
Syifa terkekeh melihat Sandra yang selalu percaya diri.
" Kau itu menikah dengan Kak Maliq dalam keadaan hamil.Dan aku tahu,kau hamil bukan anak dari Kak Maliq.Apa menurutmu ijab qabul kalian itu sah ?? " Imbuh Syifa lagi.
" Apa maksudmu Syifa ?? " Pekik kakek.
" Jangan uji kesabaranku.Tau apa kau tentang hukum nikah yang sah !? ".
Syifa menatap kakek dengan tatapan dingin. " Jangan disetubuhi (dikawini ) seorang wanita hamil karena zina hingga melahirkan. ( HR. Abu Daud )."
" Artinya pernikahan wanita yang hamil dengan pria lain yang bukan menghamilinya,maka dengan sangat jelas pernikahan tersebut dianggap batal secara hukum.Sebab janin yang dikandung oleh wanita tersebut berasal dari mani orang lain " Tutur Syifa berhasil menohok keluarga Maliq yang ada dalam ruangan itu.
" Jaga batasanmu !! Siapa kau,mengguruiku orang lebih tua darimu ?? memangnya kau itu anak kiai dari mana harus mengajariku tentang hukum agama ?? aku lebih dulu lahir darimu !! dan perlu kau tahu,Sandra tidak berzina.Dia keturunan keluarga baik baik.Sangat mustahil dia akan melakukan perbuatan serendah itu " Kakek sangat percaya diri ketika berujar mengenai Sandra.
__ADS_1
Syifa terkekeh pelan lalu melirik ke arah Sandra yang langsung menunduk tajam ketika mendengar ucapan kakek.
" Apa yang salah ketika orang yang masih berusia muda memahami tentang hukum agama yang sebenarnya ?? Selama kita mau belajar dan berusaha mencari tau tentang ilmu agama,tidak akan ada salahnya disini.aku tidak pernah merasa lebih paham di sini tapi,aku coba menyampaikan apa yang aku ketahui.Tidak harus menjadi anak seorang kiai,untuk bisa belajar agama.Untuk apa kita memiliki Al'quran kalau bukan untuk dipahami dan dipelajari ?? untuk apa kita mengakui Al' quran sebagai kitab suci kita jika kita tidak memahami dan menjalankan Syar'iat yang dijelaskan dalam Al'quran ".Tukas Syifa tetap tenang menanggapi hinaan kakek.
" Dan aku rasa..tidak harus tua syarat untuk mematuhi aturan agama.Karena syarat orang menemui ajal tidak harus ada di usia senja.Sangat sia sia umur yang diberikan oleh Allah,jika harus mendustakan aturan agama sendiri.Apa tidak miris,kita mati dalam keadaan mendustakan agama sendiri ?? "
Kakek semakin geram melihat sikap Syifa yang semakin berani menyahuti setiap ucapannya.Kakek mengarahkan jari telunjuknya ke arah Syifa dengan wajah merah padam." Sekarang juga kau keluar dari rumah cucuku.Kembali kau pada orang tuamu !! pergi dari sini !! ".Bentak Kakek dengan dada naik turun.
Syifa tersenyum tipis dengan wajah datarnya. " Maaf, tidak ada seorangpun yang berhak mengusirku dari sini selain suamiku.Tidak ada yang bisa mengaturku selain suamiku.Ini rumah suamiku.Yang artinya adalah rumahku juga !! pembuatan rumah ini murni dibiayai oleh uang suamiku tanpa campur tangan oleh orang lain siapapun itu.Aku istri sahnya secara agama dan negara,artinya yang berhak ada di dalam rumah ini adalah aku bukan orang lain "
Kakek mengikis jaraknya dengan Syifa.Seketika dia mengangkat tangannya untuk menampar Syifa. " Stop...!! jangan berani lagi anda mengangkat tangan anda pada Saya.Seujung kukupun anda tidak mempunyai hak terhadap saya.Saya pastikan,saya akan memperkarakan anda jika berani menyentuh saya " Sentak Syifa dengan tatapan tajamnya menghujam ke arah kakek.
Seketika kakek terpaku mendengar ucapan Syifa.Ada getar rasa ngeri menyusup di jiwa arogannya.Dia merinding melihat tatapan tajam dari Syifa.Dia tidak menyangka istri kecil dari cucunya itu sangat berani melawannya.
__ADS_1
" Kak Dewi, dan Kak Ayin..aku harap ini yang terakhir kalian datang menjajahku.Ingat !! aku masih punya vidio waktu kalian menyerangku di mall.Sewaktu waktu aku bisa memperkarakan kalian.Ingat itu..!! jangan bikin aku muak dengan tingkah kalian " Ancam Syifa pada Dewi dan Ayin.
Seketika Kak Dewi dan Ayin saling melirik dan bergidik ngeri melihat tatapan mengintimidasi dari Syifa.Entah kenapa kuduk mereka meremang.
Syifa berjalan ke arah Sandra dan berbisik." Aku tahu siapa yang menghamilimu,bahkan sangat tahu siapa orangnya.Jadi,kalau kau mau tetap tinggal di rumah ini dengan nyaman.Bersikaplah semanis mungkin.Karena aku bukan malaikat yang setiap waktu selalu sabar dan tidak menutup kemungkinan aku akan membongkar rahasia terbesarmu".
" Dan aku pastikan,jika waktu itu akan tiba...duuaarr.. !! semuanya akan meledak dan hancur berkeping keping.Tak bersisa,semua orang yang memujamu akan mendepakmu dari kehidupan mereka..Paham ?!" Tegas Syifa dengan nada datar dan tatapan dingin ke arah Sandra.Ditepuknya bahu Sandra dengan sedikit memberikan tekanan,seolah dia menjelaskan pada Sandra bahwa dia bukan orang yang lemah.
Sandra geram sekaligus merinding mendengar ancaman Syifa.Dia hanya bisa terpaku di tempatnya tanpa tau menanggapi seperti apa ancamanan Syifa.
Ruangan itu seketika hening.Tak ada lagi yang berani mengeluarkan suara keras.Semua terpaku di tempatnya.
Syifa mengayun langkahnya menjauh dari keluarga Maliq kembali ke kamarnya.Seketika moodnya jadi hancur dengan peristiwa yang baru saja lewat tadi.Diurungkannya niatnya tadi ingin membuatkan Maliq makan siang.Dia memilih menenangkan dirinya di dalam kamar.
__ADS_1
" Ternyata dia luar biasa !! " Desis seseorang di balik pintu.