Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
66


__ADS_3

Zidan terlonjak kaget."Sialan kamu Syam...!!"Maki Zidan sambil menampar lengan Syam dengan keras lalu melengos pergi meninggalkan Syam.


Syam meringis kesakitan."Astaga...kalau mukul kira kira dong.sakit tau..!!"


Zidan tidak memperdulikan Syam yang kesakitan,buru buru dilanjutkan langkahnya.Dia berniat mencari tau tentang Syifa.


"Kira kira gadis itu ambil fakultas apa yaa??Aku nanya ke siapa?? hfft..."Gumam Zidan sambil berjalan menyusuri koridor kampus.


"Perhatian..panggilan ditujukan kepada Mahasiswi semester 1 yang bernama Nursyifa dengan nomor NPM xxxx.Fakultas Ekonomi Keuangan.Diharapkan untuk datang ke ruangan DEKAN.Demikian penyampaian ini dan diharapkan atas nama mahasiswi tersebut segera mendatangi ruangan DEKAN!!!".Tiba tiba pengumuman disampaikan lewat pengeras suara.


"Syifa,,itu kayanya kamu yang di panggil tadi"Seru Gladis pada Syifa,saat ini mereka berada di dalam perpustakaan.


"Iya itu kayanya Aku yang di panggil,ada apa yaa??"Cemas Syifa karena tiba tiba di panggil ke ruang dekan.


Gladis menggedikan bahunya."Mau Aku temani nggak??"


"Mmm...nggak usah deh...Aku ke sana dulu yaa.."


"Ok..Aku tunggu di sini aja yaa"

__ADS_1


Buru buru Syifa keluar dari perpustakaan menuju ruang dekan sesuai dengan informasi tadi.


"Brukkk...aawww!!"Tubuh Syifa limbung dan hampir jatuh karena menabrak seseorang.


"Maaf...nggak senggg....aja"


"Deg..."tubuh Zidan menegang ternyata yang di tabraknya itu gadis yang sedang dia caritau.


Syifa menunduk dan buru buru pergi dari situ tanpa memperdulikan ucapan Zidan.


"Heei..tunggu dulu...!!"Pekik Zidan menghentikan langkah Syifa.


"Maaf Kak...saya tidak sengaja menambrak Kakak tadi,soalnya saya buru buru dipanggil ke ruang Dekan"Ujar Syifa sambil menundukkan kepalanya,lalu melanjutkan langkahnya.


"Ooh..ternyata dia anak fakultas ekonomi..yess..tanpa susah susah aku sudah mengetahuinya"Gumam Zidan sambil menatap punggung Syifa yang semakin jauh.


***


"Tok...tok..tok..."Syifa mengetuk pintu ruang Dekan.

__ADS_1


"Masukk...!!"


Syifa masuk dan berdiri di depan meja Dekannya,lalu memperkenalkan dirinya.


"Saya Syifa pak...!!"


"Oo..iya,kamu yang bernama Syifa??silahkan duduk Nak..!!"Ujar laki laki berumur 50 tahun itu.


"Iya..terima kasih pak"Syifa duduk di kursi di depan meja dekannya


"Syifa selamat ya!!...permohonanmu mengikuti program akselerasi diterima".Ucap Dekan Syifa sumringah..dia tersenyum lembut pada Syifa.


"Alhamdulillah...Masyaa Allah..."Syifa tidak bisa berkata kata mendengar berita ini,matanyanya berkaca kaca terharu.


"Te...rima kasih pak...!! ssseperti mimpi,saya tidak menyangka permohonanku bisa lolos..sekali lagi terima kasih pak!!Ucap Syifa terbata bata.Tangannya di telengkupnya didepan dadanya sambil mengucapkan terima kasih pada dekannya.


"Tidak perlu berterima kasih Nak...memang sepantasnya ini kamu dapatkan,karena nilai nilaimu sangat menunjang dan sudah melebihi standar persyaratan.Dari 5 orang pemohon hanya kamu yang memenuhi syarat.Jadi saya harap kedepannya kamu lebih giat lagi"Tutur Dekan panjang lebar.


"Masya Allah...terima kasih pak..!"

__ADS_1


"Ooh yaa Syifa,ada lagi.Jika kamu berminat,kampus sekarang sedang mengadakan lomba menulis karya ilmiah.Hadiahnya lumayan besar...selain mendapat beasiswa sampai tamat,ada bonus uang sebesar 30 juta rupiah. Poin pentingnya,jika menang kamu akan mewakili provinsi kita untuk ikut lagi di tingkat pusat.Dan dalam hal ini saya harap kamu bisa ikut berpartisipasi."Ujar dekan lagi menjelaskan pada Syifa.


"Masyaa Allah...Iya saya mau pak...!"Ujar Syifa antusias.


__ADS_2