Ustadz Itu Imamku

Ustadz Itu Imamku
Hadiah Yang Di Dapat Selvi


__ADS_3

"Lah tadi dia yang bilang nggak mau hadiah. Sekarang dia yang mau minta hadiah dari Kak Ansel. Itu bagaimana konsep nya" ucap Juan menggeleng kan kepala nya.


Celetukan Juan membuat Breena tersipu malu. Ia bahkan sampai menyembunyikan wajah nya dibalik lengan sang suami.


"Abang iihh jangan gitu lah. Kan Breena hanya bercanda. Tapi kalau memang mau dikasih iya Breena terima aja" ucap nya malu malu.


"Iya itu sama aja kalau kamu memang mau hadiah Princess. Iihhh Ian boleh cubit nggak sih. Gemes banget sama princess nya Abraham" gemes Juan yang sudah susah payah menahan tangan nya mau mencubit pipi Breena..


"Iiihhh nggak boleh Abang. Mommy Abang jahat" adu Breena pada Mommy Aletha yang membuat suasa ruangan Breena jadi ramai dengan tawa mereka.


Untung Dayyan memesan kamar yang VVIP dan yang kedap suara. Jadi tidak akan mengganggu kenyamanan pasien lain nya.


"Abang. No!" ucap Mommy Aletha dengan delikan yang di buat buat nya.


"Duuhh susah kalau uda Ibu Negara yang berbicara. Duduk aja aaahhh" goda Juan.


Semua yang ada didalam ruangan itu pun tersenyum sambil geleng geleng kepala melihat tingkah kedua nya. Memang Juan dari dulu suka menggoda Breena. Dan ujung ujung nya Breena akan mengadu ke Mommy Aletha. Agar Mommy Aletha memperingati Juan.


...----------------...


Di rumah Selvi.


Sanak saudara Selvi masih tidak menyangka dengan barang barang seserahan yang di bawa oleh Juan tadi. Mereka masing memandangi kotak kotak seserahan yang terlalu banyak itu.


"Sel, apa kau tak berniat untuk membuka seserahan ini?" tanya Hany.


"Apa harus sekarang Mbak?" tanya Selvi balik.


"Kenapa tidak? Kami juga ingin tau apa saja yang di berikan sama calon suami mu itu" ucap Hany antusias.


Mendengar itu Selvi pun meringis. Ia tak enak hati untuk menunjuk kan apa saja yang telah di berikan Juan dan Mommy Aletha untuk nya. Bahkan disana juga ada kotak kotak hadiah dari Mommy Rianti, Breena, Mama Ratih, Wilna dan Ana juga.


"Ayo buka saja nak. Ibu juga mau lihat apa saja yang di berikan sama mereka. Kalau dari tanpilan nya seperti nya itu barang barang mewah. Ibu juga penasaran sama beberapa kotak hadiah itu nak" ucap Ibu Sisil yang juga meminta anak nya untuk membuka satu persatu seserahan dan kotak hadiah.


Selvi pun dengan terpaksa membuka nya. Satu persatu di buka oleh Selvi. Ibu Sisil, Hany dan beberapa saudara yang masih berada di rumah Selvi pun terpelongo menatap semua seserahan yang di berikan oleh Juan.

__ADS_1


Berbeda dengan Nindi. Dia yang tau seberapa kaya keluarga Anderson itu tersenyum bahagia. Dari seserahan yang dilihat nya. Dapat ia tau kalau keluarga Amderson menerima adik sepupu nya itu dengan tangan terbuka.


Selvi pun mulai membuka kado dari Breena. Ia menatap tak percaya dengan yang diberikan oleh Breena. Satu buah tas keluaran terbaru dari brand terkenal berwarna orange itu adalah hadiah untuk nya. Tas yang seharga sebuah mobil.


"Ini tas keluaran terbaru Dek. Ini dari siapa?" tanya Nindi yang memang dia suka mengoleksi tas dari brand tersebut.


"Dari Breena Mbak. Wanita hamil yang pecah ketuban tadi. Apa ini sangat mahal Mbak?"


"Iya. Itu diatas 300 juta harga nya. Tepatnya 350 juta. Itu tas incaran Mbak. Tapi karena harga nya tas kecil itu terlalu mahal. Mbak nggak jadi beli nya" jelas Nindi.


"Kamu serius Nin?" tanya Bu Sisil tak percaya.


"Iya Tante, Mas Cris, juga tau soal tas ini. Karena Nindi pernah nunjukin ke dia. Bahkan dia juga nggak ngasih Nindi beli tas ini. Terlalu mahal Tante" ucap Nindi sambil tersenyum geli kalau mengingat bagaimana respon suami nya ketika ia menujuk kan foto tas itu.


"Duuhh mahal banget itu Selvi. Uda simpan simpan" ucap Bu Sisil yang ketakutan. Takut tas itu lecet dan rusak. Atau bahkan hilang.


