Ustadz Itu Imamku

Ustadz Itu Imamku
Sah! Ani dan Brian


__ADS_3

Hari yang di tunggu tunggu pun akhir nya datang juga.


Hari ini Brian akan mengucapkan janji suci pernikahan nya untuk yang ke dua kali nya. Tapi ada yang berbeda kali ini. Di pernikahan pertama nya ia tidak merasakan apa apa. Bahkan untuk gugup pun ia tak merasakan nya.


Tapi di pernikahan yang kedua ini, ia merasakan kegugupan yang sangat amat terasa. Bahkan Brian harus bolak balik ke kamar mandi untuk menghilangkan kegugupan nya.


"Kamu kenapa sih Bri?" tanya Mommy Aletha kesal. Karena sejak tadi putra bungsu nya itu terus keluar masuk kamar mandi.


"Brian gugup Mom. Gimana ini" ucap Brian prustasi.


"Ini bukan pernikahan pertama mu. Tapi ini pernikahan kedua mu. Kenapa kau seperti anak ABG yang baru mau nikah" ledek Daddy Martin. Ia merasa lucu melihat tingkah putra nya.


"Daddy mah ngeledek bukan nya kasih semangat" keluh Brian dengan wajah cemberut nya.


"Uda kamu banyak berdoa aja biar acara nya nanti di lancar kan" ucap Mommy Aletha.


Semua anggota keluarga sudah selesai. Tinggal menunggu jam sarapan saja. Setelah sarapan mereka akan langsung berangkat ke pesantren.


Sementara itu di pesantren, bukan Ani sang pengantin yang sibuk. Tetapi justru Breena lah yang sibuk sedari tadi. Sampai membuat semua orang geleng kepala melihat tingkah laku bumil satu itu.


Kali ini yang membuat nya sibuk adalah, baju yang akan dia kenakan berbeda warna nya dengan yang di pakai sang suami. Itu lah yang membuat nya sebel. Pada hal seingat nya, ia sudah memasukan baju yang senada dengan suami nya di dalam koper milik nya. Namun begitu di buka baju itu tidak ada. Hal hasil ia pun harus mengenakan baju yang berbeda dengan sang suami.


Lain hal nya dengan Ani. Di dalam kamar nya ia sedang di make up oleh MUA yang dulu menjadi MUA saat pernikahan Breena. Di dalam kamar ia di temani oleh Bi Mayang.


Bi Mayang memperhatikan keponakan nya yang sudah lama tak ia ketahui keberadaan nya dengan tatapan sendu nya


"Mbak kalau kamu masih hidup pasti kamu sangat bangga dengan putri mu. Ia tumbuh menjadi putri yang sholeha, baik dan ramah" ucap Bu Mayang dalam hati sambil memperhatikan Ani.


Selama hampit 1 jam akhir nya Ani selesai di Make up, dan betapa terkejut nya Bu Mayang melihat penampilan Ani saat ini.

__ADS_1


"Subhanallah kamu cantik banget sayang" puji Bu Mayang.


"Bi ini beneran Ani?" tanya Ani yang juga tak percaya, kalau wajah nya bisa secantik ini. Pada hal make up yang di minta nya hanya make up tipis yang tak seperti bermake up. Namun hasil nya sangat mengejutkan.


"Iya benar ini kamu sayang. Kamu cantik banget. Pasti nanti calon suami kamu terpukau melihat kecantikan kamu sayang" puji Bu Mayang.


"Bi maafin Lia iya kalau Lia punya salah srlama ini sama Bibi. Doa kan pernikahan Lia iya Bi, semoga sakinnah mawaddah warohmah until jannah" ucap Ani dengan mata yang berkaca kaca.


"Bibi sudah memaafkan kamu nak. Bahkan kamu tidak punya salah sama sekali sama Bibi. Dan Bibi pasti selalu mendoakan pernikahan kamu sayang. Baik baik iya sama suami kamu dan keluarga nya. Kamu jangan lupakan keluarga Kyai. Karena berkat beliau kamu masih selamat dari kejaran Paman tiri kamu itu" ucap Bu Mayang memberi nasihat yang hanya dibalas anggukan oleh Ani.


Tak terasa waktu yang ditunggu pun cepat berlalu. Saat ini di ruang keluarga telah berkumpul semua orang. Abah Arsya sengaja mengadakan pernikahan nya di dalam rumah nya. Agar anak buah pak Arsenal tidak mengetahui pernikahan ini. Apa lagi Pak Bagaskara yang harus menjadi wali nikah nya. Bisa bisa nyawa Ani dalam bahaya.


