
Mendengar ucapan Mommy Aletha, Juan langsung memeluk wanita paruh baya itu yang sudah merawat nya sedari kecil. Yang sudah memberikan nya kasih sayang dan cinta nya juga kepada nya sama seperti pada kedua putra kandung nya. Juan sangat sangat bersyukur, masih banyak yang menyayangi nya.
"Terima kasih Mom. Terima kasih untuk kasih sayang dan cinta yang sudah Mommy berikan untuk Juan"
"Sama sama sayang" ucap Mommy Aletha lalu memeluk Juan kembali.
"Jadi kapan Ayah Selvi meminta kamu datang untuk melamar Selvi?" tanya Daddy Martin.
"Dua hari lagi Dad" ucap Juan yang kini mata nya sudah berbinar dan antusias.
"Baik lah. Besok Mommy akan mengajak Mommy Rianti, Mama Ratih dan Umma Hanum untuk berbelanja seseran lamaran nanti" ucap Mommy Aletha semangat.
Wanita paruh baya ini selalu semangat ketika di suruh berbelanja. Apa lagi yang di ajak adalah teman teman nya yang sama seperti.
"Apa tidak merepot kan mereka Mom?" tanya Juan merasa tak enak.
"Tidak. Mereka pasti akan semangat mendengar kamu akan melamar anak gadis orang. Jadi serah kan semua nya sama kami para Mommy"
Setelah mengatakan itu, Mommy Aletha langsung mengirim pesan kepada para Mommy di grup khusus mereka.
Grup Mommy Cetar
...Aletha :...
...Hay Para Mommy. Assalamualaikum. Mom besok bisa ikut sama aku nggak iya. Aku besok mau belanja seserahan lamaran nya Juan....
...Ratih : ...
...Wa'alaikum salam. Aku ikut. Kebetulan besok aku juga nggak ada praktek di rumah sakit....
...Rianti : ...
...Wa'alaikum salam. Aku juga ikut. Bosen ini di mansion terus. Jadi aku ikut aja....
...Umma Hanum :...
...Wa'alaikum salam. Umma minta maaf iya nggak bisa ikut. Umma besok ikut Abah ngisi pengajian di Masjid yang biasa nya di isi sama Dayyan. ...
...Aletha :...
...Iya nggak apa apa Umma. Semoga lancar besok acara pengajian nya. Oke untuk Ratih dan Rianti besok kita ketemu di Mall langsung iya. Jam 09:00 pagi. Ingat jangan ngaret 🤣...
...Ratih : ...
...Oke...
__ADS_1
...Rianti : ...
...Biasa nya juga yang ngaret dirimu Letha....
...Aletha :...
...🏃🏃...
Setelah selesai mengabari para sahabat nya. Mereka semua pun kembali ke kamar masing masing.
...----------------...
Kabar bahagia Juan yang akan melamar Selvi pun sampai ke keluarga Danuarta dan Abraham. Siapa lagi sumber pemberitahuan nya kalau bukan para Nyonya Besar.
Breena sangat bahagia mendengar kabar itu. Ia bersyukur Selvi mau menerima Juan, seorang anak yatim piatu, yang di besar kan oleh keluarga Anderson.
"Mas, besok Mama sama para Mommy mau berbelanja untuk seserahan nya Abang Juan. Apa Breena boleh ikut Mas?" tanya Breena ketika suami nya baru selesai mengerjakan pekerjaan kantor nya.
"Kenapa kamu mau ikut sayang?"
"Breena mau membelikam hadiah untuk mereka Mas. Apa boleh?" tanya Breena lembut sambil mengerjap ngerjap kan mata nya lucu.
"Boleh. Besok kamu di antar supir aja iya. Mas tidak bisa mengantar kamu. Besok Mas ada meeting di perusahaan lain"
...----------------...
Tepat pukul 09:00 pagi, semua nya sudha berkumpul di lobby Mall milik keluarga Anderson. Ternyata tidak hanya Breena dan para Mommy saja yang akan ikut berbelanja. Tetapi Wilna, dan Ani pun juga ikut. Sedangkan Anggi tidak bisa izin karena banyak pekerjaan. Lagi pula Dayyan dan Dion juga sedang ada meeting di perusahaan lain.
Mereka semua memutuskan untuk ke restauran yang ada di Mall itu terlebih dahulu. Mereka akan menunggu kedatangan Selvi.
