Ustadz Itu Imamku

Ustadz Itu Imamku
Scandal


__ADS_3

Di luar gerbang pondok pesantren Al-Hidayah sedang terjadi kegaduhan yang di sebab kan oleh seorang wanita. Wanita itu memaksa masuk ke dalam. Pada hal ia sudah di halangi oleh beberapa satpam bahkan Bodyguard dari keluarga Anderson.


Wanita yang memakai pakaian sexy itu terus saja berteriak dan menjerit memanggil nama Gus Dayyan.


Salah satu anak buah Daddy Martin pun berinisiatif masuk ke dalam dan menyampaikan kepada Daddy Martin kalau di depan ada seorang wanita yang mencari Gus Dayyan.


Daddy Martin langsung menghampiri Dayyan yang sedang bercengkrama dengan kolega bisnis nya di temani oleh Breena.


"Ian" panggil Daddy Martin.


"Sebentar iya Pak" ucap Dayyan pada kolega nya. Lalu ia menghampiri Daddy Martin.


"Iya ada apa Dad?"


"Di luar kata nya ada seorang wanita yang mencari mu. Anak buah Daddy sudah melarang nya masuk. Tapi ia malah membuat keributan dan berteriak. Sebaik nya kamu hampiri dia nya" jelas Daddy Martin.


"Iya uda Dad. Ian kesana dulu"


Dayyan pun memilih pergi melihat keributan itu. Di belakang nya Dion, Brian dan Juan ikut bersama nya. Sedang kan Breena yang penasaran pun mengikuti nya diam diam.


Begitu sampai di depan gerbang. Ia menatap heran pada seorang wanita yang memakai pakaian yang cukup di bilang sexy. Dayyan langsung menunduk kan kepala nya. Ia tak sanggup melihat sosok yang ada di depan nya itu.


"Ada apa ini kang?" tanya Dayyan pada salah satu satpam disana.


"Maaf Gus. Mbak ini memaksa ingin masuk ke dalam. Kami sudah melarang nya tapi dia terus berteriak dan membuat keributan" ucap Satpam itu menunduk.


"Ada yang bisa di bantu Mbak? Kenapa Mbak membuat keributan disini?" tanya Dayyan sopan.


Wanita itu langsung berhenti berteriak. Ia langsung menghapiri Dayyan dan langsung memeluk nya.


Dayyan yang terkejut pun langsung mendorong wanita itu sampai terlepas dari tubuh nya.


Sedangkan yang lain nya melotot tak percaya. Melihat kejadian yang ada di depan mata mereka.


"Ian iihhh kenapa di lepas. Bukan nya ini uda biasa kita lakukan iya" protes wanita itu.


"Biasa" ucap ketiga lelaki yang ikut bersama Dayyan.

__ADS_1


"Apa maksud mu Mbak. Aku sama sekali tak mengenali mu. Bagaimana bisa aku biasa melakukan ini samamu? Sedangkan aku sudah memiliki istri" ucap Dayyan tak percaya.


"Kamu lupa beberapa minggu yang lalu kita melakukan nya di hotel. Bahkan kita sampai nginap di satu kamar yang sama" ucap wanita itu percaya diri.


"Kamu jangan sembarangan memfitnah saya Mbak. Saya aja tidak kenal dengan kamu" bentak Dayyan.


"Kamu cepat banget lupa nya. Pada hal beberapa minggu yang lalu kita melakukan nya di hotel yang ada di Bogor. Masa kamu lupa sama aku" ucap wanita itu dengan suara yang sengaja di buat buat manja.


Breena yang mendengar hal itu pun terkejut. Ia merasakan sesak di dada nya.


"Mas, ada apa ini? Apa maksud wanita ini Mas?" tanya Breena tiba tiba.


"Sayang. Kamu jangan percaya sama yang dikatakan oleh wanita ini. Nggak mungkin Mas mengkhianati kamu" ucap Dayyan mencoba membuat istri nya percaya dengan nya.


"Kamu kok masih nggak mau jujur sih. Pada hal kita menghabis kan waktu kita di Bogor selama seminggu loh. Masa kamu langsung melupakan malam panas kita disana" ucap Wanita itu tak tau malu.


