Ustadz Itu Imamku

Ustadz Itu Imamku
52. Penjelasan Dari Mommy Rianti


__ADS_3

Cukup lama Anggi dan Mommy Rianti berpekukan, melepas rindu yang telah lama bersemanyam dihati mereka.


"Kamu tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik sayang. Maaf kan Mommy karena baru bisa menemuimu sekarang" ucap Mommy Rianti setelah melepas pelukannya.


"Apa kami tidak ingin memeluk Daddy mu ini nak?" tanya Daddy Steven yang sudah tidak sabar ingin memeluk putrinya.


Anggi tak langsung mengampiri Daddy nya. Ia menoleh kearah Dion. Dan Dion yang paham pun langsung menganggukan kepalanya.


Dan Anggi pun perlahan berjalan kearah Daddy Steven. Dengan cepat Daddy Steven memeluk putri nya. Putri yang telah lama ia cari. Namun baru sekarang ia menemukannya.


"Maafkan Daddy sayang. Maaf kalau Daddy baru tahu kalau kamu selama ini tinggal disini. Daddy sudah berusaha untuk mencarimu. Namun tak ada tanda tanda dirimu dimana." ucap Daddy Steven menjelaskan.


Anggi tak menjawab, ia hanya memeluk lelaki paruh baya dihadapannya dengan erat. Pelukan inilah yang sangat ingin ia rasakan dari dulu.


"Dad, kapan giliran ku? Aku juga ingin memeluk kakak ku" protes Thomas yang sedari tadi sudah bersabar namun tak juga mendapat kesempatan untuk memeluk kakaknya.


Semua keharuan dan tangis menjadi hilang sudah. Protesan Thomas sukses membuat mereka semua tertawa diderasnya air mata yang terus mengalir.


"Iya baiklah sekarang giliranmu boy. Kau seperti seorang kekasih yang sudah lama tak bertemu dengan kekasihmu" goda Daddy Steven.


"Ini melebihi dari kekasih Dad. Dan perlu Daddy tau kalau aku itu belum punya kekasih" omel Thomas.


Lalu ia menarik kakak nya kedalam pelukannya.


"Aku senang bisa bertemu denganmu kak. Kamu tau Mommy setiap hari hanya memandangi fotomu saja. Ia selalu betah berlama lama didalam kamarmu yang ada di London. Bahkan kalau aku tak memanggilnya, ia tak akan keluar dari kamar mu itu" lanjut Thomas.


Anggi yang mendengar itu langsung menatap kearah Mommy nya. Ia yakin selama ini kondisi Mommy nya juga tidak baik baik saja.


"Sudah Thomas. Kamu sudah lama memeluk kakak mu itu. Sekarang giliran Mommy. Mommy mau berbicara berdua dengan kakak mu" pinta Mommy Rianti dengan wajah memohon.


"Baiklah Mom. Kuserahkan Kak Anggi kepada kanjeng ratu" canda Thomas yang lagi lagi membuat semua yang ada disana tertawa.


"Kita ngobrol dikamar Anggi aja iya Mom" pinta Anggi.

__ADS_1


"Iya sayang. Dimana pun boleh"


"Mas. Anggi bawa Mommy kekamar dulu iya. Mas mau disini apa main sama anak anak yang lain?" pamit Anggi.


"Mas disini aja sayang. Mas akan menemani Daddy kamu" jawab Dion.


Kemudia Anggi membawa Mommy nya kekamar yang selama ini ia tempati. Kamar itu masih tetap menjadi kamarnya.


"Mom ini kamar Anggi. Maaf kalau kamarnya kecil" ucap Anggi tak enak hati membawa Mommy nya kedalam kamarnya.


Mommy Rianti pun memasuki kamar milik Anggi. Seketika air matanya kembali mengalir. Ia memindai kamar itu. Kamar yang kecil hanya berukuran 2x3 meter. Sangat kecil dengan ukuran kamarnya di mansion nya. Bahkan untuk ukuran kamar mandi nya pun lebih besar dari pada kamar milik putrinya selama ini.


