
Hari berganti...Sejak Irman datang Kerumah Syifa dan bertemu dengan Nurul.Nurul dan Irman jadi dekat,dan Irman sering berkunjung ke rumah Nurul.Akhirnya,Irman mempunyai rasa tertarik pada Nurul dan mulai melupakan perasaannya pada Syifa.
Syifa tetap dengan kesendiriannya.Semakin tak terjangakau.Dia terlalu nyaman dengan bagaimana dirinya,tak ada yang mampu mendekatinya baik itu Fandi ataupun Irman.Akhirnya Irman merasa nyaman berada dekat dengan Nurul.Tapi mereka menjalin kedekatan tanpa status.Irman dan Nurul sadar tak boleh pacaran sebelum halal,walaupun mereka sadar mereka itu sudah punya rasa.Mereka berkomitmen, mereka akan pacaran setelah halal.Irman akan menunggu Nurul Lulus nanti,Dia akan melamar Nurul langsung pada orang tuanya.
Sedangkan Fandi memilih memendam perasaannya pada Syifa,Dia bertekad dalam hatinya suatu saat nanti bila Dia sudah menyelesaikan pendidikannya,Dia akan melamar Syifa.
*
*
*
Dua Tahun berlalu...
Tiba waktunya Syifa menyelesaikan Pendidikannya di SMK.Dia Lulus dengan nilai yang mencengangkan.Dia mendapat peringkat satu umum se Indonesia Timur.Dia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan Kuliahnya di UI.Tapi karena orang tuanya yang tidak mampu membiayai hidupnya nanti di Jawa,Syifa memilih mengubur impiannya untuk menjadi seorang Akuntan.
Syifa terpaksa mengikuti saran dari saudara neneknya yang pensiunan pejabat Daerah,untuk menjadi tenaga honorer di satu Instansi pemerintah.
Sedangkan Nurul sudah menikah dengan Irman satu tahun lalu.Irman melamar Nurul,setelah Nurul lulus dari SMK.Dan memboyong Nurul ke Kota kelahirannya.Irman memutuskan kembali ke kotanya sesuai dengan permintaan dari Abi dan Uminya.
__ADS_1
Walau dengan berat hati Mamah dan Papah Nurul terpaksa melepaskan Anak sulungnya.Mereka sadar setelah anaknya menikah,mereka tidak berhak lagi mengatur hidup anaknya.Hak sepenuhnya jatuh ke suami anaknya.
Syifa merasa semakin kesepian sejak kepergian Nurul.Tidak ada lagi tempatnya berbagi rasa.Dia semakin dingin.setiap pulang kantor Dia hanya mengurung diri dalam kamar. Di kantorpun Syifa seperti itu,Dia akan lebih senang duduk seharian bekerja di depan komputer atau mesin ketik dibanding mau berkumpul dengan orang-orang.Orang tuanya pun semakin khawatir dengan sikap Syifa,mereka takut Syifa semakin tidak mau menerima lingkungan luar dan akan semakin terkucilkan dari masyarakat.*
*
*
Hingga Suatu hari ada pemuda yang datang bertamu di rumah Tantenya.Pemuda itu adalah ponakan dari suami Tantenya Syifa.Dia datang dari Kabupaten tetangga.Namanya Maliq.Pemuda berumur 29 tahun.Dia melihat Syifa yang kebetulan disuruh oleh Mamahnya mengantarkan puding untuk Tantenya.
"Yang tadi Itu siapa Tante??".Tanya Maliq setelah Syifa pergi.
"Gadis mungil yang mengantarkan puding tadi,.."Jawab Maliq tersenyum penuh arti.
"Ooh...Itu ponakannya Tante,Anak dari Kakaknya Tante.Kenapa kamu naksir yaa??"Seloroh Tante Syifa sambil terkekeh.
"Kayanya Iya Tante,tapi sepertinya Dia kurang ramah,soalnya tidak menjawab sapaanku."Maliq memang sempat menyapa Syifa tadi,tapi hanya dibalas dengan tatapan dingin dari Syifa,lalu Dia berlalu pergi tanpa menoleh lagi.
"Siapa namanya,Tante??".Tanya Maliq lagi.
__ADS_1
"Namanya Syifa,Dia bukannya tidak ramah,tapi memang anaknya pendiam dan tidak suka berinterkasi dengan orang baru.Tapi Syifa anaknya baik kok,kalau orang yang sudah kenal dekat dengannya pasti senang dengan pribadinya"Sanggah Tantenya Syifa meyakinkan Maliq.
Tantenya Syifa berharap Maliq akan suka dengan Syifa dan akan bisa berjodoh dengan Syifa.Tantenya Syifa sama khawatirnya dengan Mamahnya Syifa mengenai sifat Syifa.Mamahnya Syifa sering curhat mengenai Syifa.
"Kalau kamu tertarik sama Syifa,tante bantu mendektakan kamu dengannya".Ucap Tantenya Syifa berharap.
"Benar nih Te??".
"Jujur Aku tertarik dengan Syifa Tante.Lagian Mamah juga sering mendesakku untuk segera menikah,tapi Aku belum menemukan wanita yang cocok untuk kuperistri"Jelas Maliq sambil senyum-senyum.
"Ok,Nanti tante coba bicara sama Orang tuanya Syifa".ujar tantenya Syifa.
πΉπΉπΉπΉ
Haiii...haii....Tak bosan author minta dukungannya yaa....π«π«berikan like, vote n komennya.Biar Author semangat berkarya...
Maaf kalau karyanya kurang berkenan di hati readers sekalian.
mohon Kritik dan saran yang membangun.πππ
__ADS_1
πππBersambungπππ