Tepat pukul 10:00 pagi. Brian telah duduk di hadapan Pak Bagaskara. Disebelah kanan Pak Bagaskara ada penghulu, dan disebelah kanan kiri nya ada saksi dari kedua belah pihak keluarga.


"Saudara Brian apakah Anda sudah siap?" tanya Pak Penghulu.


"Insya Allah saya siap Pak" jawab Brian lantang.


Brian pun menjabat tangan Pak Bagaskara. Ijab kabul pun segera di mulai.


"Saya nikahkan dan Saya kawinkan engkau saudara Brian Anderson dengan keponakan saya sebagai wali nya Ani Yulia Admaja binti Almarhum Jonathan Admaja dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang sebesar 200 juta dan satu buah mobil di bayar tunai" ucap Pak Bagaskara dengan suara nya yang bergetar menahan isak tangis nya.


"Saya terima nikah dan kawin nya Ani Yulia Admaja binti Almarhum Jonathan Admaja dengan mas kawin tersebut di bayar tunai" ucap Brian lantang.


"Bagaimana para saksi, sah?" tanya Pak Penghulu.


Sah!


Sah!

__ADS_1


Sah!


"Alhamdulillah" ucap semua orang.


Senyum mengembang diwajah tampan Brian. Begitu pun di wajah semua orang. Bahkan Pak Bagaskara tak sanggup menahan derai air mata nya. Akhir nya tugas nya telah selesai. Ia sudah menikahkan keponakan nya. Dan ia juga sudah menuntaskan hak waris nya Ani yang selama ini sudah berada di tangan Arsenal.


Sementara itu didalam sebuah kamar, Ani dan Bu Mayang berpelukan dengan air mata yang menetes setelah mendengar kata sah dari semua orang yang ada di ruang keluarga rumah yang selama ini membesarkan nya.


"Selamat sayang akhir nya kamu sudah menjadi seorang istri. Pesan Bibi jadi lah istri yang penurut kepada suami mu. Sayangi suami mu dan keluarga nya seperti kau menyayangi keluarga mu sendiri. Dan satu lagi ketika nanti kalian mempunyai anak. Jangan sekali pun kamu membeda bedakan anak mu dengan anak nya dari istri pertama nya. Bibi harap kamu membagi rata kasih sayang mu pada semua anak anak mu nanti" pesan Bu Mayang yang hanya di balas anggukan oleh Ani.


Tiba tiba pintu terbuka. Muncul lah Mommy Aletha dan Umma Hanum.


"Mommy Umma" ucap Ani dengan suara serak nya


"Duuhhh mantu Mommy kok nangis sih? Kan ini hari bahagia kamu sayang" goda Mommy Aletha.


"Ini tangis bahagia Mom" ucap Ani lalu memeluk Ibu mertua nya yang langsung mendapatkan balasan dari Mommy Aletha.


"Selamat datang di keluarga Anderson sayang. Mommy harap kamu jodoh terakhir nya Brian" ucap Mommy Aletha dengan senyum yang mengembang di wajah cantik nya.


"Terima kasih Mom. Terima kasih sudah merestui Ani dan Mas Brian" ucap Ani lalu melepas pelukan nya dan beralih memeluk Umma Hanum.


"Umma" ucap Ani dengan suara bergetar nya.


"Selamat sayang. Selamat berbahagia putri Umma. Doa Umma semoga sakinnah mawaddah warahmah. Jadi lah istri yang selalu membanggakan untuk suami mu nak. Jangan sekali kali kamu membangkang ucapan nya" pesan Umma Hanum.


"Terima kasih Umma. Terima kasih sudah membesar kan Ani dan menjaga Ani selama ini. Terima kasih Umma. Ani tidak bisa membalas semua kebaikan keluarga Umma kecuali dengan kata terima kasih" ucap Ani dengan isak tangis nya.


"Cukup menjadi anak yang sholeh, rendah hati dan penyayang. Itu sudah cukup untuk membalas semua nya sayang" ucap Umma Hanum sambil mengelus puncak kepala Ani.

__ADS_1


"Ayo ayo semua nya kita keluar. Pengantin pria nya sudah menunggu pengantin wanita nya. Dia sudah tidak sabar mau bertemu dengan istri baru nya" ucap Mommy Aletha dengan nada bercanda nya.


Semua yang ada di kamar itu pun tertawa mendengar candaan Mommy Aletha yang tak terduga itu.


__ADS_2