
Hana masih diam berdiri di depan ruang UGD. Ia masih berperang dengan pikiran nya. Tidak mungkin Papa nya yang sehat mengalami gagal jantung tiba tiba.
Tiba tiba ponsel Hana berbunyi. Di layar terlihat nama CEO dari PT. Anugerah yang menelpon nya. Dengan cepat Hana langsung mengangkat telepon itu.
"Hal..." belum siap Hana mengucap kan Halo tetapi ucapan nya langsung di potong oleh pria itu.
"Apa yang kau lakukan Hana? Kenapa video kita sekarang viral di sosial media. Bahkan juga viral dan di tayang kan di televisi" bentak pria itu dengan suara lantang nya.
"Apa maksud mu? Aku tak melakukan apa apa. Aku sedang di rumah sakit karena Papa ku baru saja meninggal karena gagal jantung. Video apa yang kau maksud" ucap Hana yang memang tak tau tentang video itu.
"Video kita yang sedang bersetubuh. Juga video tentang rencana kita menjebak Dayyan CEO Pratama.Corp"
"Bentar bentar. Aku memang gk tau menahu tentang video yang kau maksud" ucap Hana lalu mematikan panggilan nya.
Hana pun langsung mengecek semua sosial media nya. Dan ternyata sosial media nya penuh dengan hujatan hujatan yang di lontar kan oleh para netizen.
'apa karena ini juga yang membuat Papa meninggal? Nggak, nggak mungkin Papa melihat berita ini" monolog Hana dalam hati.
"Kalau ini memang terjadi. Bagaimana dengan balas dendam ku. Bisa saja sekarang mereka sudah mengetahui semua nya. Aaaggrrhh. Ini nggak bisa di biarin. Aku harus bertemu dengan mereka, dan kembali mengancam mereka dengan bayi ini" gumam Hana sambil memikir kan nasib anak nya.
Tidak mungkin dia meminta pertanggung jawaban kepada Pria tersebut. Pria itu pun juga sudah memiliki istri. Mau tidak mau Hana memang tetap harus meminta pertanggung jawaban kepada Dayyan.
Alih alih masuk ke dalam ruang UGD melihat Papa nya yang sudah tak bernyawa. Hana justru duduk di kursi tunggu depan ruang UGD tersebut.
Bu Risty yang tidak mendapati anak nya masuk ke dalam ruang UGD pun hanya bisa mengelus dada nya. Ia tak menyangka putri nya akan berubah seperti itu. Bukan nya lebih baik. Anak nya justru semakin di luar kendali nya.
Bu Risty pun kemudian keluar dan mengurus segala administrasi suami nya. Bu Risty akan membawa jasad suami nya ke kampung halaman mereka. Ia akan memakam kan suami nya di smaping makam kedua orang tua suami nya yang sidah terlebih dahulu meninggal.
Hana yang melihat Mama nya tengah sibuk pun, tak ada niat untuk membantu. Ia justru duduk dan memain kan ponsel nya.
......................
__ADS_1
Berbeda dengan Hana. Saat ini CEO PT. Anugerah sedang berada di mansion nya. Ia sedang di sidang oleh sang istri.
"Bisa kamu jelas kan ini Mas?" ucap istri nya sambil menunjuk kan foto beserta video yang sedang viral.
"Mas nggak tau apa apa Dek. Itu bukan Mas" ucap nya berbohong.
"Kau yakin Mas?" tanya sang istri dengan tatapan intimidasi nya.
Pria yang bernama Hamza itu pun hanya diam sambil meremas tangan nya. Ia tak mampu untuk berkata jujur kepada istrinya. Ia takut akan di usir dari mansion mewah yang sudah ia tempati selama lebih dari 20 tahun itu.
"Baik lah kalau kau tak mau mengatakan nya Mas, biar aku yang mengatakan nya di depan anak anak mu ini" ucap sang istri yang bernama Bianca.
"Kalian dengar kan apa yang akan Mommy kata kan. Jangan ada yang menyela nya selama Mommy belum selesai bicara" ucap Bianca lalu ia menarik nafas nya.
"Kalian pasti tau apa yang sedang viral saat ini bukan? Iya itu video mesum Daddy kalian. Daddy kalian yang sudah tua ini ternyata bermain api di belakang Mommy dengan wanita yang baru keluar dari penjara itu. Dan biar kalian tau. Daddy kalian melakukan itu hanya untuk membantu wanita itu membalas kan dendam nya sama istri CEO Pratama.Corp. Dan selamat kalian akan memiliki adik. Karena wanita itu juga sedang hamil anak Daddy kalian" ucap Bianca menatao tajam ke arah suami nya yang hanya bisa menunduk.
