Ustadz Itu Imamku

Ustadz Itu Imamku
Kebenaran Yang Terungkap


__ADS_3

Dayyan melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi menuju ke markas Daddy Steven.


Daddy Steven sudah menunggu nya sedari tadi, untuk menunjuk kan bukti bukti penyelidikan yang di lakukan oleh anak buah nya.


Bukti bukti ini yang nanti nya akan menyelamat kan rumah tangga nya bersama Breena. Dia sudah sangat merindukan istri nya dan buah hati nya yang sudah dua minggu tidak bisa merasakan tendangan nya.


Hampir satu jam ia membela jalanan, akhir nya Dayyan sampai juga. Dayyan langsung masuk ke dalam mansion mewah yang menjadi markas mafia Daddy Steven.


"Tuan Dayyan, Tuan Steven sudah menunggu Anda di ruang kerja nya" ucap salah satu anak buah Daddy Steven.


"Hmm"


Mereka berdua pun berjalan menuju ke ruang kerja Daddy Steven.


Tok


Tok


Tok


"Masuk"


Dayyan langsung masuk dan ternyata di dalam ruangan itu tidak hanya Daddy Steven saja. Tetapi ada Daddy Martin dan dua orang anak buah Daddy Steven.


"Dad" sapa Dayyan dan mencium tangan kedua Daddy itu.


Daddy Martin menatap iba pada menantu sahabat nya ini. Pria yang gagah dan tampan, sekarang berubah menjadi lebih dingin, kurus, dan tak ada lagi senyum di raut wajah tampan nya.


"Duduk lah Ian" ucap Daddy Steven.

__ADS_1


Dayyan pun duduk di samping Daddy Martin. Daddy Martin langsung menepuk pundak nya memberikan semangat, yang hanya di tanggapi dengan senyuman tipis nya.


"Sebenar nya Daddy sudah meminta Papa mu untuk datang kesini juga. Tapi kamu tau sendiri bagaimana sifat keras kepala nya itu. Ia menolak untuk permintaan Daddy" ucap Daddy Steven.


"Tak apa Dad. Ian mengerti bagaimana perasaan Papa. Dia pasti sangat kecewa sama Ian. Jujur Dad, Ian nggak pernah menyentuh wanita selain Breena. Hanya Breena yang Ian sentuh Dad" ucap Dayyan dengan mata berkaca kaca mengingat fitnah yang di tunjuk kan untuk nya.


"Iya kami tau Ian. Kamu orang yang paham agama. Anak Kyai juga. Tidak mungkin kamu mau sembarangan menyentuh lawan jenis mu. Sabar Ian. Sebentar lagi semua nya akan terbongkar" ucap Daddy Martin.


"Daddy sudah memiliki video CCTV waktu di hotel kamu menginap. Daddy tau kalau kamu juga berusaha mencari video itu. Tapi kamu gagal karena mereka menghapus nya" ucap Daddy Steven.


"Daddy benar. Mereka telah menghapus video nya. Bahkan hacker yang Ian bayar pun tak bisa menemukan kembali video itu" ujar Dayyan putus asa.


"Lihat lah ini nak. Mungkin ini bisa membantu mu untuk kembali bersama istri dan calon anak mu" ucap Daddy Steven sambil mengarah kan laptop nya ke hadapan Dayyan.


Dayyan pun mengambil alih lapotop itu. Ia melihat ada beberapa file di hadapan nya. Dayyan pun membuka satu persatu video nya.


Di video pertama terlihat seorang wanita yang sedang memadu kasih dengan rekan bisnis nya dari PT. Anugerah. Lalu setelah selesai. Mereka pun menyusun rencana untuk menjebak Dayyan.


