Ustadz Itu Imamku

Ustadz Itu Imamku
Mommy Mohon, Tolong Jaga Dia dan Jangan Menyakiti Nya.


__ADS_3

Juan tak bisa lagi membendung air mata nya ketika mendemgar kata sah yang terucap dari saksi dan semua orang yang ada di acara akad nikah nya itu.


Bahu nya bergetar, ia menangis sesenggukan. Ini hari bahagia nya. Tapi juga hari kesedihan nya. Bahagia karena dia telah menikahi wanita yang sangat di cintai nya. Tapi juga sedih karena di hari bahagia nya, kedua orang tua nya tak bisa menyaksi kan langsung kebahagiaan nya.


'mah, pah, juan sudah menikah dengan perempuan pilihan Juan. Juan sangat mencintai nya Mah, Pah. Besok Juan akan membawa nya ke hadapan kalian. Dia sangat baik Mah, dia juga penyayang. Juan bangga akhir nya bisa mendapat kan nya dan cinta nya seutuh nya Mah. Tolong restui pernikahan kami Mah Pah" ucap Juan dalam hati yang masih saja sesegukan.


Mommy Aletha yang melihat Juan menangis sampai sesegukan seperti itu pun langsung berdiri dan menghampiri Juan. Ia langsung memeluk tubuh bergetar nya Juan.


"Mom" ucap Juan ketika menyadari siapa yang memeluk nya.


Mommy Aletha memberikan senyuman manis nya. Ia mengelus punggung Juan agar Juan bisa lebih tenang.


"Selamat sayang. Selamat menempuh hidup baru. Berbahagia lah nak. Restu Mommy selalu menyertai kalian. Mommy bangga sama kamu sayang" lirih Mommy Aletha menahan isak tangis nya.


"Terima kasih Mom. Terima kasih karen sudah mau membesarkan Juan dan merawat Juan. Terima kasih sudah menjadi Ibu yang terhebat untuk Juan. Terima kasih Mom" ucap Juan tulus.


Mommy Aletha hanya menampilkan senyum tulus nya. Ia sangat bahagia hari ini. Semua putra nya sudah menemukan tambatan hati nya yang tepat.


......................


Di dalam kamar nya Selvi juga menetes kan air mata nya. Ia tak menyangka sekarang status nya sudah berubah menjadi istri. Istri dari seorang Juanda Arsenal. Pilot pribadi keluarga Anderson yang juga merupakan putra angkat keluarga Anderson.


Berbeda dengan Selvi, beberapa sepupu nya yang menemani Selvi di dalam kamar, justru tercengang mendengar mahar yang di berikan kepada Selvi. Mobil dan satu set perhiasan berlian.

__ADS_1


Yang di pikir kan mereka adalah, mobil seperti apa yang di berikan kepada Selvi?


Berbeda dengan Nindi, dia yang tau seberapa besar gaji seorang pilot pun hanya tersenyum. Ia yakin bahkan sangat yakin kalau Juan akan memberikan Selvi adik sepupu nya itu sebuah mobil mewah. Apa lagi Juan adalah anak angkat dari keluarga Anderson sudah pasti Juan memiliki banyak uang.


Pintu kamar terbuka. Muncul lah Ibu nya Selvi dan juga sang Bude.


Bu Sisil terharu melihat kecantikan putri satu satu nya itu, yang sekarang sudah berganti status menjadi istri orang.


"Selamat iya sayang. Semoga pernikahan kalian sakinnah mawaddah warrahmah" ucap Bu Sisil sambil memeluk Selvi.


"Terima kasih Bu"


"Ayo sekarang kita keluar" ajak Bude Lastri.


Selvi berjalan sambil mengembangkan senyuman nya. Wajah cantik nya yang tanpa make up saja sudah terlihat cantik. Apa lagi kini wajah nya di make up-in. Justru semakin menambah kecantikan nya. Aura pengantin nya pun terlihat jelas di wajah Selvi.


Juan tersenyum melihat kedatangan Selvi yang di apit oleh Ibu dan Bude nya. Senyum nya semakin mengembang, begitu melihat wajah cantik kekasih nya yang sudah berganti menjadi istri nya itu.