Selvi pun langsung memasuk kan tas itu kembali kedalam kotak nya. Lalu ia membuka kotak hadiah dari Wilna. Didalam kotak itu berisi sepatu yang dari brand terkenal juga. Sepatu sport mahal, dan sepatu itu adalah sepatu couple. Di dalam kotak itu pun ada tulisan nya.


"***Dari Mbak Wilna dan Mas Ibra. Semoga kamu suka sama sepatu nya Dek. Dan selamat bergabung di keluarga Anderson. Terima kasih sudah mau menerima Juan. Oiya Mbak sampai lupa. Ini sepatu nya couple. Dan pasangan nya ada di Juan, tadi uda Mbak kasih sama dia, tapi dia nggak tau kalau sepatu nya couple. ***


"Apa ini sepatu mahal juga nak?" tanya Bu Sisil yang dibalas anggukan dari Selvi.


"Iya Bu, Selian mahal sepatu ini juga couple. Dan pasangan nya uda di kasih sama Abang" ucap Selvi.


Satu persatu di kotak hadiah di buka Selvi, Ana memberikan sebuah gelang yang bermata kan berlian. Ana membeli nya di toko perhiasan yang berbeda.


Mama Ratih memberikan hadiah sebuah kalung yang bermatakan berlian Blue Diamond.


Kotak terakhir adalah kotak dari Mommy Rianti. Selvi yang sudah tau isi nya pun enggan untuk membuka nya. Ia tak mau nanti Ibu nya pingsan melihat isi dalam kotak tersebut.


"Sel, kenapa nggak dibuka kotak terakhir nya?" tanya Bu Sisil yang penasaran.


"Ini nggak usah dibuka Bu. Nanti aja" tolak Selvi.


"Buka aja Dek. Kan kita mau lihat juga" ucap Hany memaksa.

__ADS_1


"Tapi...."


"Biar Mbak yang buka. Kaya nya kamu terlihat enggan membuka nya" ucap Nindi yang melihat kalau Selvi yang memang tidak mau membuka kotak nya.


Selvi tak bisa melakukan apa pun. Ia pasrah membiarkan Nindi membuka kotak terakhir itu.


Ketika kotak itu terbuka, semua orang terperangah melihat isi nya. Satu set perhiasan berlian. Perhiasan yang terlihat sangat mewah.


"I–ini dari siapa Sel?" tanya Bu Sisil tergagap.


Selvi tak langsung menjawab. Ia terlihat gugup karena semua orang memperhatikan nya.


"Ini perhiasan mahal Tante. Ini dari perusahaan RA Collection. Kamu kenal sama pemilik nya Sel?" ucap Nindi penasaran.


"RA Collection. Apa itu perusahaan terkenal Nin?" tanya Bu Sisil.


"Iya Tante. Apa Tante tidak tau tentang perusahaan perhiasan itu?"


"Tante kan nggak pernah beli perhiasan semahal ini Nin. Paling mentok iya emas kuning. Kamu kan tau sendiri kami bukan keluarga kaya yang mampu beli perhiasan mahal seperti itu. Tante dan Om bisa menguliahkan Selvi aja uda bersyukur Nin" ucap Bu Sisil pelan.


"Apa Tante tadi tidak kenalan sama pemilik nya? Bukan nya Tante tadi terlihat akrab mengobrol dengan mereka" tanya Nindi heran melihat Tante nya. Jelas jelas tadi ia melihat Tante nya berbincang akrab dengan pemilik RA Collection.


"Bu, itu hadiah dari Mommy Rianti" lirih Selvi yang tak mau Ibu nya beroikir keras mengingat siapa yang di maksud oleh Nindi.


"Bu Rianti? Lalu apa hubungan nya dengan RA Collection yang di bilang sama Mbak mu ini?" tanya Bu Sisil yang masih tak mengerti.


"Selvi juga nggak tau pasti Bu. Tapi waktu ke toko perhiasan Mommy Aletha membawa Selvi ke toko itu. Selvi juga awal nya bingung ketika melihat Mommy Rianti meminta Manager toko itu mengambil satu set perhiasan ini. Setelah perhiasan nya diambil, Mommy Rianti langsung ngasih ke Selvi. Mommy cuma bilang kalau ini hadiah dari dia. Selvi juga nggak tau awal nya kalau toko perhiasan itu punya Mommy Rianti" jelas Selvi pelan pelan.


Mendengar penjelasan Selvi, Bu Sisil terdiam. Banyak yang ia duga duga.


"Nak, sebenar nya mereka itu keluarga apa? Kenap mereka bisa dengan mudah nya memberikan hadiah mahal mahal seperti ini? Apa mereka tidak sayang sama uang mereka?" tanya Bu Sisil.


......................


MAAF IYA BARU UP SEKARANG, SETELAH DUA HARI NGGAK UP. AUTHOR LAGI SIBUK DUA HARI INI. SEPUPU AUTHOR NIKAHAN.

__ADS_1


__ADS_2