
"Cih dasar manusia ular,..satu waktu kebusukanmu akan terbongkar.Dan aku pastikan hal itu akan segera tiba "Umpat Willy geram.Rahangnya mengeras menahan emosi.Tangannya terkepal di dalam saku celananya.
"Bagaimana,sayang..kamu suka mobilnya hmm??" Tanya Maliq pada Linda setelah selesai menerima telepon.
"Iya sayang...aku suka mobilnya.Terima kasih yaa..."
Linda mendapat hadiah mobil Honda Jazz keluaran terbaru.
"Sekali lagi...makasi yaa sayang...makin sayang deh sama kamu "Ujar Linda manja sambil bergelayut di lengan Maliq.
Flash Back off
Di Jakarta...
"Selamat yaa Syifa,Kamu berhasil memenangkan lombanya.Aku bangga bisa menjadi sahabatmu "Ujar Gladis sambil memeluk Syifa erat.Saat ini mereka berada di parkiran gedung A tempat diadakan lomba.
Syifa tersenyum."Terima kasih Gladis,kamu selalu mendukungku dan selalu ada di sampingku.Aku merasa berutung memiliki sahabat sepertimu ".Ujar Syifa sambil membalas pelukan Gladis.Mereka berdua berpelukan dengan rasa bahagia bercampur haru.
__ADS_1
"Ekheemm....bisa gabung nggak ?" Tiba tiba suara bariton mengejutkan Gladis dan Syifa.
Sontak mereka berdua menengok ke arah asal suara.
"Fandi..!!"Lirih suara Syifa.
Gladis melongo sambil mengernyitkan keningnya.Seketika dia menengok ke arah Syifa...
"Gladis ...ini Fandi,kakak kelasku waktu SMK.Kebetulan dia juga ikut lomba tadi " Ujar Syifa memeperkenalkan Fandi kepada Gladis.
"Ooh..Hai,aku Gladis sahabat Syifa "Ujar Gladis sambil mengulurkan tangannya ke arah Fandi.
"Oh..iya Syifa...kalau boleh tau di mana alamat tempatmu menginap??" Fandi bertanya pada Syifa.Syifa hanya diam sambil menunduk.
"Syifa menginap di rumahku di jl.xxx no.x"Gladis yang menjawab segera pertanyaan Fandi.
Sontak Syifa mengangkat kepalanya dan menatap tajam ke arah Gladis.Dia tidak ingin Fandi datang menemuinya lagi.Gladis yang ditatap oleh Syifa,hanya cuek saja tidak mau menanggapi tatapan Syifa,meski dia tau apa makna dari tatapan Syifa.Sedangkan Fandi yang menangkap gelagat tidak nyaman Syifa langsung mengerti.
"Maaf Syifa,aku tidak bermaksud apa apa.Aku hanya ingin menjemputmu saat menghadiri undangan acara Talk show di TV" Ujar Fandi merasa tidak enak sudah lancang menanyakan alamat Syifa.
__ADS_1
Sebelum keluar dari ruangan tadi para pemenang lomba sempat ditemui oleh wartawan acara Talk Show di TV Swasta.Mereka bermaksud mengundang pemenang lomba karya ilmiah .Syifa dan kedua temannya menyetujui undangan tersebut.Mereka dijadwalkan akan menghadirinya besok malam.
Gladis yang mendengar percakapan Fandi dan Syifa langsung menyela.
"Iya Syifa,nanti aku temani kamu ke studio biar kita bareng Fandi ke sana ".Ujar Gladis cengengesan sambil mengerjap ngerjapkan matanya.
Syifa yang melihat tingkah Gladis hanya menggeleng pelan lalu berkata "Terserah deh...aku ngikut aja "
"Yess...!!"Pekik Gladis sambil mengangkat tinjunya ke udara.
Fandi terkikik geli melihat tingkah Gladis yang menurutnya sangat konyol. "Gadis ini memang cocok bersahabat dengan Syifa,dia bisa mencairkan Syifa yang kaya es batu "Gumam Fandi dalam hati.
"Ya udah,mending kita balik saja Gladis,kasian sopir kamu sudah kelamaan nunggunya"Ujar Syifa mengajak Gladis untuk balik.Gladis mengangguk sambil menatap Fandi.
"Mm..Fandi sampai jumpa besok,kami duluan yaa...Assalamualaikum "Pamit Syifa pada Fandi.
"Waalaikum salam warrahmatullahi wabarakatuh". Ujar Fandi sambil menatap ke arah Syifa dan Gladis.
"Kita langsung balik ke rumah atau kamana dulu nih..?" Tanya Linda pada Syifa .Saat ini mereka sudah berada di dalam mobil yang kendarai oleh sopir pribadi Papih Gladis.Gladis sengaja menjemput Syifa kembali setelah Syifa menyelesaikan lombanya.
__ADS_1
"Kita langsung pulang aja yaa...rasanya aku cape banget Dis..."Keluh Syifa sambil menyandarkan kepalanya di jok mobil.