Jodohku Cinta Pertamaku

Jodohku Cinta Pertamaku
Bab 104


__ADS_3

Raffa heran melihat Kayla menatap ke arah Alex dan adik sepupunya yang bernama Zahra.


Dia pun mengikuti arah pandangan sang istri.


"Kenapa Zahra ada di sini?" tanya Raffa di dalam hati, tapi dia tidak dapat melihat Alex karena posisi Alex tengah membelakangi Raffa.


"Kamu lihatin apa, Sayang?" tanya Raffa pada istrinya.


"Enggak apa-apa," jawab Kayla.


Kayla dan Raffa berhenti di kafe itu, karena Kayla mendadak merasa lapar.


Kayla kembali melanjutkan aksi makannya, walaupun hati Kayla merasa tidak suka melihat Alex bersama Zahra.


Sesekali dia mencuri pandang ke arah mereka, dia ingin tahu apa sebenarnya yang terjadi antara Alex dan Zahra.


"Aku harus memberitahukan hal ini pada Irene, dia harus tahu apa yang dilakukan Alex dibelakangnya," gumam Kayla dalam hati sambil menikmati makanannya.


Raffa tak mengacuhkan keberadaan Zahra, bahkan dia berharap Zahra tidak melihat dirinya agar suasana hatinya tidak terganggu.


Raffa tak ingin hati Kayla sedih jika tiba-tiba Zahra datang mendekatinya.


Sebagai seorang suami Raffa harus menjaga hati Kayla, dia tidak mau melihat istrinya sedih atau terluka seperti beberapa bulan yang lalu, dia ingin buah hatinya tumbuh dengan kebahagiaan yang dicurahkan pada istri dan buah hatinya.


"Sayang, kalau sudah selesai kita langsung pergi dari kafe ini, ya." Raffa meminta Kayla menghabiskan makanan lebih cepat.


"Iya, Bang," jawab Kayla.


Nafsu makan Kayla mendadak hilang.


"Aku sudah kenyang," lirih Kayla.


"Ya udah kita langsung pergi dari sini, ya. Aku tidak ingin Zahra melihat keberadaan kita di sana.


Raffa langsung membawa Kayla keluar dari kafe tersebut.


"Raffa," panggil Rio saat melihat Raffa berada di kafe itu.


Raffa terpaksa menghentikan langkahnya saat mendengar temannya memanggil namanya.


"Sayang, kamu duluan ke mobil, ya," perintah Raffa pada istrinya.


Raffa memberikan kunci mobil pada Kayla. Lalu dia pun melangkah menghampiri Rio, sedangkan Kayla melangkah menuju mobil.


"Bagaimana kabarmu?" tanya Rio.


"Baik," jawab Raffa.


Raffa dan Rio terlibat obrolan ringan karena mereka sudah lama tidak berjumpa.


Di saat itu, Alex dan Zahra melintas. Raffa heran melihat Alex menggenggam tangan Zahra.


"Apa hubungan Zahra dengan Alex?" lirih Raffa.


"Kenapa, Fa. Lu cemburu?" tanya Rio yang sempat mendengar ucapan Raffa.


"Hah?" lirih Raffa bingung mendengar pertanyaan Rio.


"Pria yang bersama Zahra itu adalah kekasihnya," ujar Rio berbohong.


Rio memperhatikan ekspresi Raffa saat mendengar wanita yang bernama Zahra memiliki kekasih.


Ada sedikit rasa sakit saat mendengar hal itu, tapi Raffa berusaha menepis rasa itu secepatnya.


"Fa, apakah kamu masih mencintai gadis kecilmu?" tanya Rio pada Raffa mencari tahu perasaan sahabatnya saat ini.


"Tidak, rasa cintaku sudah tercurah pada istriku," jawab Raffa tegas.


"Baguslah kalau begitu," ujar Rio.

__ADS_1


"Itu artinya Alita tidak akan ada kesempatan lagi untuk mendapatkan Raffa, haruskah aku mendekatinya agar hatinya berpaling pada diriku," gumam Rio di dalam hati.


Selama ini, Rio buta karena cintanya pada Alita. Dia rela berkorban apa pun agar Alita bahagia.


Bagi Rio selama ini cinta tak harus memiliki, kebahagiaan wanita yang dicintainya adalah kebahagiaannya.


"Bro, gue balik dulu, ya," ujar Raffa khawatir membiarkan Kayla menunggunya seorang diri.


Sementara itu, di saat Kayla hendak masuk ke dalam mobil. Alex melihat Kayla.


"Kamu masuk mobilku duluan!" perintah Alex pada ALita.


"Kayla," panggil Alex.


Kayla mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam mobil saat namanya dipanggil oleh Alex.


"Alex," lirih Kayla.


Jantungnya kembali berdetak lebih cepat saat berada dekat dengan Alex, begitu juga sebaliknya.


