
"Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S Al -Ahzab :59)
****
Setelah pulang dari belanja mereka pulang ke rumah tapi sebelumnya mereka singgah dulu di restoran yang dekat dengan butik langganan Mamah.Karena waktu sudah menunjukan jam makan malam.
Di dalam kamar, Syifa mencoba semua gamis dan hijab yang dibelikan Mamah tadi.Hatinya sudah mantap untuk hijrah.Ia ingin menjadi muslimah seutuhnya,walaupun masih jauh dari kata sempurnah.
Setelah mencoba semua pakaian yang dibelikan Mamah tadi,Syifa masuk ke dalam kamar mandi untuk berwudhu lalu melaksanakan Sholat Isya.Waktu Sholat magrib tadi Syifa dan Mamah numpang di ruang Sholat yang ada di butik.
Selesai sholat Syifa langsung mengenakan hijab syar'inya dan gamis khusus di rumah.
__ADS_1
"Bismillahirrahmanirrahim semoga Aku bisa istiqomah menutup auratku"Gumam Syifa sambil mengenakan hijabnya.Syifa mematut dirinya di depan cermin,tanpa sadar air matanya mengalir dari pelupuk matanya.Dia terharu,sudah bisa muwujudkan niatnya.
Malam semakin larut...mata Syifa rasanya sudah sangat lelah untuk terjaga.Dia memutuskan untuk tidur,lagi lagi dia tidak bisa menunggu Maliq pulang yang entah jam berapa akan datang.Pastinya dia akan datang setelah Syifa sudah berada di alam mimpinya.
Syifa mengambil selimut dan bantal lalu merebahkan badannya di sofa,tempat dia tidur seperti biasanya.
"Semoga Aku tidak tidur berjalan lagi,seperti beberapa hari lalu.Kan Aku jadi malu,bangun bangun kok sudah di ranjang Kak Maliq nanti dikiranya Kak Maliq Aku sengaja menggodanya..hhhfft".Syifa menyangka dia berjalan sambil tidur,dia tidak tau bahwa Maliqlah yang menggendongnya ke ranjang.
***
"Ckk...gadis ini,kenapa dia tidur di sofa lagi.Dia pikir Aku mau ngapa ngapain dia kali yaa kalau dia tidur di ranjang.Eeh..tapi tunggu dulu kenapa dia tidur pake jilbab??Sejak kapan dia berjilbab??"Gumam Maliq sambil memperhatikan Syifa yang sedang tertidur.Dia heran melihat Syifa tidur pakai jilbab.Walau lampu di kamar remang remang Maliq masih bisa melihat bahwa Syifa tidur mengenakan jilbab.
__ADS_1
Seketika Maliq mengangkat tubuh Syifa ke ranjang.Maliq mengangkatnya dengan hati hati jangan sampai Syifa terbangun dan melihat Maliq mengangkatnya.
"Hhfftt...tubuhnya kecil tapi berat juga ..he..he..hee"Keluh Maliq sambil terkekeh kecil.Setelah itu Maliq masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
***
"Eghmm...Syifa menggeliatkan badan.Seperti biasanya dia akan terjaga jam 2 pagi untuk melaksanakan sholat tahajud.
"Astagfirullah...Aku tidur sambil berjalan lagi??"Syifa membulatkan matanya melihat di mana dia terbaring sekarang,setelah nyawanya telah terkumpul dengan sempurnah.Gegas dia turun dari ranjang dan menyeret selimut dan bantalnya menuju sofa,dia takut Maliq akan memergokinya tidur di ranjang Maliq.
"Ya Allah...kenapa akhir akhir ini Aku punya kebiasaan aneh yaa..tidur sambil berjalan,padahalkan sebelumnya Aku nggak pernah kaya begini"Keluh Syifa polos.Dia melipat selimutnya sambil memperhatikan Maliq yang tertidur dengan pulas.
__ADS_1