Ustadz Itu Imamku

Ustadz Itu Imamku
Soft Pink


__ADS_3

Mommy Gantari yang mendengar warna yang di sebut kan oleh Bude nya Selvi pun, mengambil alih I-pad nya yang berada di atas meja. Lalu ia mencari warna soft pink yang ada di koleksi baju baju nya.


"Ini dia warna contoh warna soft pink nya. Memang warna nya sangat lembut." ucap Mommy Gantari yang kembali menyodorkan I-pad nya pada Bu Sisil.


"Iya bener ini warna cantik Mbak. Gimana Sel?" tanya Bu Sisil.


"Ini aja Bu. Nggak usah cari warna yang lain lagi. Cocok itu soft pink sama baby blue. Kedua warna nya kan memang lembut itu" ucap Selvi yang menyetujui ide Bude nya.


"Oke kalau gitu. Jadi fiks iya warna nya soft pink? Ini mau model kebaya semua apa ada gamis nya?" tanya Mommy Gantari.


"Kebaya semua aja Bu Gantari" ucap Bu Sisil.


"Oke kebaya semua iya. Jadi nanti bawahan nya di sama kan iya sama batik punya yang laki laki aja gimana?"


"Boleh Bu. Biar samaan juga sama yang laki laki nya"


"Oke. Terus ini mau berapa pasang yang di sediakan baju seragaman nya?"


"Berapa semua nya Bu?" tanya Selvi.


Bu Sisil dan Bude Lastri pun langsung menghitung siapa siapa aja yang akan mendapat kan baju seragaman.


"Berapa Bu?" tanya Selvi lagi.


"Emmm maaf Bu Gantari. Ini seragaman nya untuk keluarga dari Ayah nya Selvi atau untuk keluarga nya saya?" tanya Bu Sisil memastikan.


"Semua nya Bu Sisil. Dari keluarga Ibu dan Keluarga Pak Galih juga semua nya dapat. Maka nya saya tanya untuk berapa orang. Biar saya tau harus menyediakan nya berapa"


"Apa tidak merepotkan Bu kalau semua nya dapat?" tanya Bude Lastri yang merasa tak enak.


"Nggak kok Bu. Kan baju nya sudah ready di Butik. Jadi nanti tinggal antar ke rumah sekalian di ukur ulang ukuran nya"


"Gimana Sil?" tanya Bude Lastri.


"Emmm kalau dari keluarga saya ada 10 orang Bu yang perempuan dan yang laki laki ada 7 orang. Dan dari keluarga Ayah nya yang perempuan ada 15 orang yang laki laki ada 20"

__ADS_1


"Oke jadi kalau di gabung, yang perempuan ada 25 dan yang laki laki ada 27 iya semua nya?" tanya Mommy Gantari memastikan.


"Benar Bu"


"Oke besok atau lusa baju nya sampai iya. Kalau begitu saya pamit dulu. Mau cari baju nya di butik saya. Sekalian mau minta butik cabang yang lain nya untuk ngirim baju yang ada disana juga" ucap Mommy Gantari.


"Iya Bu makasih untuk seragaman nya. Kami jadi tidak enak" ucap Pak Galih


"Tidak apa apa Pak. Kita kan keluarga. Lagian ini juga tradisi dari kami semua nya. Jangan sungkan seperti itu Pak" ucap Daddy Calvin.


"Oiya Mommy hampir lupa. Kata Juan, kamu nggak beli kebaya untuk akad nikah kalian. Kamu pakai kebaya punya Ibu kamu. Apa benar sayang?" tanya Mommy Gantari dengan senyum manis nya.


"Be– benar Mom. Kenapa iya Mom?"


"Boleh Mommy melihat nya sayang?" pinta Mommy Gantari dengan lembut.


"Sebentar iya Mom, Selvi ambil dulu"


Tak lama berselang Selvi pun sudah kembali dengan membawa kebaya berwarna Rose gold lengkap dengan bawahan batik nya. Kebaya yang sangat cantik. Walau pun sudah beberapa tahun lama nya di simpan. Bahkan kebaya ini adalah kebaya turun temurun dari keluarga Ayah nya.


"Mom benar. Ini sangat cantik Mom. Duuhh jadi pengen kan" ucap Wilna yang ikut memuji kebaya milik Selvi.


