tidak bisa menahan diri melihatmu di goda banyak pria. biarkan saja orang lain tau kamu adalah kekasih Tuan Raka Mahawira".
senyum Raka hilang seketika mengingat Sherina telah memasuki kota ini yang artinya Raya akan berada dalam masalah baik kecil maupun besar.
"aku akan membunuhmu jika melukai Raya walau segores saja". desis Raka.
tengah malam.
Raka pergi ruang bawah tanah lalu melihat seorang pria tengah tergeletak tak berdaya dibalik jeruji besi.
"ada apa gerangan master kesini? ". tanya salah satu bawahan Raka dengan sopan namun terkesan tegas dalam bahasanya.
"hmm.. apa dia buka mulut? ". tanya Raka
"kami berhasil menangkap istrinya master baru dia mau bicara, yang menyuruhnya memang tuan Robert". jawab pria itu.
__ADS_1
"siapa yang menangkapnya? ". tanya Raka
"Boy master". jawabnya.
"lanjutkan.! jangan sampai dia mati! Robert pasti sedang emosian mencarinya, tidak asik kalau dia mati sama saja melenyapkan bukti perbuatannya". peringatan Raka.
"mengerti master".
Raka pergi ke Rooftop, malam ini Raka seolah tidak bisa tidur. sejak Raya benar-benar memasuki hidupnya Raka jarang bisa tertidur nyenyak saking bahagianya terkadang tertidur pun Raka akan kembali terbangun memimpikan Raya.
"Raya...! aku akan melindungimu dengan cara apapun ! aku tau kamu kuat dan tidak suka di remehkan tapi keselamatanmu yang paling utama bagiku, aku janji akan menjaga tawa mu itu".
.
.
ke esokan paginya
Raka berbicara dengan Jon, Rio dan Boy mengenai titik keberadaan Sherina.
"dia benar ada di kota ini tuan..! harap tuan lebih ketat menjaga nona, saya rasa wanita itu akan mencari Rival anda untuk bisa melawan anda". Jon
"Rival? berarti lawanku". gumam Raka mengangguk pelan.
"jika Tuan Robert bagaimana tuan? ". celutuk Rio seketika.
mereka terdiam beberapa saat.
"Robert? kemungkinan besar dia akan mencari Robert atau Yanzo tapi aku sudah memberi peringatan padanya, aku bisa pastikan Yanzo tidak akan ikut campur". Raka menjelaskan.
"apa perlu kita pasang alat pelacak di ponsel nona tuan? ". tanya Jon
"tidak..! Raya bukan gadis bodoh ! dia pasti akan menyadarinya". tolak Raka
"pengawalnya tuan? ". Boy akhirnya mengeluarkan suara
"iya tuan, sepertinya bukan ide yang buruk, kita bisa memastikan dia tidak akan pergi jauh dari nona kan? ". timpal Rio
"kita coba saja cara itu, kalau perlu beri dia tombol darurat di ponselnya jika dalam bahaya akan bunyi alarm di hp kita semua". Raka memberi saran
"siap tuan...! teknologi kita semakin canggih dan hal itu semakin mempermudah kita semua". Jon
.
.
.
Sherina kabur nih.. musuh belum keliatan batang hidungnya.. wkwk..
.
__ADS_1
.