"Diam. Saya tidak mengenal mu. Bagaimana bisa saya menghabis kan waktu dengan mu." bentak Dayyan. Ia sudah kehabisan kesabaran nya.


"Kita bicara kan semua nya didalam Mas. Jangan disini, malu dilihatin orang." ucap Breena mengajak semua nya masuk ke dalam.


Breena berjalan terlebih dahulu meninggal kan kelima orang disana. Dayyan pun langsung mengejar istri nya. Ia tau kalau istri nya saat ini sedang terguncang. Dari tatapan nya saja sudah terlihat kekecewaan nya.


Selama menunggu yang lain nya datang, Breena hanya diam. Pikiran nya berkecamuk. Apa yang telah terjadi dengan suami nya selama seminggu di Bogor beberapa minggu yang lalu.


Kenapa sekarang ada seorang wanita yang berpakaian sexy datang ke rumah mertua nya. Apa lagi saat ini sedang di adakan nya acara tujuh bulanan kehamilan nya.


Dua puluh menit menunggu, akhir nya semua keluarga nya sudah berkumpul.


"Ada apa ini Ian?" tanya Abah Arsya.


"Ian nggak tau Bah. Tadi anak buah Daddy Martin bilang kalau ada seorang wanita yang membuat keributan di depan. Jadi ian, Dion, Brian sama Juan menghampiri nya" jelas Dayyan.


"Lalu kenapa sekarang kami di suruh ngumpul?" tanya Papa Doni.


Dayyan hanya diam. Ia tak sanggup untuk menjawab. Akhir nya Breena yang membuka suara nya.


"Breena nggak tau apa yang terjadi dengan mereka berdua selama di Bogor kemarin Pah. Tapi wanita ini mengatakan telah melewati malam panas bersama Mas Dayyan disana selama seminggu" ucap Breena dengan suara dingin nya.

__ADS_1


"Apa betul itu Ian?" tanya Papa Doni datar.


Dayyan hanya menggeleng kan kepala nya. Ia tak tau apa yang terjadi sebenar nya.


"Jawab Dayyan. Jangan diam saja" ucap Papa Doni dengan suara tegas nya.


"Ian nggak tau Pah. Tapi setau Ian, selama seminggu di Bogor, Ian tidak melakukan apa pun" ucap Dayyan menunduk.


"Lalu apa maksud dari wanita ini? Kau mengkhianati putri Papa?"


Dayyan hanya menggeleng kan kepala nya.


"Mas iihh kok nggak jujur sih. Kita itu uda tidur bareng loh selama disana" protes wanita.


"Mana bukti nya?" tanya Breena.


Wanita itu pun mengeluarkan beberapa lembar foto dan menyerahkan nya kepada Breena.


Tangan Breena bergetar melihat foto itu. Foto Dayyan yang sedang memeluk wanita itu tanpa busana. Seketika air mata nya menetes. Ia tersenyum kecut melihat foto itu.


"Kamu bisa jelas kan ini Mas?" tanya Breena dengan suara rendah nya.


"Mas tidak ada melakukan itu sayang. Mas tidak mungkin tidur dengan wanita lain. Mas tau batasan sayang. Nggak mungkin Mas berzina" bela Dayyan.


"Tapi ini bukti nya Mas. Kamu mengkhianati ku? Kamu tidur dengan wanita ini Mas. Sudah berapa lama kalian bersama Mas?"


"Percaya sama Mas sayang. Mas tidak melakukan itu" ucap Dayyan berusaha menggenggam tangan Breena. Namun di tepis langsung oleh Breena.


"Jangan sentuh aku lagi Mas, setelah kamu menyentuh wanita lain nya" tolak Breena.


"Sayang" lirih Dayyan.


"Sudah berapa lama kamu mengkhianati ku Mas?" tanya Breena lagi.


"Tidak pernah sayang. Mas tidak pernah mengkhianati kamu"


"Kalau begitu kamu jelas kan sama kami Mas. Apa maksud dari foto ini" paksa Breena.

__ADS_1


Dayyan masih diam. Ia memang tak tau mau menjelaskan nya dari mana dulu. Ia masih mengingat apa yang telah terjadi selama dia ada di Bogor.


__ADS_2