Mendengar ucapan istri nya, Ibra langsung menatap tajam sang istri.


"Apa maksud nya Sayang. Kamu mau cari suami baru gitu?" tanya Ibra sinis.


"Ciihh, siapa juga yang mau cari suami baru. Satu aja nggak abis abis kok. Gimana mau nambah yang baru. Yang ada aku malah jadi nambah anak" ucap Wilna tak kalah sinis nya.


"Uda kenapa jadi kalian yang ribut sih?" tanya Mommy Gantari.


"Boleh Mommy lihat sayang?" tanya Mommy Gantari yang di angguki oleh Selvi.


Selvi pun menyerah kan kebaya nya. Mommy Gantari mengamati setiap sisi dari kebaya tersebut. Senyum nya mengembang ketika di pikiran nya muncul sebuah ide. Jiwa jiwa desainer memang seperti itu.


"Boleh Mommy kasih usulan Sayang?"

__ADS_1


"Boleh Mom. Apa itu?"


"Kebaya ini uda cantik. Tapi akan lebih cantik lagi kalau di tambah payet atau berlian, jadi akan semakin cantik dan elegan. Apa boleh Mommy membawa nya sayang, untuk Mommy tambahin payet atau berlian nya?"


Bu Sisil dan Pak Galih menatap tak percaya ketika mendengar berlian yang akan di tambahin di kebaya yang akan di gunakan oleh anak nya itu.


Sedangkan Bude Lastri sudah tersenyum membayang kan bagaimana mewah dan elegan nya kebaya itu nanti setelah di tambahin berlian.


Berbeda dengan Selvi. Selvi sendiri pun bingung dengan apa yang di kata kan oleh Mommy Gantari. Bagaimana mungkin berlian di letak kan di baju.


"Boleh tidak sayang? Kalau ini di tambahin sedikit saja, pasti akan semakin cantik lagi. Kamu tahu tidak kebaya ini rancangan siapa?" tanya Mommy Gantari lagi.


Selvi hanya menggeleng kan kepala nya. Ia pun juga menatap ke arah Ibu dan Bude nya. Kedua wanita paruh baya itu pun juga sama seperti nya. Sama sama menggeleng kan kepala nya.


"Mas, coba kamu lihat kode dari label kebaya nya" ucap Mommy Gantari sambil menunjuk kan label kebaya yang ada di kerah belakang kebaya tersebut.


Senyum Daddy Calvin mengembang sempurna. Ia tau itu kebaya rancangan siapa.


"Mungkin uda jodoh kali iya Mas. Bisa bertemu seperti ini"


"Kamu benar sayang. Mas juga nggak nyangka kalau kebaya ini itu...." ucap Daddy Calvin yang sengaja tidak melanjut kan ucapan nya, agar mereka semua penasaran.


"Maaf Bu Gantari. Apa Ibu tau siapa desainer kebaya itu?" tanya Pak Galih yang juga penasaran.


"Iya Pak Galih, saya sangat tau ini rancangan siapa. Dan saya juga sangat mengenal nya. Tapi sayang beliau sudah lama meninggal." ucap Mommy Gantari sendu.


Dapat di lihat dari mata nya, kalau Mommy Gantari sangat merindukan sosok yang mendesain kebaya tersebut.


"Siapa Mom?" tanya Ibra.


"Kebaya ini dari FGA Collection. Kamu tau itu butik siapa kan Ibra?" tanya Mommy Gantari dengan senyum manis nya.


"Iya tentu saja. Siapa yang tidak kenal dengan nya. Seorang istri pengusaha kaya. Nama butik itu adalah nama anak nya. Butik itu adalah hadiah dari suami nya karena diaelahir kan anak perempuan." jelas Ibra dengan senyum nya yang juga ikut mengembang.


"Siapa sih Mom? Jangan main tebak tebakan gitu dong" tanya Selvi yang semakin penasaran.

__ADS_1


"FGA. Falisha Gantari Abraham. Itu nama dari Brand yang tertera di label nya. Kamu tau itu nama Mommy. Butik itu adalah butik dari Papa Mommy, hadiah yang di berikan nya kepada istri nya yang telah memberinya anak perempuan" ucap Mommy Gantari bangga.


__ADS_2