Jodohku Cinta Pertamaku

Jodohku Cinta Pertamaku
Bab 293


__ADS_3

“Kamu tenang saja, ya. Aku akan atur semuanya agar kamu tidak jadi menikah dengan pria itu,” ujar Hansel pada Akifa saat mereka baru saja selesai praktek.


“Tapi bagaimana caranya?” tanya Akifa bingung.


“Aku punya ide, di hari pernikahanmu, aku akan mengganti dirimu dengan wanita lain. Di saat mereka tahu wanita yang akan dinikahi Farhan bukan dirimu. Maka pernikahan itu akan batal.” Hansel menyampaikan idenya.


“Tapi, aku tidak mau keluargaku malu karena gagalnya pernikahan itu.” Akifa juga tidak ingin kedua orang tuanya dipermalukan oleh rencana Akifa.


“Baiklah, pernikahan itu akan tetap berlangsung, tapi pengantin wanitanya bukan dirimu,” ujar Hansel lagi.


“Tapi, kamu harus mengikuti apa yang aku katakan,” ujar Hansel.


“Baiklah,” Akifa mengangguk setuju.


Setelah itu Akifa dan Hansel pun melangkah menuju parkir. Mereka pun pulang ke rumah masing-masing.


Sesampai di rumahnya, Hansel pun mulai memikirkan cara agar pernikahan Akifa dan Farhan gagal, dia pun mulai menghubungi seseorang untuk membantunya.


Sesuai yang disampaikan oleh Akifa, pernikahannya akan dilangsung satu minggu lagi dikediaman keluarga Hendra.


Hansel sudah menyuruh seorang wanita untuk menggantikan posisi Akifa saat akad nikah berlangsung.


“Kamu harus pastikan memberi kabar apa pun yang penting dalam acara pernikahanmu nanti. Aku akan memikirkan cara untuk membawamu ke dalam pelukanku,” perintah Hansel pada Akifa yang dijawab dengan anggukan oleh Akifa pada hari mereka terakhir bertemu.


“Kamu juga harus pastikan ponselmu selalu aktif dan berada di dekatmu, aku akan memberikan petunjuk yang harus kamu lakukan nanti.” Hansel menatap dalam pada gadis polos itu.


Akifa juga menatap dalam pada pria yang dicintainya itu.


“Aku berharap kamu bisa menggagalkan pernikahanku dengan pria menyebalkan itu,” ujar Akifa penuh harap pada Hansel.


“Iya, kamu tenang saja, ya. Aku akan perjuangkan cinta kita,” ujar Hansel dengan sungguh-sungguh membuat Akifa semakin percaya dan hanyut dalam lautan cinta buta pada pria yang bernama Hansel itu.

__ADS_1


Akifa selalu mengingat kata-kata Bunda Hurry yang mengatakan, jika pernikahannya dengan Farhan bisa gagal itu artinya dia dan Farhan tidak berjodoh. Mereka akan menyetujui hubungannya dengan Hansel. Untuk itu Akifa meminta Hansel untuk melakukan sesuatu dalam bentuk memperjuangkan cintanya.


Di hari yang sudah ditentukan, Farhan sudah siap di rumahnya akan berangkat ke rumah kediaman keluarga Hendra untuk melaksanakan prosesi akad nikah sesuai arahan yang diberikan oleh Alex.


Farhan sangat senang, akhirnya dia dapat menikah dengan gadis yang disukainya dan gadis yang sudah jelas-jelas cinta pertamanya.


“Mama senang, akhirnya kamu melepas masa lajangmu, ternyata tragedy malam itu membawa berkah untukmu,” ujar Mama farhan yang menatap putranya yang kini sedang berdiri di depan cermin.


Farhan mendekati sang Mama, dia merangkul erat tubuh sang mama.


“Terima kasih, Ma. Aku juga sangat bahagia bisa berjodoh denga wanita yang aku sukai sejak lama,” ujar Farhan.


“ya sudah, kita harus bersiap-siap untuk berangkat, takutnya nanti mempelai wanitanya menunggu kelamaan,” ujar sang Mama lalu menggiring putranya keluar dari kamar menuju teras rumah.


Untuk acara akad nikah ini keluarga Farhan tidak banyak mengundang keluarga, mereka hanya meminta kehadiran keluarga terdekat saja, sehingga dengan satu mobil keluarga saja mereka sudah bisa berangkat.


Di perjalanan menuju kediaman keluarga Hendra sebuah mobil sedan hitam menghadang perjalanan mereka. Dengan terpaksa Papa Farhan harus menghentikan mobil yang dikendarainya.


“Enggak tahu, Ma. Ada mobil yang menghalangi kita,” jawab Papa Farhan.


Seorang pria yang berperawakan seperti preman keluar dari mobil itu, dan menghampiri mobil keluarga Farhan.


“Buka!” bentak si preman tersebut pada papa Farhan.


Perlahan papa Farhan membuka kaca jendela mobil.


“Turun!” perintah pria berbadan kekar itu sambil menodongkan senjata tajam pada papa Farhan.


Semua orang yang ada di mobil mulai panik smeua, mereka takut terjadi apa-apa.


Papa Farhan terpaksa turun dari mobil, naiklah ke mobil yang di depan itu,” perintah si pria pada papa Farhan.

__ADS_1


Papa Farhan menoleh pada semua keluarganya yang masih berada di dalam mobilnya.


“Cepat!” perintah si pria memaksa papa Farhan.


Akhirnya papa Farhan tidak memiliki pilihan lain, mau tak mau dia harus melangkah menuju mobil sedan di hadapannya dan meninggalkan keluarganya dalam bahaya.


Setelah papa Farhan berpindah ke mobil sedan hitam itu. Si pria berbadan kekar masuk ke dalam mobil Farhan lalu mulai melajukan mobilnya mengikuti mobil sedan yang ada di depan mereka.


“Mau kamu bawa kea man kami?” tanya Mama Farhan panik.


“Kalian, diam! Jangan banyak tanya tanya dan ikuti saja apa yang kami katakan,” ujar si pria tersebut.


Setelah itu, si pria kekar tak banyak bicara, dia terus melajukan mobil mengikuti mobil sedan yang ada di hadapannya hingga mobil itu mengarah pada jalan luar kota.


“Lho? Kalian mau bawa ke mana kami?” tanya Farhan tak tahan.


Dia tak ingin pernikahannya gagal terlaksana ulah pria asing yang tiba membawa mereka jauh dari kediaman keluarga Hendra.


“Diamlah, jangan banyak bicara atau,--“ Si pria sengaja menggantung ucapannya agar semua orang yang ada di dalam mobil tak banyak bersuara.


Akhirnya Farhan pasrah, dia tak bisa berbuat apa-apa lagi, jika saja dia melawan Farhan takut terjadi apa-apa dengan keluarga yang ada di dalam mobil itu.


Setelah mereka menepuh perjalanan sekitar 2 jam perjalanan, mobil sedan hitam itu berhenti di sebuah rumah sederhana, dari penampilan rumah itu terlihat kosong.


“Apa yang kalian inginkan sehingga kalian membawa kami ke sini?” tanya Farhan.


Farhan tak sanggup menahan dirinya, si pria kekar masih tak menjawab dan menyuruh mereka semua masuk ke dalam rumah itu.


Farhan dan keluarganya terpaksa masuk ke dalam rumah itu, mereka hanya tidak ingin terluka.


Bersambung…

__ADS_1


__ADS_2