
"Sayaangg...gimana sih,diajak ngomong malah bengong "Rajuk Linda manja.
"Eeh..iya,nanti aku bicara dengan Mamah dulu "Ujar Maliq dengan suara meragu.
"Benar sayang ??" pekik Linda riang.Dipeluknya Maliq tanpa malu.
"Linda,,malu diliat orang "Desis Maliq sambil melepas pelukan Linda pelan.
Linda hanya bisa cemberut."Issh...nggak asik " gerutunya sambil berdiri meninggalkan Maliq.
"Linda...!!kemana ?"pekik Maliq sambil mengejar Linda.
"Pulang " Ujar Linda tanpa menengok ke arah Maliq sambil menghentakan kakinya di atas pasir pantai.
***
"Heh..kenapa mukamu kusut kaya kaos belum disetrika ??" Tanya Willy pada Maliq saat melihat Maliq memasuki ruangannya.Maliq menemui Willy di show roomnya siang ini.
__ADS_1
Maliq menhempaskan tubuhny di atas sofa yang ada di ruangan Willy,tanpa menjawab pertanyaan Willy.
"Bingung aku Will..."Ujar Maliq sambil menagkup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.Kedua sikunya bertumpu diatas paha.
"Bingung kenapa ??" Selidik Willy sambil berdiri dari tempat duduknya di belakang meja kerja lalu mendekati Maliq untuk duduk di dekat Maliq.
"Linda memaksa minta dinikahi.Sementara aku masih terikat pernikahan dengan istriku "
"Haah...Linda minta dinikahi ??wah..gila tu anak,dia kan tau kamu punya istri !!"pekik Willy sambil menggeleng geleng.
"Iya..kemarin aku memang janji mau nikahi dia,tapi tunggu istriku lulus kuliah dulu,baru aku ceraikan istriku " Ujar Maliq lirih.
Maliq menyugar rambutnya dengan kasar.
"Sekarang aku mau tanya,apa kekurangan istrimu dari Linda.Dan sehebat apa Linda dari istrimu ??"
"Tidak ada ..istriku gadis yang baik,bahkan sangat baik,walau sedikit kaku.Dia taat beribadah,dia taat pada suami,dia kesayangan Mamah aku.Dan dia sangat cerdas dibidang akademik "Jelas Maliq menjawab pertanyaan Willy sambil tersenyum senyum.
__ADS_1
Willy melongo melihat tingkah Maliq."Eeh..ini anak,pas lagi membahas istrinya pake senyum senyum kaya orang gila".Gumam Willy.
"Woy...kenapa senyum senyum haa..??hmm...aku tau pasti lagi ngebayangin istrimu yaa..!!" cecar Willy pada Maliq sambil tergelak.
"Eeh..mana ada "Ujar Maliq sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.wajahnya merona.
"Hmm..berarti istrimu itu sempurnah.Trus kenapa kamu mau menceraikannya demi si Linda itu "Ujar Willy geram.Ia sengaja menekan kata katanya ketika menyebut nama Linda.
Maliq melirik sekilas pada Willy,dia heran sepertinya Willy membenci Linda.
"Iya..dia memang sempurnah,tapi aku mencintai Linda "
"Maliq..kamu juga sudah mencintai istrimu tanpa sadar " Ujar Willy sambil menatap tajam Maliq.
Maliq mendongak medengar pernyataan Willy.Keningnya mengkerut.
"Aku memang tidak mengenal istrimu,tapi mendengar cerita bahwa Mamahmu sayang pada istrimu aku sudah memastikan dia adalah gadis baik.Karena aku tau Mamahmu,adalah wanita lembut dan berwibawa.Sudah bisa dipastikan menantu seperti apa yang cocok dihatinya" Imbuh Willy lagi.
__ADS_1
"Aku tidak mau kehilangan Linda lagi,sudah cukup aku menderita dua tahun ditinggalkannya tanpa berita.Aku tidak sanggup harus melepaskannya menikah dwngan orang yang akan dijodohkan dengannya " Ujar Maliq gusar.
"Apa maksudmu,dua tahun meninggalkanmu tanpa berita??memangnya dia kemana ??" Cecar Willy.