Mommy Aletha baru tadi pagi memberitahu Selvi kalau mereka akan berbelanja untuk seserahan nya. Dan mengajak Selvi sekalian ikut berbelanja. Agar Selvi bisa memilih yang dia suka.
Hampir satu jam mereka menunggu kedatangan Selvi. Karena Selvi masih ada jam mengajar nya. Setelah Selvi datang, mereka semua pun berpencar.
Para Mommy dan Selvi berbelanja bersama. Sedangkan Wilna, Ani dan Breena. Mereka akan mencari hadiah untuk Selvi.
Mommy Aletha membawa Selvi ketoko tas brand terkenal. Sesampai nya di dalam toko. Mommy Aletha meminta Selvi untuk memilih sendiri tas mana yang dia mau.
Awal nya Selvi menolak ketika Mommy Aletha meminta nya memilih tas. Karena harga satu tas saja sudah sangat mahal. Bisa setara harga satu buah mobil Ayah nya. Tapi karena para Mommy sudah memaksa, mau tidak mau Selvi akhir nya memilih juga.
Bukan hanya Selvi saja yang memilih tas tapi para Mommy pun juga memilih tas. Mereka juga akan berbelanja memanjakan diri mereka.
"Mom, Selvi pilih yang ini aja iya" ucap Selvi sambil memperlihat kan tas berwarna cream kepada Mommy Aletha.
Mommy Aletha tersenyum melihat nya. Ia yakin kalau Selvi tidak mengetahui tentang harga tas itu, maka nya dia memilih tas itu.
__ADS_1
"Kamu pinter milih nya sayang. Itu tas nya bagus" ucap Mommy Aletha.
"Mbak tolong di proses tas itu iya" pinta Mommy Aletha sama salah satu karyawan yang menemani mereka memilih tas.
"Baik Nyonya. Ternyata Nona ini pintas memilih tas nya. Ini tas keluaran terbaru dan baru ada 2 unit di toko kami. Dan ini unit terakhir" ucap karyawan itu.
Selvi yang tak tau harga tas itu pun hanya tersenyum menanggapi ucapan karyawan perempuan itu.
Selesai membeli tas, Mommy Aletha dan yang lain nya beralih ke toko perhiasan milik Mommy Rianti.
Di toko itu, Mommy Rianti langsung meminta manager toko nya untuk mengambil kan satu set perhiasan yang baru saja di buat.
"Ini untuk kamu sayang" ucap Mommy Rianti menyerahkan satu set perhiasan itu.
Selvi melongo melihat satu set perhiasan berlian yang ada di depan mata nya.
"Ambil lah sayang. Itu dari Mommy" ucap Mommy Rianti lagi.
"Untuk Selvi Mom" yang hanya di balas anggukan oleh Mommy Rianti.
"Ambil lah sayang. Ini hadiah dari Mommy dan Daddy Steven. Jangan di tolak iya. Kami sudah menganggap Juan itu putra kami sendiri. Jadi itu arti nya kamu juga putri kami. Jadi tidak ada salah nya seorang Mommy memberikan ini untuk putri nya bukan?"
Selvi terharu mendengar ucapan Mommy Rianti. Ia langsung memeluk tubuh wanita paruh baya itu erat.
"Terima kasih Mom" ucap nya dengan suara bergetar.
"Sama sama sayang. Sekarang pilih lah cincin mana yang kamu mau. Pilih yang couple iya. Sebentar lagi Juan juga datang kok" ucap Mommy Aletha.
"Bantu Selvi untuk milih nya Mom. Selvi nggak begitu pintar milih perhiasan"
"Oke kalau gitu, ayo kita pilih yang cocok untuk kamu dan Juan"
Mommy Aletha membawa Selvi ke etalase cincin pertunangan. Disana terlihat berbagai macam model cincin untuk pertunangan.
Pandangan mata Selvi terfokus kan ke arah satu buah cincin yang memiliki desain berbentuk love yang bertabur berlian kecil di setiap bentuk love nya. Dan pasangan nya yang berbentuk bulat polos.
"Mom. Kalau yang itu bagaimana" tunjuk Selvi.
"Tolong di ambil kan Mbak" pinta Mommy Aletha.
Mata Selvi berbinar penuh minta melihat begitu cantik nya cincin yang di pilih nya itu.
"Cantik, sama seperti kamu sayang" ucap seseorang dari arah belakang Selvi dan Mommy Aletha.
Kedua wanita beda usia itu pun langsung menoleh kebelakang. Dan mendapati Juan sudah berdiri di belakang mereka.
__ADS_1