Ustadz Itu Imamku

Ustadz Itu Imamku
Akhir Dari Rendra dan Laura


__ADS_3

Seketika Rendra langsung menatap wajah istri nya. Lama ia memandangi wajah wanita yang dinikahi nya 6 tahun lalu. Wajah yang dulu nya berseri, memancarkan cahaya setiap di lihat. Namun sekarang wajah itu sudah terlihat kusam, lelah, juga tak bercahaya lagi. Istri nya yang dulu selalu cantik kini berubah seperti itu.


Lalu Rendra memandang wajah selingkuhan nya. Wajah yang dulu nya tak terawat, kini bersinar, cantik karena selalu rutin melakukan perawatan di klinik kecantikan. Bahkan selingkuhan nya itu pun melakukan tanam benang sehingga wajah nya yang dulu nya chubby jadi tirus.


Rendra sadar kalau selama ini dia benar benar terhasut dan tergoda oleh Laura. Rendra langsung berlari dan menghambur memeluk tubuh istri nya yang terbalut daster lengan panjang dan menggunakan hijab. Hijab yang selalu menutupi keindahan rambut nya, yang hanya Rendra seorang lah yang bisa melihat rambut itu.


"Maaf. Maafin Abi Umi. Maaf" ucap Rendra berkali kali.


Cintya yang mendapati pelukan yang sangat di rindukan nya itu pun semakin deras air mata nya. Dia menahan diri nya untuk tak membalas pelukan Rendra. Ia tak akan goyah hanya karena permintaan maaf nya Rendra.


Sudah cukup dia merasakan sakit hati nya karena perselingkuhan suami dan sahabat nya. Sahabat yang derajat nya di angkat oleh nya. Tapi nyata nya, sahabat nya itu lah yang berhasil menusuk nya dari belakang.


Merasa tak mendapat kan balasan pelukan dari Cintya, Rendra melepas kan pelukan nya.


Rendra berkali kali mencium punggung tangan Cintya. Cintya hanya membiar kan apa yang di lakukan suami nya itu. Ia sedikit pun tak mau menatap apa yang di lakukan oleh sang suami. Hati Cintya terlalu sakit dengan pengkhianatam suami nya.


Cintya kemudian menyerah kan amplop coklat yang di bawa nya. Rendra yang melihat amplop itu pun mengernyit kan dahi nya. Kemudian mata nya membola melihat kop dari amplop itu.


"A–Apa ini Umi?" tanya Rendra terbata.


"Akta perceraian kita. Aku sudah bukan lagi istri mu mulai detik ini Mas. Aku sudah menggugat mu sebulan yang lalu. Kau ingat surat yang kau tanda tangani sebulan yang lalu? Itu adalah surat gugatan perceraian yang ku daftar kan lewat pengacara Pratama.Corp di pengadilan di Indonesia. Perkiraan ku hari ini adalah sidang keputusan nya. Namun aku salah. Hakim lebih cepat menjatuh kan putusan nya di sidang yang kedua. Dengan bukti bukti yang ku berikan kepada mereka" jelas Cintya tanpa menatap ke arah Rendra.


"U–Umi apa ma–maksud Umi? Bagaimana bisa Umi melakukan ini semua sama Abi?" tanya Rendra tak percaya.

__ADS_1


"Kalau begitu. Pertanyaan Ku, Bagaimana bisa Mas melakukan semua ini kepada ku? Kepada anak anak kita? Apa Mas tak pernah memikir kan bagaimana keadaan mental mereka ketika mengetahui kalau Abi yang mereka bangga kan telah mendua kan Umi mereka?" tanya Cintya datar.


Rendra terdiam. Dia sadar semua ini karena salah nya. Semua ini karena ulah nya yang tergoda dengan keseksian Laura. Bahkan dia melupakan pendidikan nya di pesantren yang bertahun tahun di jalani nya.


"Ini ku kembali kan pada mu Mas. Hari ini juga aku akan membawa anak anak kembali ke Indonesia. Semoga kamu bahagia dengan pilihan mu yang sekarang Mas" ucap Cintya sambil menyerahkan cincin perkawinan mereka dan kunci rumah mereka yang ada di Jepang.


Rendra dengan berat hati menerima semua yang di serah kan oleh istri nya. Cintya membalik kan tubuh nya. Ia berjalan gontai meninggal kan perusahaan tempat suami nya bekerja.