"Ayo masuk Mom" ajak Anggi.


Anggi dan Mommy Rianti pun duduk dikasur kecil milik Anggi. Mommy Rianti sedih melihat kasur milik anaknya. Lagi lagi ia membandingkan kehidupannya yang mewah selama ini dengan kehidupan sederhana dan pas pasan anak nya.


Mommy Rianti dapat melihat begitu banyak foto Anggi yang dari SD, SMP, SMA dan Kuliah. Ia juga banyak melihat penghargaan milik Anggi.


"Kamu bahagia tinggal disini sayang?" tanya Mommy Rianti.


"Kamu mau mendengarkan cerita Mommy sayang?"


"Mau Mom" jawab Anggi antusias.


"Mommy dan Daddy sudah lama menikah. Namun kami tidak langsung dikaruniai anak. Kami harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan kamu sayang. Kami menunggu 8 tahun. Hal yang membuat keluarga Daddy dan Mommy bahagia adalah kehamilan Mommy. Daddy sangat bahagia waktu tau Mommy hamil kamu. Daddy memang tidak pernah menuntut Mommy untuk segera hamil. Tetapi dari raut wajahnya, Mommy tau kalau sebenarnya Daddy sangat menginginkan kehadiran seorang anak" ucap Mommy Rianti sambil menatap lurus kedepan. Menerawang masa lalu keluarga mereka.


"Daddy sangat menjaga Mommy. Dia selalu memanjakan Mommy saat hamil kamu. Bahkan Daddy sampai rela meninggalkan meeting pentingnya demi untuk memenuhi ngidamnya Mommy" ucap Mommy Rianti tersenyum manis menatap anaknya.


"9 bulan menunggu. Akhirnya kamu lahir juga kedunia ini. Daddy mu menjadi orang yang semakin posesif. Ia menjadi suami dan ayah yang sangat sangat posesif. Ia selalu melarang Mommy untuk keluar dari mansion. Mommy tak tau apa alasan nya"


"3 bulan kemudian. Kamu tumbuh menjadi bayi yang sangat menggemaskan. Kamu bayi perempuan yang cantik. Bahkan banyak orang yang terhipnotis sama kecantikan bayi Mommy. Mata dan senyuman kamu berhasil menghipnotis siapa saja yang menatap mu"


"Ketika Mommy izin kepada Daddy untuk membawa mu keluar kearah taman komplek. Daddy sebenarnya tak mengizinkannya. Namun Mommy bersikeras untuk ke taman komplek, dan akhirnya Daddy memberikan izin. Dengan senang hati Mommy membawamu ketaman kompleks. Banyak yang menyapa kita. Namun ketika ada seorang anak balita yang terjatuh, Mommy menolongnya dan meninggalkanmu di stoler sendirian. Ketika Mommy kembali Mommy sudah tidak melihatmu ada didalam stoler mu sayang. Mommy kehilangan mu" ucap Mommy Rianti yang terisak. Menahan rasa sakit yang ada didadanya selama ini.

__ADS_1


"Mommy kembali ke mansion dan menelpin Daddy mu. Daddy yang ada meeting penting pun akhirnya meninggalkan meeting itu. Daddy juga mengerahkan semua pengawal untuk mencarimu. kami sudah melapor kepolisi namun tetap tidak ada kabar baik yang kami teriman. 4 tahun kami terus berusaha mencari mu sayang. Namun tak juga kami menemukan titik terang keberadaanmu"


Anggi yang melihat Mommy nya yang sudah terisak pun langsung memeluk sang Mommy. Ia akan mendengarkan semua penjelasan Mommy nya, kenapa baru sekarang menemuinya.