Di video yang ke tiga rekan bisnis nya meminta pelayan resto untuk membawa Dayyan menuju ke hotel tempat nya menginap. Dayyan di bopong dengan dua orang pria. Setelah sampai di kamar nya, Dayyan di letak kan di ranjang. Lalu masuk lah wanita yang memakai pakaian sexy. Ia tersenyum melihat Dayyan yang sudah tak sadar kan diri itu. Kemudian rekan bisnis Dayyan meninggal kan wanita itu bersama dengan Dayyan di dalam kamar.


Wanita itu pun langsung membuka baju nya, lalu baju Dayyan juga. Setelah nya ia membaring kan Dayyan. Lalu ikut berbaring di samping Dayyan. Wanita itu memeluk Dayyan. Lalu ia mengambil ponsel nya dan memfoto dirinya dan Dayyan. Ada beberapa foto yang di ambil nya.


Di video yang ke empat, seorang wanita mendatangi seorang lelaki yang menjadi rekan bisnis Dayyan. Mereka merayakan kemenangan mereka karena telah berhasil menjebak Dayyan.


"Kau senang sayang?" tanya lelaki itu.


*"Ia aku sangat senang. Setelah beberapa minggu nanti, aku akan ke pondok pesantren mereka dan meminta pertanggung jawaban nya atas kehadiran anak mu. Dan bisa di pasti kan kalau istri nya itu akan meminta cerai dengan nya, setelah mengetahui suami nya tidur dengan wanita lain" ucap wanita itu *


"Oke lakukan lah apa yang membuat mu bahagia sayang. Asal kau tak membahaya kan anak ku yang ada di kandungan mu"

__ADS_1


"Itu pasti"


Wanita itu yang tak lain Hana pun terus tersenyum karena rencana nya sudah berhasil. Tinggal menunggu hari dimana ia akan menghancur kan rumah tangga pria yang di cintai nya itu.


Ya cinta yang membuta kan mata hati nya menjadi sebuah obsesi untuk mendapat kan pria idaman nya itu.


Setelah melihat semua video yang di dapat kan anak buah Daddy Steven, tangan Dayyan pun terkepal kuat. Ia sangat marah dan emosi melihat video itu.


"Kau tau siapa wanita itu nak?" tanya Daddy Martin.


"Tidak Dad. Aku merasa tidak kenal dengan nya. Tapi kenapa dia berbuat seperti ini pada ku Dad?"


"Kau memang tak mengenal nya jika dia melepas hijab nya. Tapi kalau di memakai hijab, kau sangat mengenal nya" ucap Daddy Steven.


"Maksud Daddy apa?"


"Dia adalah Hana. Ustadzah Hana. Salah satu Ustadzah di pondok pesantren Abah mu. Apa kau mengingat nya nak?"


Dayyan terdiam. Ia berpikir dan mengingat kembali siapa yang bernama Hana yang pernah menjadi Ustadzah di pondok Abah nya.


Sepuluh menit kemudian, ia pun mengingat nya. Tangan nya terkepal sangat kuat. Ia menahan emosi nya.


"Wanita itu. Wanita yang di masuk kan kedalam penjara sama Breena karena ia memfitnah ku dulu. Ternyata hukuman nya sudah selesai, dan dia sudah bebas. Dia pun kembali memfitnah ku dan sekarang lebih parah dari sebelum nya. Awas saja kau Hana. Aku akan menghancur kan mu dan kekasih mu itu" ucap Dayyan yang tak bisa menyembunyikan amarah nya.


"Dad, apa Daddy tau dimana dia tinggal sekarang?" tanya Dayyan.


"Iya anak buah Daddy juga sudah menemukan tempat tinggal nya. Ia tinggal bersama di apartemen yang di sewa kan oleh CEO PT. Anugerah. Ia menjadi simpanan lelaki itu"


"Woooww simpanan. Jadi dia sekarang menjadi simpanan. Apa kedua orang tua nya tidak mengetahui apa yang di lakukan nya" gumam Dayyan.

__ADS_1


"Lalu apa rencana Daddy selanjut nya?"


__ADS_2