
πππSudah panjang kisahnya,author liat sudah banyak pembacanya..tapi like n votenya belum banyak.Rupanya readersku pelit likeπ’π’π’ Bagi like n votenya yaa..biar author semangat nulisnya.
Maaf..di bab sebelumnya ada kesalahan penulisan.Ada yang terulang di bab berikutnya...soalx author menulis tengah malam...mata nggak bisa konek lagi sama otakπ€¦ββοΈπ€¦ββοΈ.
***
Kita kembali lagi ke kisah selanjutnya....π·π·π·π·
"Assalamualaikum..."Suara Mamah mengucapkan salam dari lantai bawah.
Syifa membuka pintu kamar dan menjawab salam mertuanya.
Mamah masuk ke dalam kamar Maliq,di ikuti seorang pria berumur 29 tahunan.Pria ini memakai jas putih khas seorang dokter.
"Hai..bro ...kamu kenapa??Aku kira kamu tidak kenal dengan yang namanya sakit".Sapa pria yang baru datang bersama Mamah sambil terkekeh.
"Sialan kamu Ray..."Umpat Maliq dengan suara yang serak.
dr.Rayhan adalah sahabat Maliq semasa SMA dan dijadikan Maliq sebagai dokter keluarga mereka.dr.Rayhan statusnya juga masih belum menikah,masih betah melajang, alibinya.
__ADS_1
"Sini Aku periksa dulu"Kata Ray..sambil mendekati Maliq.Syifa keluar dari dalam kamar menuju dapur,dia merasa risih ada laki laki asing di dalam kamarnya.Mamah duduk diam tanpa suara di sofa dalam kamar.Mamah memang masih bersikap dingin pada Maliq,sebab Mamah masih sangat kecewa pada Maliq.
"Maliq hanya kecapean saja,tante..mungkin juga banyak pikiran makanya tubuhnya ngedrop.Nanti Aku berikan vitamin saja..dengan makan teratur semoga bisa lekas sembuh."Tutur ray..setelah memeriksa tubuh Maliq.
"Hmm...Baik terima kasih Nak Ray,maaf ganggu jam kerjamu di rumah sakit"
"Nggak apa apa kok tante..Aku kebetulan sudah di jalan pulang juga kok.Kalau begitu Aku pamit dulu tante,Maliq...nanti vitaminnya diminum sama makan teratur yaa"Titah Ray pada Maliq.
"Iya ..makasi Ray.."
Ray dan Mamah keluar dari dalam kamar Maliq.Sekilas Ray melirik ke arah Syifa yang sedang menaiki tangga...
"Itu istri Maliq yaa tante?"
Mamah memanggil Syifa setelah mereka sampai di bawah."Syifa..ini dokter Ray..sahabat Maliq,dia dokter keluarga kita.Dan Ray ini Syifa istri Maliq".
"Hallo saya Ray.."ujar Ray memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya pada Syifa.
"Saya Syifa,istri Kak Maliq"Ucap Syifa sambil merapatkan kedua tangannya di depan dada tanpa menyambut uluran tangan Ray.
__ADS_1
Ray menarik kembali tangannya sambil terkekeh kecil..."Maaf"Ucapnya pada Syifa.Dia menyadari Syifa tidak ingin bersentuhan dengan orang yang bukan muhrimnya.
Syifa menundukkan pandangannya."Maaf saya pamit mau liat Kak Maliq"Pamitnya pada Ray dan Mamah.
"Ooh..iya...silahkan"
Mamah mengantarkan Ray sampai di depan pintu.
"Mampirlah sekali sekali di rumah Ray...sudah lama kamu nggak pernah ke rumah,kalau nggak ada orang sakit"
"He..he..Insyaa Allah tante"Ujar Ray sambil terkekeh.
"Aku pamit yaaa Tante..Assalmualaikum"Pamit Ray pada Mamah sambil masuk ke dalam mobilnya.
"Waalaikum salam warrahmatullahi wabarakatuh...Hati hati di jalan Nak Ray.."
"Iya tante"Pekik Ray sambil melambaikan tangannya.
Mamah masuk ke dalam rumah setelah memastikan Ray telah pergi.
__ADS_1
"Syifa sayaang...Mamah pamit ya..."Pekik Mamah dari bawah.Sengaja dia tidak naik ke atas,dia belum ingin menemui Maliq.
Syifa keluar dari dalam kamar mendengar seruan Mamah."Mamah kok sudah mau balik?? Kak Maliq belum baikan Mah..Syifa takut"Rengek Syifa pada Mamah saat sudah berada di depan Mamah.