Kekasih Impian MR. Mafia

Kekasih Impian MR. Mafia
Part. 85_ menghibur (Part. 2)


__ADS_3

.


selama satu 1 hari 1 malam Arya bisa membuat Nia melupakan kesedihannya, memang jika perempuan mencintai seorang Pria, hanya pria itulah yang bisa mengalihkan dunianya.


malam-malam


"kak? ". Nia bangkit dari tidurnya dan melihat Arya tidak ada di tempatnya.


Nia mengedarkan matanya, "kak? ". panggil Nia dengan raut wajah mulai panik.


Nia bangkit dari ranjangnya dan berlari mencari suaminya, ternyata Arya sedang ketiduran di sofa dengan laptop milik Vila berada di meja dekat Arya


"apa kak Arya sedang bekerja? ". batin Nia perlahan mengambil selimut dan menyelimuti tubuh Arya.


tiba-tiba Nia duduk di sisi sofa Arya dan ikut berbaring disamping Arya


pagi-pagi


Perlahan Arya membuka matanya dan merasakan ada seseorang yang tengah memeluknya, Arya tersenyum karna ia sangat tau Nia lah pelakunya.


Arya berbalik menghadap Nia, "apa dia terbangun tadi malam lalu mencariku? ". batin Arya merapikan rambut Nia


Arya tidak tau mau sedih atau senang dengan apa yang Nia lakukan, Nia tidak pernah menempel seperti saat ini padanya tapi jujur Arya suka dengan tingkah Nia seperti sebuah permen karet yang terus menempel disisinya.


entah Arya harus berterimakasih pada sebuah mimpi itu atau harus marah karna di dalam mimpi Nia, Arya kalah padahal di dunia Nyata Arya lah yang sedang menunggu kedatangan Pria pengecut yang sedang tertarik dengan istrinya.


Pengecut? Kalah? tidak pernah ada dalam kamus hidup seorang Tuan Muda Melviano.


.


Arya membawa Nia ke waterboom yang ada dibawah puncak,


"kita ngapain kesini kak? ". tanya Nia


"apa kamu tidak mau bermain air? ". tanya Arya


"tapi kita tidak bawa baju ganti". jawab Nia


"baju itu masalah kecil". kekeh Arya


Nia melebarkan matanya saat Arya menyeretnya turun dan membawanya masuk ke tempat pembelian tiket.


Arya bersama Nia di tatap takjub oleh beberapa pasangan kekasih yang juga sedang menghabiskan waktu di dalam sana.


Nia segera bersembunyi dibelakang Arya mendengar bisik-bisik iri orang didepan Arya, siapa yang tidak akan menyanjung-nyanjung seorang Arya, terlahir dari keluarga yang sangat berpengaruh di dunia bisnis juga selalu di sorot media, belum lagi wajah tampan Arya.


bergabung dengan Keluarga Melviano adalah impian banyak wanita, tidak ada perempuan kaya yang terpilih menjadi istri para lelaki Melviano kecuali dari zaman Matt (Papa Pasha dan Mama Pasha), Kaira, itu artinya mereka adalah Pria baik-baik yang tidak memandang status perempuan.


jika suka, jika tertarik, jika Cinta, maka perempuan beruntung itu akan dibawa oleh mereka dalam keluarganya tanpa memikirkan latar belakang perempuan itu.


Nia termasuk sebagai wanita paling beruntung yang bisa masuk ke dalam mata Arya Melviano.

__ADS_1


"kenapa? ". tanya Arya berbalik melihat Nia tengah bersembunyi dibelakangnya.


"aku.. hm.. aku". Nia tidak tau mau jawab apa


Arya menggenggam tangan Nia, "ayo masuk..! aku udah dapat tiketnya".


Nia menyembunyikan wajahnya di lengan Arya saat melewati para wanita dan pria yang tengah menatap nya bersama Arya.


"belum terbiasa dengan publik? ". tanya Arya


"sedikit kak". cicit Nia


"anggap saja mereka ngontrak, hari ini dunia milik kita berdua". bisik Arya


Nia mengerjabkan matanya, "dunia milik kita berdua? ". beo Nia


"ya.. dunia milik kita saja". jelas Arya menekan kepala Nia sambil tersenyum kecil.


"baiklah". balas Nia tersenyum manis hingga gigi kelincinya terlihat jelas.


