Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
67


__ADS_3

"Masyaa Allah...Iya saya mau pak...!"Ujar Syifa antusias.


"Ok...kalau begitu mulai sekarang kamu bisa mempersiapkan semua.. lombanya diadakan bulan depan.Tema karya ilmiah itu tentang "Peran Serta Kaum Milenial Dalam meningkatkan Ekonomi Indonesia".Tutur Dekan lebih jelas lagi.


"Oo..iya,siap pak..Insyaa Allah saya akan mempersiapkan semuanya Pak...!!.


"Ok..saya rasa sudah tidak ada lagi yang perlu dibicarakan,silahkan kembali ke kelasmu"


"Iya..terima kasih pak...saya permisi ke kelas dulu...Assalamualaikum...!!"Ujar Syifa sambil berdiri.


"Waalaikum salam warrahmatullahi wabarakatuh..."


Syifa keluar dari ruangan Dekan dengan wajah yang berbinar binar...


"Alhamdulillah Yaa Allah...Kau mudahkan segala urusanku..."


***


Syifa memasuki ruang perpustakaan.Matanya mencari keberadaan Gladis.

__ADS_1


"Syifaa..."tiba tiba Galdis sudah berada di samping Syifa.


"Apa kata Dekan tadi Syifa.Kamu tidak kenapa napa kan??"Cecar Gladis mengkhawatirkan Syifa.


Syifa tersenyum ke arah Gladis.Dia terharu mendapatkan sahabat yang perhatian dan sangat tulus padanya.Selama hidupnya baru kali ini dia mendapatkan seorang sahabat.Walau mereka berbeda keyakinan,tapi Gladis sangat tulus bersahabat dengannya.


"Eeh..ditanya kok malah senyum senyum...kamu nggak apa apa kan Syifa??cecar Gladis lagi penasaran.


"Nanti Aku ceritain di luar.Kalau kita bicara disini yang ada nanti kita di usir karena berisik"Bisik Syifa pada Gladis.


"Ya udah ayoo..kita bicara di kelas saja,soalnya setengah jam lagi dosen mata kuliah Hukum Ekonomi Bisnis akan masuk"Ajak Gladis sambil melirik jam tangannya.


Mereka berdua berjalan ke arah kelas mereka.


"Astagfirullah...Aku atur napas dulu kali..."Syifa mendelik ke arah Gladis yang penasaran.


"He..he..he..abisnya Aku penisirin.."Canda Gladis sambil terkekeh.


Syifa menceritakan pada Gladis perihal dia dipanggil ke ruang dekan.

__ADS_1


"Puji Tuhan Syifa...kamu memang benar benar hebat.Selamat Yaa..!!"Pekik Gladis sambil mendekap erat tubuh Syifa.


Syifa terkekeh..."Suaramu kecilin,berisik..tuh liat mereka pada menengok ke arah kita"


"Uupss..."Gladis mendekap mulutnya sambil cengengesan.


Tiba tiba wajah Gladis mendung."Berarti...kita tidak bisa selalu bersama sama lagi Syifa...kamu akan mendahuluiku..kamu akan lebih cepat lulus dari pada Aku".Lirih suara Gladis sedih.


"Sst..siapa bilang,kamu kan bisa sering sering datang ke rumahku".Hibur Syifa pada sahabatnya.


"Iya...tapi tidak akan sesering sekarang kita ketemunya,secara kan kamu akan lebih sibuk lagi dengan mata kuliah yang lain"Gladis mengkerucutkan bibirnya.


"Ooh yaa Syifa,ada lagi.Jika kamu berminat,kampus sekarang sedang mengadakan lomba menulis karya ilmiah.Hadiahnya lumayan besar...selain mendapat beasiswa sampai tamat,ada bonus uang sebesar 30 juta rupiah. Poin pentingnya,jika menang kamu akan mewakili provinsi kita untuk ikut lagi di tingkat pusat.Dan dalam hal ini saya harap kamu bisa ikut berpartisipasi."Ujar dekan lagi menjelaskan pada Syifa.


"Masyaa Allah...Iya saya mau pak...!"Ujar Syifa antusias.


"Ok...kalau begitu mulai sekarang kamu bisa mempersiapkan semua.. lombanya diadakan bulan depan.Tema karya ilmiah itu tentang "Peran Serta Kaum Milenial Dalam meningkatkan Ekonomi Indonesia".Tutur Dekan lebih jelas lagi.


"Oo..iya,siap pak..Insyaa Allah saya akan mempersiapkan semuanya Pak...!!.

__ADS_1


"Ok..saya rasa sudah tidak ada lagi yang perlu dibicarakan,silahkan kembali ke kelasmu"


"Iya..terima kasih pak...saya permisi ke las dulu...Assalamualaikum...!!"Ujar Syifa


__ADS_2