Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
28


__ADS_3

Maliq menolehkan kepalanya ke arah sumber suara.


"Linda..!!" Gumam Maliq terkejut bercampur senang.


Linda berjalan dengan anggun ke arah Maliq dan duduk dihadapan Maliq sambil tersenyum lembut.


Maliq berusaha menahan gejolak di dalam hatinya dengan memasang wajah datar dan menatap Linda dengan sorot mata yang sangat dingin.


"Maliq...sedang apa kamu di sini??"Tanya Linda masih dengan senyum lembutnya.


Maliq membuang pandangannya kearah lain,Dia tidak ingin menatap wajah Linda yang di rindukannya selama ini.Dia takut tergoda,Dia tahu bahwa Dia sudah mempunyai istri.Tapi debaran di dalam hati Maliq tidak bisa berdusta bahwa Dia sangat merindukan wanita yang ada di hadapannya sekarang.

__ADS_1


"Apa pedulimu,Aku lagi ngapain di sini.Bukankah ini tempat umum yang bebas siapa saja datang ke sini!!...seru Maliq dengan ketus,tanpa mau menatap wajah Linda.


"Maliq...Aku sangat merindukanmu.."Ucap Linda lirih hampir tak terdengar.


"Deg."..Maliq tersentak mendengar pernyataan Linda.


Ditatapnya wajah Linda dengan intens,di telisiknya wajah yang selama ini dirindukannya.


Memang saat Maliq melihat Syifa pertama kali,Maliq sangat terkejut melihat kemiripan Syifa dengan Linda.Tapi bedanya,Linda memiliki postur tubuh yang lebih tinggi dari ukuran badan Syifa.Maka dari itu Maliq sangat terobsesi untuk menikahi Syifa,karena Dia berfikir ketika Dia menikahi Syifa akan mengobati kerinduannya pada Linda.


Linda adalah satu satunya gadis yang membuatnya jatuh cinta.Dia jatuh cinta dengan tutur kata Linda yang lemah lembut,ditambah lagi Linda memiliki senyum yang sangat menawan.Hingga hal inilah yang bisa mencairkan hati seorang Maliq yang tidak pernah menggubris gadis gadis yang mencoba mendekatinya.

__ADS_1


Orang orang yang berada dalam restoran seketika menegok ke arah meja Maliq,mendengar pekikan Maliq.Linda menunduk salah tingkah lalu menangkupkan kedua tangannya,menginsyaratkan permohonan maaf kepada pengunjung lain atas kekacauan yang diperbuat oleh Maliq.


"Maliq..please...!!dengarkan dulu penjelasanku,mari kita bicara di sana"Ujar Linda lembut sambil menunjuk ke arah tepi pantai.


Maliq mendengar permohonan Linda,yang pada dasarnya masih sangat mencintai Linda seketika melambaikan tangannya ke arah pelayan dan meminta tagihan makanannya,lalu berdiri ke arah kasir dan membayar tagihannya.


"Ayo..".ajak Maliq datar pada Linda.


Linda sangat senang melihat Maliq menuruti ajakannya.Diraihnya lengan Maliq,lalu bergelayut manja dibahu Maliq sambil mensejajarkan langkahnya dengan Maliq.


Maliq hanya diam tak bereaksi.Dia sibuk menahan debaran dalam hatinya,Dia tidak bisa berdusta bahwa Dia sangat merindukan gadis yang sedang berada di sampingnya sekarang.Pesona Linda sangat sulit untuk ditepis oleh seorang Maliq.

__ADS_1


Mereka berjalan ke arah pantai sambil bergandengan tangan dengan mesra.Maliq melupakan istri kecilnya yang berada di dalam kamar,Dia hanyut dengan cinta yang dicarinya selama ini.Dia melupakan kekesalannya selama ini pada Linda.Rasa cintanya pada Linda terlalu mendominasi hingga kemarahannya terhapus dengan seketika.


__ADS_2