Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
10


__ADS_3

Haii...readersku sayang...Author liat sudah banyak Views di karyaku tapi belum ada yang like๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ข๐Ÿ˜ขAuthor jadi sedih....Tapi Author coba nulis lagi...semoga ngga pelit jempolnya lagi๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘


Peace...โœŒโœŒโœŒ


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Happy read yaa.....!!!


Setelah menguping pembicaraan keluarganya,Syifa membatalkan niatnya untuk mandi.Dia melanjutkan langkah ke arah pantai yang berada di belakang rumahnya.Syifa termenung di sana,isi pembicaraan kedua orang tua dan Tantenya sangat mengganggunya.


"Aku masih belum mau menikah,apalagi orang itu orang yang tidak kukenal.Tapi Aku tidak ingin mengecewakan kedua orang tuaku.Ya Allah,apa yang harus Aku lakukan??".Rintih Syifa dalam hati.


Tak terasa setetes air mata mengalir dari mata sipitnya.Syifa menangkup wajahnya,Dia berjongkok sambil terisak pelan.Bahunya terguncang menahan isaknya.


Setelah beberapa menit Syifa tenggelam dalam tangisnya,lalu diangkatnya wajahnya dan menatap sendu matahari yang sebentar lagi tenggelam.Ditatapnya semburat warna jingga itu,hatinya tersentuh ketika melihat matahari senja,Dia ingin seperti senja,bahwa jika senja telah hadir itu artinya akan ada hari baru setelah senjanya telah berlalu.Perlahan hatinya menghangat dan Dia meyakinkan dirinya sendiri bahwa semua orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya.Dia memutuskan akan menerima semua keputusan yang akan diberikan kedua orang tuanya.Dia yakin Allah telah menyiapkan takdir yang indah untuknya,dan Dia sangat yakin inilah hari baru untuknya dengan jiwa yang baru.


"Hhhhfff....Mungkin ini saatnya Aku membahagikan kedua orang tuaku.Selama ini Aku selalu membebani mereka dengan sikapku yang selalu membuat mereka khawatir".Gumam Syifa sambil mengusap wajahnya dengan lembut.

__ADS_1



senja yang sedang dilihat oleh Syifa....


cantik yaa??โ˜บโ˜บ


Ini pemandangan di tempat author...semoga para readers senang juga liatnya.


***


Sayu-sayup Syifa mendengar suara Adzan Magrib dari arah mesjid dekat rumahnya.Perlahan Syifa beranjak dari tempatnya berjongkok.Tanpa sadar Syifa sudah menghabiskan waktunya selama 45 menit untuk merenung.Cukup lama Dia berjongkok di sana sehingga kakinya merasa kesemutan.


***


Sementara itu di dalam rumah.Mama Syifa bingung mencari Syifa,yang sedari tadi tidak kelihatan.Setelah memeriksa kamar dan kamar mandi Mamah Syifa tidak mendapati keberadaan Syifa.


"Syifa di mana yaa??.Biasanya jam segini Syifa ada di kamarnya atau kalau tidak sedang siap-siap Sholat.Ini kok nggak ada di kamar atau di kamar mandi.Monolog Mamahnya Syifa dalam hati.

__ADS_1


"Pah...Papah nggak liat Syifa???Dari tadi Mamah cari-cari Syifanya nggak ada".Tanya Mamah Syifa pada Papahnya Syifa.


"Nggak ada Mah...sejak kedatangan Tantenya tadi,Syifa nggak pernah menampakkan wajahnya.Mamah sudah cari di kamar??.Tanya Papahnya Syifa balik.


"Sudah pah...Mamah sudah cร ri tapi Syifanya nggak ada.Kira-kira Syifa kemana Yaa pah??Sahut Mamah Syifa khawatir.


"Ya sudah,Mungkin Dia lagi ada di pantai.Kan biasanya Syifa kalau nggak Sholat Dia paling senang melihat matahari tenggelam".Ujar Papahnya Syifa sambil beranjak ke arah kamar mandi utuk berwudhu.


"Assalamualaikum...".Tiba-tiba suara Syifa mengucapkan salam dari arah pintu dapur.


"Waalaikum Salam Warrahmatullahi Wabarakatuh"..Sahut Mama Syifa menjawab salam Syifa.


"Kamu dari mana Nak...?"Tanya Mamah Syifa sambil menatap dengan lembut pada Syifa.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Haii...readers ku...Tak lupa Author minta jempolnya yaa...biar Author lebih semangat lagi berkarya....

__ADS_1


Vote,like n komennya doong๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2