"Kamu di sini sama siapa?" tanya Alex.


"Dia bersamaku," jawab Raffa tidak suka melihat Alex mendekati Kayla.


Alex menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Dia merasa malu pada Raffa.


"Hai, apa kabar?" tanya Alex berbasa-basi.


"Kami baik," jawab Raffa tidak suka.


"Ya udah, Kay. Aku pergi dulu," ujar Alex pada Kayla.


Alex berlalu meninggalkan Kayla dan Raffa.


Raffa menatap Kayla yang masih menatap punggung Alex.


"Maksud kamu apa, Bang?" tanya Kayla bingung.


Raffa menghela napasnya, dia pun membukakan pintu mobil tanpa menjawab pertanyaan Kayla.


"Masuklah!" perintah Raffa pada istrinya.


Suasana hati Raffa saat ini mulai kacau, sehingga dia sulit menahan emosinya.


Kayla bingung dengan sikap Raffa.


Raffa pun masuk ke dalam mobil melalui pintu kemudi.


Raffa langsung melajukan mobil tanpa memperhatikan istrinya yang belum mengenakan sabuk pengaman.


Dia melupakan kebiasaannya untuk memperhatikan istrinya yang biasa ceroboh.


Hati Raffa mulai kacau karena melihat Alex bersama Zahra, ditambah dengan Alex mendekati istrinya di saat dia tidak bersama sang istri.


Entah mengapa Raffa merasa benci pada pria yang sudah berkali kali menolong istrinya dari bahaya.


Raffa melajukan mobil dengan kecepatan di atas rata-rata. Emosi mulai menguasai dirinya.


Kayla pun mulai takut dengan apa yang dilakukan oleh sang suami.


"Bang Raffa, awas!" teriak Kayla saat melihat seorang wanita paruh baya menyebrang jalan.


Raffa tidak dapat mengendalikan mobilnya sehingga dia membanting stir mobil ke pinggir jalan.


Mobil Raffa menabrak pembatas jalan, dan jatuh ke pinggir jalan yang amblas dan menghantam rumah kosong.


"Astaghfirullah," lirih Raffa lalu dia pun tak sadarkan diri.


Kepala Kayla terbentur dashboard mobil yang mengakibatkan dia ikut tak sadarkan diri.

__ADS_1


Beberapa orang yang melintas di tempat itu mulai menghampiri mobil Raffa yang sudah penyok di bagian depan dan kirinya.


Alex yang juga melintasi jalanan itu menghentikan mobilnya saat melihat kecelakaan yang terjadi.


Dia turun dari mobil, diikuti oleh Zahra dari belakang.


"Kayla!" pekik Alex.


Hatinya merasa sakit melihat darah yang mengalir di dahi Kayla.


"Tolong panggil ambulans!" teriak Alex pada orang-orang yang hanya melihat Kayla dan Raffa yang tak sadarkan diri didalam mobil itu.


"Raffa," gumam Alita di dalam hati, dia ingin memeluk tubuh Raffa tapi itu semua diurungkannya karena dia tak ingin Alex semakin marah padanya.


Alex mengeluarkan tubuh Kayla dari dalam mobil, dia mengangkat tubuh Kayla dan membawanya ke dalam ambulan yang baru saja datang.


Alex meminta bantuan orang-orang yang berada di sana untuk mengangkat tubuh Raffa ke dalam ambulans.


"Alita, kamu pulanglah terlebih dahulu!" perintah Alex pada adik sepupunya.


Alita menuruti perintah Alex, selama ini Alita sangat takut pada Alex karena Alex mengetahui kenakalan Alita yang tidak diketahui oleh orang tuanya dan pamannya.


Alex pun mengikuti mobil ambulans dari belakang setelah Alita menaiki sebuah taksi online.


Sesampai di rumah sakit, Alex berusaha menghubungi keluarga Kayla dan Raffa.


"Tidak!" pekik Arumi shock mendengar kabar dari Alex.


bersambung . . .


Guys yang ikut event aku...


sekali lagi aku sampaikan event ini berlaku dari tanggal 2 April hingga 2 Mei 2022.


Pemenang akan dipilih dari pendukung setia terbanyak yang naik podium pendukung.


Contohnya seperti gambar di bawah ini. Pendukung Top Fans aku ambil pemenang nya dari rangking umum bukan perminggu dengan syarat :


-Rate 🌟🌟🌟🌟🌟


-like setiap bab


-koment setiap bab sesuai isi bab...



Gambar di atas hanya contohnya...πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


.


.


.


hai readers, terima kasih sudah membaca karya authorπŸ™πŸ™πŸ™


tetaplah dukung author dengan meninggalkan jejak berupa


- like


- komentar


- hadiah


dan


-vote


terima kasih atas dukungannya πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2