"Selama 4 tahun Mommy terus terusan sakit setiap memikirkanmu sayang. Daddy bahkan sudah tidak tau harus berbuat apa menghadapi Mommy. Bahkan Daddy sempat membawa Mommy ke psikolog"


"Suatu hari Daddy mengatakan jika Mommy terus terusan seperti ini, Daddy akan pergi meninggalkan Mommy. Disitulah Mommy bangkit. Mommy berusaha membuat diri Mommy tersenyum kembali. Setelah 4 tahun akhirnya Mommy dan Daddy diberi kepercayaan lagi untuk memiliki anak. Begitu Daddy tau kalau Mommy hamil kembali, Daddy langsung membawa Momny pergi dari Indonesia. Kami menetap Di London"


"Bukan tanpa alasan mengapa Daddy membawa Mommy ke London. Itu semua karena Daddy tidak ingin kejadian penculikan kamu terulang kembali sayang"


"Rekan bisnis Daddy menculik kamu dan membuang kamu di panti asuhan ini. Dia marah karena kalah tander dengan perusahaan Daddy. Makanya dia menculik satu satunya harta berharga kami" jelas Mommy Rianti yang semakin terisak. Bahkan Anggi pun juga sama terisaknya.


"Terus bagaimana ceritanya Mommy sama Daddy tau kalau Anggi tinggal disini?" tanya Anggi yang masih penasaran.


"Seminggu yang lalu Daddy mengajak Mommy kembali ke Indonesia. Awalnya Mommy menolak karena alasan Daddy mengajak kembali untuk menghadiri ulang tahun perusahaan sahabatnya. Namun ketika Daddy mengatakan salah satu pengawal yang diutus untuk mencarimu itu memberitahu kalau mereka sudah menemukan keberadaanmu, kami langsung memutuskan kembali sayang"


"Maaf kalau kami datangnya terlalu lama sayang. Kami baru tahu kalau ternyata kamu dibuang oleh mereka disini. Jangan benci kami nak. Kami juga sama tersiksanya ketika jauh dari kamu" ucap Mommy Rianti memohon. Ia takut kalau putrinya itu membenci dia dan suaminya.


"No Mommy. Anggi tidak pernah membenci Mommy dan Daddy. Anggi sayang sama kalian. Anggi selalu berdoa untuk bisa bertemu dengan kalian. Dan kita akan berkumpul kembali"


"Mommy dengar kamu sudah bekerja sayang, apa itu benar?"


"Iya Mom. Setelah menamatkan Kuliah. Anggi langsung bekerja di Pratama.Corp. Anggi diangkat sebagai sektretarisnya CEO Pratama.Corp." jelas Anggi.


"Apa pemuda tadi kekasih kamu sayang?" goda Mommy Rianti sambil mencubit hidung anaknya.


"Iya Mommy. Kami sudah menjalin hubungan selama 2 tahun. Sebenarnya Mas Dion sudah terus terusan melamar Anggi Mom. Namun selalu Anggi tolak. Bahkan Bunda nya Mas Dion juga uda selalu bilang Anggi itu calon mantunya" ucap Anggi sedih.


"Kenapa ditolak sayang?"


"Karena Anggi hanya ingin dinikahkan oleh orang tua kandung Anggi Mom. Anggi selalu memberikan penjelasan kepada keluarga Mas Dion kalau Anggi hanya ingin dinikahkan oleh ayah Anggi. Alhamdulillah mereka mengerti dengan kondisi Anggi Mom" jelas Anggi.


"Iya uda nanti kita bicarakan lagi iya sayang. Yang penting sekarang kita sudah bertemu" ucap Mommy Rianti kemudian membawa Anggi kedalam pelukannya.

__ADS_1


Mommy Rianti sungguh bersyukur bisa bertemu kembali dengan putrinya yang hilang. Begitu pun dengan Anggi. Ia sangat bersyukur akhirnya keluarga yang selama ini menjadi impiannya akan berkumpul kembali. Ia tak menyangka kalau selama ini dia memiliki seorang adik yang tampan. Wajah bule adik nya terlalu kentara untuk orang orang di Indonesia ini


__ADS_2