"Cintya" panggil Dayyan menghentikan langkah kaki Cintya yang hampir keluar dari pintu perusahaan itu.


"Nggih Gus" lirih nya.


"Sampao di Indonesia, kembali lah ke pesantren Abah dan Umi. Tunggu kedatangan saya. Karena masalah ini belum selesai sampai disini." ucap Dayyan tegas yang tak mau mendapat kan penolakan.


Setelah itu Cintya benar benar melangkah kan kaki nya menjauhi perusahaan itu. Anak anak nya menunggu di post scurity dengan beberapa koper mereka.


"Ayo sayang. Kita harus segera ke bandara. Pesawat kita sebentar lagi akan berangkat" ajak Cintya kepada kedua anak nya. Tak lupa senyum manis yang di perlihat kan Cintya kepada anak anak nya.


Kedua anak nya yang masih kecil itu pun menuruti ucapan Umi nya. Dayyan menyuruh supir perusahaan untuk mengantar kan nya ke bandara.


Kembali ke lobby perusahaan. Semua karyawan yang melihat drama Rendra pun masih berdiri disana. Menunggu bagaimana kelanjutan drama dari Rendra dan Laura.


"Kau tau Rendra. Rencana mu untuk menguasai perusahaan ku karena ide licik selingkuhan mu ini sudah terbaca oleh ku. Aku sudah mengetahui semua rencana licik kalian berdua. Dan kau tau surat apa yang aku tand tangi beberapa hari yang lalu?" tanya Dayyan sengaja menggantung kan ucapan nya.

__ADS_1


"Itu surat pengalihan harta, serta balik nama perusahaan milik Tuan" jawab Rendra yang sudah tak berani menatap Dayyan.


"Bukan" jawab Dayyan sambil menggeleng kan kepala nya.


Rendra pun langsung menatap ke arah Laura. Sama seperti Rendra. Laura juga sama terkejut nya dengan jawaban Dayyan. Laura ingat betul itu surat yang di buat oleh nya. Bagaimana bisa isi nya berubah.


"Itu surat pengalihan semua harta mu menjadi harta kedua anak anak mu. Itu semua hak anak anak mu. Karena semua itu adalah harta yang kau kumpul kan sebelum kau berselingkuh dengan wanita itu" tunjuk Dayyan dengan tatapan tajam nya.


"Tidak mungkin. Itu pasti salah" ucap Laura lantang.


"Tidak ada yang salah. Karena saya yang menukar surat surat itu" ucap Dion tak kalah lantang nya dari Laura.


Laura pun langsung terduduk di lantai marmer yang dingin itu. Ia sungguh sial. Niat hati ingin menguasai semua harta Rendra dan perusahaan tempat nya bekerja. Tapi yang di dapat nya justru semua harta Rendra telah beralih menjadi milik anak anak nya.


Tak lama polisi pun memasuki lobby perusahaan. Dion tadi sudah memanggil polisi untuk segera datang ke perusahaan.


"Selamat siang Tuan. Saya mendapatkan laporan kalau ada masalah penggelapan dana di perusahaan ini, sama tindak penipuan dan penyalah gunaan jabatan" ucap kepala polisi tersebut.


"Iya silah kan tangkap wanita itu Pak. Bukti bukti nya nanti akan saya serahkan" ucap Dayyan santai.


Kedua polisi bawahan nya pun langsung meringkus Laura. Laura yang hanya di tangkap sendirian pun tak terima. Ia memberontak.


"Aku memang tak melapor kan mu Rendra. Pulang lah ke Indonesia. Atau kalau kau mau menetap disini dan tetap bekerja di perusahaan ini, aku akan mengizin kan nya. Namun hukuman tetap hukuman. Aku akan menurun kan jabatan mu. Bagaimana pun kau harus memiliki uang untuk membiayai kehidupan kedua anak anak mu yang masih batita itu" ucap Dayyan seraya turun dari podium dan menghampiri Rendra yang sudah tertunduk menahan malu.

__ADS_1


"Aku memberi mu satu kesempatan lagi Rendra. Belajar lah intropeksi diri dan kembali lah kejalan yang benar. Aku tau kau saat ini sedang tersesat di jalan yang salah." ucap Dayyan sambil menepuk bahu Rendra.


__ADS_2