Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
34


__ADS_3

"Sayang...!!Kamu sudah siap siap??"Tanya Maliq pada Linda,kekasih kesayangannya setelah keluar dari kamar mandi.


"Belum..sih,Aku kemari cuman mau mengajak kamu sarapan,siapa tahu Syifa mau sarapan bareng kita juga.Syifa kan Adik kamu,Aku ingin mendekatkan diri dengan keluargamu agar bisa mendapat restu dari mereka"Jawab Linda.


"Uhuuk..uhuk..."Maliq terbatuk tersedak dengan air liurnya sendiri kala mendengar penjelasan dari Linda...


"Kamu kenapa sayang...??"panik Linda menepuk nepuk dada Maliq pelan.Diambilnya air di gelas yang terletak di atas nakas,diberikannya pada Maliq.


"Minum dulu sayang,..!!!"Ujar Linda menyerahkan gelas air pada Maliq.


Maliq langsung mengambil gelas air dari tangan Linda,diminumnya hingga tandas.Linda melihat Maliq seperti orang kehausan,tapi yang sebenarnya Maliq sedang menutupi keterkejutannya atas ucapan Linda.

__ADS_1


Maliq menghempaskan tubuhnya duduk di samping Linda.


"Aku mau cari Syifa dulu.kamu sebaiknya siap siap dulu sayang,supaya habis sarapan nanti kita langsung berangkat.Ucap Maliq sambil membelai rambut Linda dengan lembut.


Linda melirik ke arah Maliq...


"Ok..sayang,Aku siap siap dulu Yaa...nanti Aku tunggu di kamarku,kita Sarapannya bareng bareng Syifa saja"Sahut Linda sambil beranjak dari tempat duduknya.Linda keluar dari kamar Maliq menuju ke arah kamarnya.


"Aaargggh"...Maliq menyugar rambutnya dengan kasar.


"Ini lagi Syifa,kemana sih itu anak??pagi pagi main menghilang aja..ckk..bikin tambah pusing".pekik Maliq sangat kesal.

__ADS_1


"Astagaa...kalau Dia melarikan diri gimana???Aku harus mencarinya"Ujar Maliq tiba tiba meras panik,segera Dia berjalan keluar untuk mencari Syifa.


***


Di tepi pantai,Syifa duduk di atas pasir.Di tekuknya kedua lututnya lalu dipeluknya lututnya.Dipandanginya matahari pagi dengan tatapan sendu.


"Maliiiiiq.....Aku membencimu...!!Kau memberikan harapan palsu pada kedua orang tuaku,Kau merampasku dari sisi mereka hanya untuk kau sakiti...apa salah keluargaku Maliiiiq!!!.Syifa berteriak,mengimbangi suara deburan ombak dan akhirnya suaranya hilang ditelan oleh suara dentuman ombak yang pecah di tepi pantai.


"Mah..Pah...bolehkah Aku menyesal???..Aku menyesal kalian telah salah memilih jodoh untukku.Teriak Syifa lagi sambil terisak.Dibenamkannya wajahnya diantara kedua lututnya,bahunya bergetar menahan perih yang menghujam dadanya..


"Mamah,Papah,Kakak..!!!Adek rindu... Adek pengen pulang hiks...hikss...tidak ada yang sayang Adek setulus kasih sayang kalian pada Adek...Syifa tersedu,kepercayaan dirinya yang beberapa hari ini dia bangun..sekarang runtuh perlahan dengan kenyataan yang dihadapinya sekarang.Kecemasan kembali melandanya.Beberapa hari ini Dia sudah bisa nyaman berada di tengah tengah orang asing,namun sekarang perlahan jiwanya hanya menginginkan kedua orang tua dan Kakaknya.

__ADS_1


Angin bertiup kencang,menerpa tubuh Syifa,Syifa menggigil menahan rasa dingin yang membelai kulitnya.Dipakainya penutup kepala hoodie ,di ikatnya tali hoodie di bawah dagunya untuk mengurangi rasa dingin yang menusuk tulang tulangnya.


__ADS_2