Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
93


__ADS_3

Nursyifa si gadis Introvert...💖💖💖


Sesampainya di rumah..Syifa langsung membersihkan badanya yang terasa lengket,setelahnya dia melaksanakan Shalat Ashar.Gladis pamit pada Syifa pergi ke swalayan untuk berbelanja.


Syifa termenung di balkon kamar Gladis setelah menyelesaikan shalatnya.


"Kak Maliq lagi ngapain yaa sekarang ??pasti dia masih di kantor seperti biasa..."Gumam Syifa yang tiba tiba teringat akan Maliq.


"Eeh..kenapa juga aku pake mikirin dia...dia kan nggak pernah menginginkan kehadiranku ".


"Tapi kenapa aku rasa nyeri di dada setiap aku mengingatnya "Imbuh Syifa sambil mendekap dadanya.


"Ya Allah...apa aku merindukannya ??iya ternyata aku merindukan Kak Maliq.Walaupun dia selalu menganggapku tidak ada tapi saat ini aku sangat merindukannya" Gumam Syifa tanpa sadar menitikkan air matanya.Dipejamkannya matanya sejenak untuk meresapi perasaan dalam hatinya.


Syifa membuka matanya yang terpejam."Oh iya,apa kabar Mamah dan Papah.Aku sangat merindukan mereka juga.Tapi aku tidak tau bagaimana caranya menghubungi mereka.Hff...Kak Maliq sudah melupakan janjinya untuk membawaku menemui orang tuaku."


"Lebih baik aku menelpon Mamah...kemarin aku lupa berpamitan pada Mamah "Ujar Syifa bermonolog sambil berjalan mengambil ponselnya yang dia letakkan di atas nakas.


"Hallo...Assalamualaikum..." Ucap Syifa setelah panggilannya tersambung dengan nomor Mamah Maliq.

__ADS_1


"Iya...Waalaikum salam Warrahmatullahi Wabarakatuh.Maaf ini dengan siapa??"Sahut Mamah Maliq.


"Mah...ini Syifa Mah...!!Maaf baru sempat telpon Mamah..."


"Masyaa Allah...ini kamu Naaak...Mamah rindu,kenapa nggak pamit ke Mamah waktu berangkat...Mamah tau kamu di Jakarta, setelah Mamah liat berita yang meliput kegiatanmu..."Pekik Mamah Maliq mencecar Syifa.


Syifa hanya terkekeh "Maaf Mah...Syifa buru buru berangkatnya,Syifa juga sangat merindukan Mamah."


"Ini nomor HP kamu ??berarti Maliq sudah membelikanmu Hp baru yaa?".Ujar Mamah Maliq antusias.


"Mmm...Iya Mah..."


"Baguslah...Mamah pikir dia tidak memperhatikan kebutuhanmu..."Kapan kamu pulang,sayang...!!Nanti kalau sudah mau balik,hubungi Mamah ya..Sayang.Biar Mamah menjemput di bandara".


"Oh..iya,kalau sudah berangkat..hubungi Mamah yaa sayang...hmm!!"


"Iya..Mah.Maaf...Mah...udah dulu ya..Syifa mau siap siap sholat magrib dulu...."


"Oh...Iya...kamu baik baik di sana ya Sayaang...!!Assalamualaikum "

__ADS_1


"Iya Mah...terima kasih...Waalaikum Salam Warrahmatullahi wabarakatuh " Syifa mengakhiri panggilannya.


"Syifaa...lagi ngapain ?"Tiba tiba suara cempreng Gladis mengagetkan Syifa.


"Nggak lagi ngapa ngapain...aku baru selesai menelpon Mamah Kak Maliq ".


"Ciee..yang habis telponan sama mertua..!!telponan sama Mamahnya atau sama anaknya Mamahnya nih..sudah rindu yaa...!! Goda Gladis pada Syifa.


"Mana ada...aku telponan sama Mamah..."Syifa tersipu menanggapi godaan Syifa.Pada kenyataannya dia memang sedang merindukan Maliq.


Gladis terkekeh..sambil mencubit pipi Syifa dengan gemas.


***


Beberapa hari kemudian...


Syifa sudah kembali ke Kota tempat tinggalnya.Syifa merasa sangat letih dengan kegiatannya beberapa hari ini di Jakarta.Dua kali menghadiri acara Talk Show di stasiun TV yang berbeda,menambah penundaan jadwal kepulangannya.


Syifa merebahkan dirinya di kasur empuk di dalam kamarnya....

__ADS_1


"Hfff...benar benar pegal semua seluruh tubuhku ".Gumam Syifa sambil memejamkan matanya."Kak Maliq pasti tidak tau kedatanganku dan mana mau dia mencari tau ".Imbuhnya lagi sambil tersenyum sendu.


Perlahan kesadaran Syifa mulai hilang..dan mengantarnya ke alam mimpi.


__ADS_2