
" Heiii....kalian,buka pintunya ba**s*t !!!. awas saja kalian kalau sampai daddyku tau..!! " pekik Clarissa.Dia disekap di dalam ruangan sempit dan gelap.
Anak buah Qenan yang mendengar pekikan Clarissa tertawa terbahak bahak.
" Bagaimana Daddymu bisa tau jika kamu disekap di tempat terpencil begini ha..haaaa !!!" Teriak anak buah Qenan dari luar ruangan.
" Ban*s*aaat !!! " pekik Clarissa sambil menggedor gedor pintu ruangan sempit itu.
" Diaaam !!! jangan berisik,ini di tengah hutan belantara.Kalau kamu berisik,akan memancing harimau datang memangsamu !! " Bentak anak buah Qenan dari balik pintu.
" Bagaimana dengan bos Qenan,kapan dia akan datang ke sini ?? " tanya salah satu anak buah Qenan pada temannya tanpa memperdulikan teriakan Clarissa.
" Entahlah...katanya tunggu dia punya waktu luang.Hanya satu pesannya jangan di apa apain nih cewek.Kita hanya bikin dia ketakutan saja !!! ".
" Hmm...mana sepi lagi di hutan.Coba saja bos tidak melarang kita minum alkohol.kalau ada alkohol kan kita bisa mengusir hawa dingin !! ".
" Kata bos Qenan,alkohol bikin kita jadi nggak fokus kerja.Jadi sabar saja...yang penting lumayan gajinya he..hee..!! "
Setiap Qenan mempekerjakan orang,syarat utamanya setiap orang yang jadi karyawannya tidak boleh minum minuman beralkohol.
" Drrt...drtt...drttt " Tiba tiba ponsel salah satu anak buah Qenan bergetar.
" Bos Qenan !!!" gumam pemilik ponsel
" Hallo,bos..!!!"
•••••
" Iya bos...dia aman,tapi dari kemarin berteriak terus dan tidak mau makan !!!"
••••
"Siap..Bos..!!! ""
__ADS_1
" Tuut..tuut..."
" Bos Qenan akan datang besok " Ujar anak buah Qenan pada temannya setelah menutup panggilannya.
" Hmm baguslah.Setidaknya ini cewek rese sudah bisa diam kalau sudah ketemu sama bos...!!".
Di tempat lain.
" Dek..!! kamu makan dulu yaa...biar cepat pulih !! " Bujuk Maliq pada Syifa sambil menyodorkan sendok bubur ke mulut Syifa.
Saat ini mereka hanya berdua di dalam ruang rawat Syifa.Setelah kepergian Willy dan Gladis tadi sore, yang akan kembali ke Indonesia.
" Biar aku makan sendiri,Kak " sahut Syifa sambil menundukan kepalanya.Dia risih berada sangat dekat dengan Maliq.Degup jantungnya terasa dua kali lipat lebih cepat berdetak.
Maliq tersenyum melihat rona di wajah Syifa." Biar Kakak,dek !! Kakak ingin merawat istri Kakak dengan baik "
" Hhfft...kalau begitu aku tidak mau makan !!!" Gerutu Syifa sambil mengerucutkan bibirnya.
Maliq menatap wajah Syifa yang menggemaskan.Dan entah keberanian dari mana yang mendorong Maliq untuk mengecup sekilas bibir Syifa.
" Haah..maaf,kakak tidak sengaja !! " Ujar Maliq cengengesan.
Syifa segera merebahkan dirinya dan menutup seluruh tubuhnya sampai ke leher dengan selimut dan membalikan badannya memunggungi Maliq.
" Dek..Kakak minta maaf.Kakak tidak sengaja.Jangan marah dong,sayang !!" Bisik maliq di telinga Syifa.
Syifa merinding merasakan hembusan nafas Maliq menggelitik dalam telinganya.Wajahnya semakin merona.Dia menggigit bibir bawahnya menahan rasa menggelayar aneh.
" Sayang...!!! hadap sini dong !!" mohon Maliq dengan suara berat.
Syifa semakin salah tingkah.Ditariknya selimut menutup sampai kepalanya.
" Kalau tidak mau makan...Aku cium nih...!! " ancam Maliq sambil menarik selimut Syifa.
__ADS_1
Syifa gelagapan " Haah...ii iya aku makan " Ucap Syifa panik lalu mendudukan tubuhnya.
" He..he..nah gitu dong " Maliq tekekeh dengan kerlingan menggoda.
Syifa mendengus kesal sambil mengerucutkan bibirnya." Dasar pemaksa !!"
" Heii..bibirnya dikondisikan.Itu sangat menggoda,sayang !!! " Desah Maliq dengan suara sengaja dibikin sek*si.
Syifa mendelikan matanya lalu menatap Maliq dengan tatapan datar." Ingat Kak,aku masih belum memaafkanmu !!
" Ehh...maaf maaf.Ok kamu makan sendiri " Gugup Maliq sambil menyodorkan piring bubur ke tangan Syifa.
Syifa membuang pandanganya ke arah lain lalu tersenyum geli." Hhfff...Kak Maliq keliatan lucu " Syifa terkikik dalam hati.
" Kakak duduk di sofa !! " Titah Syifa menatap Maliq dingin.
" Kakak di sini saja yaah..yahh ?!!!Biar Kakak bisa ambilin kamu minum." Bujuk Maliq dengan nada manja.
Syifa mengernyitkan keningnya " Heh..kenapa Kak Maliq jadi lebay gini sih ??" Gerutu Syifa dalam hati lalu menatap tajam ke arah Maliq.
" Ok..ok ..peace !!! Ucap Maliq cengengesan sambil mengacungkan dua jarinya lalu beranjak menuju sofa.
" Hff..aku tak melihat kak Maliq yang sebenarnya.Atau ini bukan Kak Maliq yaa ??"Gumam Syifa sambil menyuap bubur ke mulutnya.
Tanpa mereka sadari sepasang mata sedang mengawasi mereka dari balik pintu yang tidak tertutup sempurna dengan tatapan terluka. Hati Qenan sangat perih menyaksikan kemesraan Maliq dan Syifa.Dia melihat dengan jelas saat Maliq mengecup bibir Syifa.
" Andai dia bukan suamimu,sudah kupastikan akan kutenggelamkan dirinya di laut mati " Gerutu Qenan cemburu kala melihat Maliq mengecup mesra bibir Syifa.
" Berbahagialah sweetie..!!!.aku akan tetap mencintaimu dengan caraku.Dan akan tetap jadi orang bodoh seperti ini karena terlanjur mencintaimu." Gumam Qenan sambil berlalu dari tempatnya.
🌷🌷🌷🌷
Author masih menunggu like and comen dari readers ku.
__ADS_1
NB : Like n comen mu menjadi mood booster buat author untuk nulis.