"Dari mana Mommy tau?" tanya anak sulung nya.
"Jadi selama ini Mommy sudah tau kalau Daddy selingkuh?" tanya anak bungsu nya.
"Hmm"
"Kalau Mommy tau kenapa Mommy masih bertahan dengan pria seperti Daddy?" tanya anak sulung nya yang juga menatap tajam Daddy nya.
"Karena Mommy memikir kan nasib kalian. Tapi sekarang Mommy sudah tidak bisa bertahan dengan Daddy kalian lagi. Apa lagi setelah kelakuan Daddy kalian ini yang sampai viral. Mommy tidak bis bertahan di pernikahan ini"
"Kenapa Mom? Kenapa baru sekarang Mommy menyerah nya?" tanya anak sulung nya.
"Kalau Mommy masih bertahan dengan Daddy kalian. Yang ada Mommy tidak bisa menyelamat kan perusahaan GrandFa kalian" ucap Bianca dengan mata yang sudah berkaca kaca.
"Kenapa dengan perusahaan Mom?" tanya anak bungsu nya gusar.
__ADS_1
"Pratama,Corp, AD Grup, DN Grup, Admaja Corporation, serta pemilik saham bernama Doni Abraham. Mereka mencabut semua saham yang telah mereka tanam kan di perusahaan kita selama bertahun tahun. Jadi bisa di bilang perusahaan kita dalam keadaan krisis. Kita terancam bangkrut" ucap Bianca dengan suara bergetar nya.
Bianca tak percaya, perusahaan yang di bangun oleh Daddy nya dulu akan bangkrut karena ulah suami nya.
"Jadi segera tanda tangani ini. Dan pergi dari mansion ini sekarang juga" ucap Bianca sambil menyodorkan sebuah kertas yang berisi gugatan perceraian.
"Mom, apa tidak ada kesempatan untuk Daddy lagi?" tanya Hamza mengiba.
"Tidak. Aku sudah bosan mendengar kabar dari anak buah ku kalau kau selalu bermain api di belakang ku. Jadi nikmati lah apa yang telah kau lakukan di belakang ku. Cepat tanda tangani itu"
Hamza menatap kearah kedua anak nya. Namun gelengan kepala dari kedua anak nya menandakan kalau mereka berdua juga tidak bisa membantu Daddy nya. Karena perbuatan Daddy mereka sudah kelewat batas.
Dengan terpaksa Hamza pun menanda tangani surat gugatan cerai itu. Dengan tangan bergetar ia membubuhkan tanda tangan nya.
Setelah selesai, ia menyodor kan kembali kertas itu kepada istri nya. Bianca pun mengambil nya lalu menyimpan nya ke dalam mab.
"Mbak, bawa kemari koper nya" ucap Bianca memerintah kan salah satu pelayan nya untuk mengambil koper milik Hamza.
"Ini Nyonya"
"Terima kasih. Kamu bisa kembali ke belakang"
Setelah kepergian pelayan nya. Bianca menyerahkan koper Hamza.
"Ini koper mu Mas. Semua nya sudah ku bereskan. Kau boleh membawa salah satu mobil yang biasa kau gunakan. Tapi kau hanya bisa menikmati satu kartu mu saja. Aku sudah memblokir semua kartu milik mu, kecuali kartu khusus gaji mu selama bekerja di perusahaan orang tua ku"
Hamza tak bisa lagi berkata kata. Apa yang selama ini ia nikmati nyata nya hari ini semua kembali lagi kepada pemilik asli nya.
Dengan langkah gontai Hamza keluar dari mansion yang sudah lama ia tempati. Ia menuju ke mobil BMW yang pertama kali di beli nya dari gaji nya yang selalu ia tabung dulu sebelum menikah dengan Bianca.
Hamza pun pergi meninggal kan mansion itu. Tujuan nya adalah rumah sederhana peninggalan kedua orang tua nya.
__ADS_1
"Kau bodoh Hamza. Hanya karena wanita itu kau berakhir seperti ini. Kau kehilangan semua nya Hamza. Bahkan kau juga kehilangan istri dan anak anak mu. Aagghhhh bodoh kau bodoh Hamza" teriak Hamza frustasi di dalam mobil nya.