
" Hati hati di jalan,Nak...!! kalau capek istrahat.Ingat adek lagi hamil muda,tidak boleh capek capek.Makan makanan yang sehat,biar si Utun sehat juga ".Nasehat Mamah panjang lebar sebelum Maliq menjalankan mobilnya.
" Iya,Mah...Insyaa Allah saya akan menjaga Syifa dengan baik " Sahut Maliq lembut sambil mengelus kepala Syifa yang duduk di sampingnya.
Setelah dua pekan mereka berada di kota Syifa,akhirnya mereka harus balik lagi ke kota Maliq setelah urusan Maliq selesai semua.
" Jangan lupain Ara yaa ante..!! Ara pasti rindu sama ante !! " Pekik Zahrah dari samping mobil.
" Iya..sayang..!! Insyaa Allah ante selalu rindu sama Ara.Nanti kalau ada waktu,Ara jalan jalan ke rumah ante yaa " sahut Syifa menanggapi seruan ponakan semata wayangnya.
" Siap..ante...!! "
" Ya udah...adek pergi dulu yaa Mah,Pah..Kak Nurul..Zahrah..!! Assalamualaikum !! " Pamit Syifa untuk kesekian kalinya lalu melambaikan tangannya.
Jujur,dia masih enggan meninggalkan keluarganya.Dia masih sangat merindukan keluarganya itu.Tapi dia sadar,dia telah menjadi seorang istri yang tidak bisa mengabaikan suaminya.
Maliq membunyikan klakson mobil tanda untuk pamit.
" Waalaikum salam warrahmatullahi wabarakatuh..." Jawab serentak keluarga Syifa.
Sekilas Syifa melihat dari kaca spion, Mamah menghapus air mata di pipinya.
" Mamah...adek masih rindu !! " Desis Syifa sambil menatap nanar keluarganya yang masih setia berdiri di tepi jalan mengantar kepergian Syifa dengan tatapan sendu.
Maliq menggenggam tangan mungil Syifa." Insyaa Allah kita akan sering ke sini.Soalnya usaha Kakak lebih banyak ada di tetangga kota ini " Ujar Maliq menghibur hati istrinya.
" Syifa hanya mengangguk pelan lalu tersenyum manis pada suaminya.
__ADS_1
Setelah berkendara 4 jam,akhirnya Maliq memarkirkan mobilnya di halaman rumah mewahnya.
Sekilas ditatapnya dengan intens wajah istrinya yang sedang tertidur dengan pulas. " Hmm..pulas banget tidurnya.Sebaiknya aku gendong saja,kasihan kalau harus dibangunkan " Gumam Maliq sambil melepas dengan hati hati seat belt yang membelit tubuh Syifa.
" Eeuhmm...Kak Maliq !! " Pekikan tertahan Syifa merasa terusik dengan pergerakan kecil dari Maliq.Matanya membulat melihat wajah suaminya sangat dekat dengan wajahnya.Seketika wajahnya bersemu merah.
" He..he..kok sudah bangun sih,dek !! padahal Kakak mau gendong adek " Ucap Maliq terkekeh lalu mengecup pelan kening Syifa.
" Hmm..Kakak !! malu dilihat orang !! " pekik Syifa sambil memperhatikan sekitar.
Maliq terkekeh sambil mengelus kepala Syifa." Masih juga malu malu "
" Kita sudah sampai ?? " Tanya Syifa setelah sadar mereka sudah ada di depan rumah mereka.
" Huum..sudah sampai !! " Sahut Maliq lalu turun untuk membukakan pintu untuk Syifa." Selamat datang kembali di istanamu,Ratuku !! " canda Maliq sambil membungkukan tubuhnya seolah sedang memberi hormat.
" Maliq !! akhirnya kamu pulang !! " Pekik suara manja dari arah pintu utama.
Maliq menoleh sekilas ke arah suara lalu mendengus kesal.
" Hfft...kembali ke dunia penuh drama !! " Gumam Syifa masih terdengar di telinga Maliq.
" Kita akan tuntaskan dramanya secepatnya " Bisik Maliq mesra di telinga Syifa.Di peluknya pinggang Syifa dengan posesif.
" Pak Sani..!! minta tolong bawa barang barang yang ada di bagasi ke dalam rumah !! " Titah Maliq pada satpamnya yang sedang berdiri di samping mobil.
Maliq dan berjalan melewati Sandra yang sedang menunggu mereka,tepatnya menunggu Maliq di depan pintu.
__ADS_1
" Maliqq!!..kenapa kamu mengacuhkan aku.Kamu sudah meninggalkan aku begitu lama,tapi kenapa kamu tak sedikitpun memperdulikanku ??!! aku juga istrimu Maliq !! " Pekik Sandra kesal sambil menghentakan kakinya di ubin.
Seketika Maliq mendelik ke arah Sandra." Jangan buat drama lagi Sandra !! aku capek,aku tidak punya waktu melayani dramamu itu !! " Sentak Maliq pada Sandra.
Maliq dan Syifa melanjutkan langkahnya menuju kamar mereka tanpa memperdulikan kekesalan Sandra.
" Selamat datang Pak..Nak Syifa !! " Ucap Ati menyambut kedatangan majikannya.
" Apa kabar Bu Ati ?? " Ujar Syifa sambil mencium punggung tangan asisten rumah tangganya itu.
" Alhamdulillah,kabar baik Nak..!! bagaimana dengan Nak Syifa ??"
"Alhamdulillah baik juga,Bu !! "
" Dek..!! kakak duluan ke atas ya,sayang..!! " Ucap Maliq lembut lalu menaiki tangga menuju kamarnya.
" Cih...sama pembantu saja pake cium cium tangan.Lebay..!! cibir Sandra melewati Syifa dan Ati.
Syifa tidak menghiraukan cibiran Sandra.Dia kembali berbicara dengan Ati.
" Sudah selesai temu kangennya dengan Bu Ati, dek ?? " Kata Maliq sambil merapikan kaos yang baru dikenakannya.Dia merasa ada sepasang lengan sedang melingkar lembut di pinggangnya.
" Sudah..segera mandi,habis itu baru istrahat biar segar !! " Ujar Maliq lagi merasa aneh tidak mendapat sahutan dari Syifa.Dielusnya dengan lembut lengan yang sedang melingkar sempurna di pinggangnya itu.
" Kok aromanya beda yaa " Gumam Maliq merasa janggal.Dia mendengar deru nafas yang tidak beraturan dari Syifa.
" Eeh...astagaa !! "
__ADS_1
" Kaak Maliq !! "