Kebaya yang di gunakan Selvi sungguh sangat cantik dan elegan setelah di tambahi payet dan berlian. Bahkan kebaya itu terlihat seperti kebaya yang baru saja di buat bukan kebaya turun temurun.


Selvi sampai di depan Juan. Juan langsung menyerahkan tangan kanan nya untuk di cium oleh Selvi. Begitu pun dengan Juan, dia juga memaju kan kepala nya untuk mencium kening Selvi. Juan juga tak lupa membaca kan doa dengan tangan nya yang berada di atas puncak kepala Selvi.


Setelah itu, Juan menyerah kan mahar yang di berikan nya untuk Selvi. Tangan Selvi bergetar menerima mahar yang diserahkan oleh Juan. Iya kemarin hanya meminta seperangkat alat sholat saja. Tapi Juan justru menambahkan Mobil dan satu set berlian. Kemudian mereka sama sama menanda tangani buku nikah mereka.

__ADS_1


Saat ini Juan dan Selvi sedang berdiri di atas pelaminan yang sudah di sedia kan oleh pihak WO. Mereka dengan senyum mengembang nya menyambut semua tamu yang datang untuk memberikan mereka selamat atas pernikahan mereka.


Begitu tiba Mommy Aletha dan Daddy Martin yang naik. Juan langsung memeluk erat Mommy nya itu. Ibu kedua nya yang snagat baik dan penyayang. Juan tak pernah menyesal menjadi bagian dari keluarga Anderson , walau pun hanya status sebagai anak angkat.


"Sekali lagi selamat sayang. Selamat menempuh hidup baru. Berbahagia lah nak." ucap Mommy Aletha lagi. Ia tak henti henti nya meminta Juan untuk terus bahagia.


"Terima kasih Mom. Terima kasih untuk semua nya"


Setelah itu Mommy Aletha pun berpindah menuju ke Selvi. Mommy Aletha langsung memeluk Selvi erat.


"Terima kasih sudah mau menerima Juan sayang. Terima kasih sudah menyayangi nya dan mencintai nya. Selamat atas pernikahan kalian. Semoga samawa. Mommy bahagia hari ini melepas kan putra terakhir Mommy pada orang yang tepat. Orang yang mau menerima Juan apa ada nya tanpa memandang siapa dia sebenar nya di keluarga kami. Tapi satu permintaan Mommy. Mommy mohon, tolong jaga dia dan jangan menyakiti nya. Dia sebatang kara di dunia ini. Hanya kami lah yang di miliki nya. Dia sudah tidak punya keluarga lagi selain kami yang hanya status keluarga angkat nya. Jadi sekali lagi Mommy mohon jaga dia dan jangan pernah menyakiti hati nya." ucap Mommy Aletha di dalam pelukan Selvi. Bahkan Mommy Aletha sampai bergetar mengatakan semua itu pada Selvi.


"Selvi janji Mom. Selvi akan selalu menjaga Abang dan tidak akan pernah menyakiti Abang. Abang terlalu berharga untuk di sakiti Mom. Jadi Selvi mohon juga, untuk percaya sama Selvi untuk menjaga Abang" pinta Selvi yang di balas Anggukan oleh Mommy Aletha.


Kemudian Mommy Aletha melepas pelukan nya dan mencium kedua pipi Selvi.


Berbeda dengan Daddy Martin, ia memeluk tubuh anak angkat nya. Anak dari orang terpercaya nya. Anak dari tangan kanan nya.


"Daddy bangga pada mu boy. Selamat atas pernikahan nya. Dan ya, Daddy tunggu besok kalian dimansion. Karena ada yang akan Daddy berikan kepada kalian berdua" ucap Daddy Martin dengan wajah serius nya.


"Apa itu Dad?" tanya Juan penasaran.


"Sesuatu yang seharus nya sudah menjadi milik nya sedari kau berumur 17 tahun. Tapi karena di surat wasiat itu, Kau baru boleh memiliki nya setelah kau menikah. Maka nya Daddy manahan nya sampai menunggu kau menikah" jelas Daddy Martin.

__ADS_1


Juan pun di buat semakin penasaran dengan yang di ucap kan oleh Daddy Martin. Dalam benak nya, Juan berpikir. Apa ini ada hubungan nya dengan kedua orang tua nya?


__ADS_2