Arya tersenyum lalu memegang dagu Nia dan mengecup bibir Nia hingga siempunya malu melirik ke kiri dan kanan dimana banyak wanita yang memekik pelan melihat Nia yang dikecup mesra oleh Arya didepan umum.


Arya terkekeh lalu memeluk Nia sambil membawanya berjalan, sedangkan Nia menyembunyikan wajahnya di belahan dada bidang Arya yang memiliki aroma maskulin yang memabukkannya.


hampir 2 hari Arya menghibur Nia dan ternyata semua itu berhasil, walau cukup sulit menebak perasaan wanita tapi Arya berhasil karna niatnya tulus.


.


.


Arya merasakan ada yang tengah mengawasinya tapi Arya berpura-pura tidak tau.


"hanya tau mengintip? tidak berani menunjukkan muka? ". batin Arya menyeringai tipis melihat ke bawah.


Nia berlari kecil membawa 2 es cream coklat dan vanila lalu duduk disamping Arya.


"kakak mau Coklat atau Vanila? ". tanya Nia


"kamu mau yang mana? ". tanya Arya balik menyibakkan rambut Nia yang terkena angin.


"aku mau yang Vanila". jawab Nia nyengir lalu memberikan yang coklat pada Arya.


Arya mengambilnya sambil menggeleng gemas kepalanya, "apa kamu anak-anak suka makan es krim beginian? "


"emang kenapa? enak kok". jawab Nia dengan senyum lebarnya.


.


duarr....!!


Arya dan Nia menoleh kebelakang dimana terdengar sebuah ledakan di tempat parkiran mobil.

__ADS_1


"suara apa itu kak? ". tanya Nia memegang lengan Arya.


Arya berdiri dari duduknya dan hendak pergi ke tempat asal suara tapi Nia mencegahnya.


"tidak apa". jawab Arya sambil tersenyum menepuk-nepuk tangan Nia


"aku ikut kak! ". pinta Nia


Arya mengangguk karna ia tidak mungkin meninggalkan Nia sebab bisa saja itu hanya pengalihan untuknya dan dimanfaatkan orang lain yaitu dengan menangkap Nia.


Arya dan Nia pergi ke tempat parkiran, ternyata sudah banyak orang disana yang mengerumuni mobil yang meledak.


"Kak? disana tempat parkiran mobil kakak". Nia


Arya menoleh ke Nia, "tidak apa..! kita lihat ya? "


benar saja suara ledakan itu berasal dari mobil Arya, Arya tidak marah karna ia bisa memesan mobil yang sama seperti mobil itu untuknya, bagi Arya uang bukan masalah.


"dasar pengecut..! teror apa ini? apa dia pikir aku takut? ". senyum tipis Arya terkesan menakutkan.


Nia melebarkan matanya melihat mobil Arya hancur berkeping-keping, tangan Nia berkeringat dingin seketika.


Arya menoleh ke Nia, "kenapa? ".


"kak.. a. apa ini arti mimpiku sebuah petunjuk? apa ada orang yang berusaha menyakiti kakak? ". Nia


Arya menggeleng kepalanya, "sial..! aku sudah cukup sulit menghiburnya tapi si pengecut ini malah membuat Chachaku mengingatnya lagi". batin Arya


"tenang ya Cha.. aku baik-baik saja..! tidak ada yang serius, lagian aku baik-baik saja kan? ". bujuk Arya


"tapi mobil kakak hancur, mobil itu mobil kesayangan kakak yang di buat khusus untuk kakak". Nia menunjuk tempat mobil Arya tadi berada.


"hei.. hanya mobil.. aku bisa membelinya lagi". bujuk Arya


orang yang mendengar perkataan Arya ingin sekali menangis darah, mobil Arya harganya sangat mahal dengan mudahnya mengatakan akan membeli mobil baru lagi seolah uang saat membeli mobil yang sudah hancur itu tidak ada harga dan artinya sama sekali.


tak berapa lama kemudian helikopter datang menjemput Arya.


"lihat kita bisa naik itu! ". Arya melihat ke atas


Nia terkejut melihat helikopter diatasnya sedang bersiap mendarat ditempatnya kini.


"kenapa dengan raut wajahmu hmm?". kekeh Arya mengetuk hidung Nia yang sedang menganga.


Nia kembali memeluk Arya, sebenarnya Nia merasa takut jika Arya akan membuangnya dari hidup Arya karna mobil Arya tiba-tiba meledak, Nia berpikir Arya sedang terkena sial karnanya.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2