Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
222


__ADS_3

" Deg...!! " Sandra tersentak.Seketika dia sadar tentang peringatan Syifa waktu itu.


" Mati aku..!! andai benar dia memiliki bukti bukti kebohonganku " Batin Sandra panik.


" Kenapa diam...Hmm ?? " Ucap Syifa semakin dingin.Tangannya terlipat di depan dada.


Maliq terpaku di tempatnya.Dia ngeri melihat sorot mata Syifa.Dia dapat melihat sisi lain dari istrinya itu.Selama ini Maliq sering mendapat ucapan ucapan datar dari Syifa dan tatapan dinginnya.Tapi Maliq merasa tidak semengerikan seperti saat ini.


Syifa yang mendengar perdebatan Maliq dan Sandra tadi langsung bisa menyimpulkan bagaimana kejadian sebenarnya.Otak cerdasnya sudah bisa membaca manupulasi Sandra.Dia memutuskan untuk keluar dari kamarnya.


" kenapa masih diam ?? mana keberanianmu yang ingin menggoda suamiku ?? dan mana keberanianmu bersandiwara menipu mereka semua..haaa ?? " Sentak Syifa membuat Sandra semakin membisu.


" Setiap saat kau hanya ingin memprovokasiku.Ingin membuatku cemburu padamu.Perlu kau tahu,aku tidak senaif itu !! aku tidak sebodoh dengan apa yang ada dibayanganmu.Dan perlu kau tahu juga,aku membuat jarak dengan suamiku saat ini,bukan karena cemburu denganmu !! menurutmu,apa pantas kau itu dicemburui ?? " Sarkas Syifa seraya terkekeh pelan.


" Aku menjaga jarak dengan suamiku saat ini karena aku ingin ketegasan darinya.Karena aku butuh pemimpin yang tegas !! kau dengar itu.Jadi,jangan pernah mimpi untuk memanipulasi diriku " Ucap Syifa sinis seraya melirik sekilas ke arah Maliq.


" Deg.." Maliq merasa tersindir.Seketika dia membeku.

__ADS_1


" Ooh..ternyata dia kecewa dengan sikapku yang selalui digurui oleh kakek.Oo...astaga kenapa aku bodoh sekali " Batin Maliq.


" Kau tahu Sandra..aku sangat tahu siapa ayah dari janin yang ada di kandunganmu itu.Aku hapal wajahnya dan aku tahu dia tinggal di mana sekarang.Jangan kira,aku akan diam tidak membongkar kebusukanmu.Bukan berarti aku tidak memiliki bukti kuat tentang kebohonganmu" Syifa menatap wajah Sandra dengan tatapan tajamnya.Dia ingin memastikan reaksi Sandra mendengar penuturannya.


" Deg..!! " Sandra tersentak.Wajahnya pucat pasi mendengar ucapan Syifa. " Aa appa maksudmu ?? jangan mengada ngada Syifa.Kau berkata seperti itu,berarti kau tahu siapa yang memperkosaku ?? " Ucap Sandra tergagap.


Maliq ikut tersentak." Apa Syifa pernah bertemu dengan orang yang telah menghamili Sandra ?? kemarin Syifa cuma memberitahuku tentang kehamilan Sandra.Tapi tidak pernah menyebut siapa ayah dari anaknya Sandra " Batin Maliq seraya menatap ke arah Syifa.


" Sandra ..!! Sandra...!! pintar sekali kau berkilah.Sayang sekali sebelum kau membuat ceritamu yang penuh derita palsumu itu,aku sudah lebih dulu tahu apa yang sedang menari di otak licikmu itu ".


" Kata siapa kau diperkosa ?? kau itu tidak diperkosa,tapi pasrah menikmati !! " Sarkas Syifa mencibir Sandra.


" Stop Syifa..!! jangan memfitnahku !! aku korban di sini,kenapa malah kau sudutkan dengan kata katamu yang sangat menyakitkan itu !! " Pekik Sandra menutupi kegugupannya.


" Hmm...korban ?? bagaimana kalau aku menunjukan semua bukti kebohonganmu ini pada kakek dan yang lainnya ?? " Ujar Syifa datar dengan tatapan tajam menghujam ke arah Sandra.


" Bb..bukti apa ?? kau mau buktikan apa ?? " Suara Sandra bergetar takut.Dia takut jika Syifa benar benar bisa membuktikan kebohongannya.

__ADS_1


" Sudahlah,dek..!! tidak usah berdebat dengannya lagi !! ayo sekarang kita bawa bukti bukti kebohongannya pada kakek " Sela Maliq menengahi perdebatan Syifa dan Maliq.


Syifa menoleh ke arah Maliq lalu tersenyum sinis. " Kakak yakin mau memperlihatkan bukti bukti kebohongan Sandra ?? sebenarnya tidak penting juga sih..menyerahkan bukti ini pada kakek.Aku tidak peduli kakek mau senang padaku atau tidak,aku tidak terlalu peduli "


Sandra semakin gelisah melihat Maliq mengusulkan agar Syifa memperlihatkan bukti bukti pada Kakek.Keringatnya mulai banjir menetes di tubuhnya.


" Sebenarny bukti apa yang dimiliki oleh Syifa,sampai dia percaya diri sekali ingin menghancurkanku " Batin Sandra.


" Iya...supaya rumah tangga kita sudah bisa damai kembali " Ujar Maliq yakin.


" Mm..ok.Tapi sebelum kita ke sana lebih baik kakak lihat dulu bukti ini.Baru kakak bisa memutuskan akan menyerahkan bukti ini pada kakek " Ucap Syifa dingin.


Syifa mengajak Maliq ke kamar mereka untuk memperlihatkan bukti kebohongan Sandra.


" Syifa...!! sebenarnya bukti apa yang kau miliki untuk memfitnahku.Kenapa kau tidak berani memperlihatkannya di sini ?? pasti kau sedang merencanakan rekayasa bukti bukti palsu itu " Pekik Sandra menghalangi langkah Syifa dan Maliq.


Syifa menautkan keningnya. " Apa kau ingin melihatnya juga ?? baiklah..daripada aku dibilang tukang fitnah,aku akan memperlihatkan buktinya.Tunggu di ruang keluarga,aku akan memperlihatkannya padamu dan Kak Maliq ".

__ADS_1


Syifa tersenyum tipis lalu melangkah menuju kamar tamu.


Sandra ketar ketir.Peluhnya semakin membanjiri tubuhnya.


__ADS_2