Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
103


__ADS_3

Syifa memutar kepalanya mencari sumber suara tersebut. "Kak...Nuurul ??" Lirih suara Syifa.matanya mengerjap ngerjap untuk memastikan bahwa yang dilihatnya nyata adanya.Nurul beranjak mendekati Syifa lalu memeluknya erat.


"Kak Nurul..ini benaran Kak Nurul??"Pekik Syifa, sambil terisak.Dipeluknya erat erat tubuh Nurul seolah enggan untuk melepaskannya.


"Iya dek..."Ujar Nurul tersendat menahan isaknya,dibelainya kepala Syifa yang tertutup hijab.


"Kaak..!!.adek rindu..hiks..hiks..."


"Sstt...kok nangis ??malu tuh diliatin suami sama mertua kamu "bisik Nurul menggoda Syifa.


Syifa semakin menenggelamkan wajahnya." Iih..Kakak !!.


Mamah tersenyum melihat Syifa yang manja pada kakaknya.merupakan sisi lain dari Syifa yang dia kenal. "Hhmmm ternyata dia sangat manja dengan kakaknya ". Gumam Mamah.


Sedang Maliq terpaku melihat sisi lain dari Syifa ini."Ternyata bisa manja juga nih cewek,dia jadi sangat imut kalau manja seperti ini,nggak kaya biasanya terlalu kaku."Batin Maliq.


Maliq dan Mamah saling melirik."Maliq,ikut Mamah !!" Bisik Mamah pada Maliq sambil melangkah keluar dari dalam kamar.


Gegas Maliq mengikuti Mamahnya.Hatinya sudah dapat menebak apa yang akan Mamah bicarakan. "Hhffft...alamt dapat siraman qolbu lagi "gumam Maliq gelisah.

__ADS_1


"Duduk !!" Titah Mamah pada Maliq sambil menatap Maliq dengan tajam,lalu menghempaskan tubuhnya di sofa.


Maliq menelan salivanya."Aad..ada apa Mah ??"


"Kenapa Syifa bisa pingsan ??"Tanya Mamah to the point.


"Aku tidak tau Mah...dia tiba tiba pingsan pas turun dari mobil.Mungkin dia kecapekan soalnya dia kuliah dari pagi sampe sore.Dia ambil program akselerasi jadi mata kuliahnya padat."Tutur Maliq membela diri."Hfft...untung aja dapat jawabannya ".Batin Maliq.


"Oohh...Mamah kira kamu ngapa ngapain dia "Ujar Mamah sambil tersenyum lembut.


"Wuuih...senyum Mamah kembali pulang untukku."Batin Maliq gembira.


"Mamah sih,curiga mulu sama anaknya "gerutu Maliq cemberut.


"Mamah kenapa ngomong kaya gitu.Memangnya Syifa aku apain,buktinya kan Maliq antar jemput dia ke kampus" Ujar Maliq sambil balas menatap Mamah.(Cihh..baru sekali ini juga..POV author)


"Hmm...Mamah tidak akan mempercayaimu,selama kamu belum bisa bikin Syifa hamil " Ucap Mamah absurd.


" Glek.."Maliq menelan kasar salivanya.Matanya membulat.

__ADS_1


"Kenapa ??wajar kan Mamah minta cucu dari kalian !"


"Iii..iya Mah.."


"Mm... dan satu lagi,kamu harus rutin antar jemput Syifa di kampus biar dia nggak kecapean trus pingsan kaya tadi.Mamah tidak mau kejadian ini terulang lagi."Ucap Mamah tegas.


Maliq hanya mengangguk.


***


Sementara itu di dalam kamar.Syifa mengurai pelukannya,lalu menatap kakaknya dengan penuh kerinduan.


"Kak..kenapa Kakak baru datang??Adek rindu sama Kakak,mamah dan Papah.Adek pengen pulang.."Rengek Syifa.


"Eeh..kok pulang ??"Nurul terbelalak mendengar kata kata Syifa.


"Iya,Adek sudah lama tidak ketemu Mamah sama Papah.Kalau Kakak enak,rutin tiap bulan ngunjungi Mamah dan Papah.."Ujar Syifa cemberut.


"He..he...sabar..kamu kan kuliah dek !!fokus dulu di kuliah kamu,nanti kalau kuliahnya sudah kelar baru boleh sering sering jenguk Mamah sama Papah hmm..!!Ujar Nurul lembut sambil terkekeh.Dielus elusnya kepala Adiknya dengan penuh kasih.

__ADS_1


Syifa mengangguk pelan.


"Oh ya,dek...kakak liat kamu di TV loh..kamu hebat deh..selamat yaa..kamu bisa memenangkan lombanya !!.Kakak liat ada Fandi juga,itu Fandi teman Kakak kan ??"


__ADS_2