Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
202


__ADS_3

" Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi,Umi..keputusanku sudah jelas.Maaf,saya tidak mau dimadu.Andai memang Abinya Zahrah benar benar sudah menikah,saya bisa apa...finalnya saya mundur..dan tolong ceraikan aku,Abinya Zahrah...!! " Tegas Nurul sambil menatap Ibu mertua dan suaminya bergantian.


" Tidak...dek..!! Abi tidak akan menceraikanmu.Ingat ada Zahrah yang harus kita fikirkan " Tukas Irman panik.Dia berdiri merengkuh bahu istrinya,dibawanya tubuh semampai itu untuk duduk kembali di sofa.


Sontak Nurul menepis tangan Irman." Jangan menyentuhku !! Hehl...apa katamu tadi ?? memikirkan Zahrah ?? waktu kamu menikahi wanita itu,kenapa kamu tidak memikirkan anakmu ..haa ?? Kenapa jadi aku yang harus repot repot memikirkan anakku ?? di sini yang bermasalah siapa ??"


" Sekali lagi aku katakan..aku tidak mau dimadu.Pilihannya hanya dua,ceraikan aku atau tinggalkan perempuan itu " Tegas Nurul kembali sambil mengacungkan telunjuknya pada adik madunya.


Irman tersentak." Please, dek !! Abi tidak bisa memilih.Auzi sedang hamil anakku juga ".


" Apa ?? hamil ?? sejak kapan kamu menikah dengannya ??" Nurul tersentak mendengar pengakuan Irman.Setaunya dia meninggalkan Irman belum cukup seminggu.Kenapa tiba tiba Irman mengaku bahwa istri mudanya itu sudah hamil.Pertanyaannya sejak kapan suaminya itu berhubungan dengan selingkuhannya itu.


" Kami menikah siri sudah tiga bulan yang lalu " Lirih Irman tanpa berani menatap wajah istrinya.


" Astaghfirullah...!! dosa apa aku Ya Allah,, ternyata selama ini aku telah dibodohi oleh suamiku sendiri " Suara Nurul tercekat ditenggorokannya.Dia ingin memaki laki laki di depannya itu,tapi seolah raganya sudah tidak memiliki kekuatan lagi walau hanya sekedar mengucapkan makiannya.

__ADS_1


" Nurul..kamu harus menerima Auzi sebagai madumu.Kamu harus bersyukur Irman masih tetap menginginkanmu untuk jadi istrinya.Toh negara dan agama tidak melarang seorang laki laki untuk berpoligami " Sarkas Abi tanpa beban.


" Iya,dek...Insyaa Allah Abi akan berusaha adil pada kalian berdua " Timpal Irman meyakinkan Nurul.


" Toh...poligami bukan sesuatu yang dilarang agama " Imbuhnya lagi.


Nurul terperangah mendengar ucapan suami dan mertuanya.


" Ha..ha...apa ?? mau adil ?? jangan mimpi kamu akan bisa adil.Yang bisa adil itu hanya Allah.Jadi manusia jangan takabur !! Allah saja telah menjelaskan hal ini dalam Al Quran surat An Nisa ayat 129 ( Dan kamu sekali kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri istrimu,walau kamu sangat ingin berbuat demikian ).Jadi, Siapa kamu sangat berani menjanjikan keadilan itu ?? Sarkas Nurul terbahak.Hilang sudah semua rasa hormatnya pada suami dan kedua mertuanya.


" Nurul.... !! sombong kau !! berani kau menggurui mertua dan suamimu ?? tau apa kau tentang agama haa..?? " Bentak Abinya Irman merasa tersinggung dengan kata kata Nurul.


Nurul kembali terkekeh dengan wajah dinginnya." Maaf, saya memang minim ilmu agama..tapi sebisa mungkin saya tidak mempermainkan aturan agama hanya ingin memenuhi syahwat dunia "


" Lancang kau,Nurul...kau sudah tidak menghargai lagi mertuamu !! " Geram Irman.Matanya nyalang menatap Nurul.Dilayangkannya telapak tangannya dan mendarat sempurna di pipi Nurul.

__ADS_1


Perih...sangat perih rasa yang yang Nurul terima.Tapi sungguh,bukan tamparan itu yang terasa sangat perih.Tapi harga dirinya yang diinjak injak oleh suami dan keluarganyalah yang lebih perih dari pada sebuah tamparan.


Perlahan Nurul bangkit dari tempat duduknya." Keputusanku final..ceraikan aku !! aku tunggu surat cerai darimu " Ujar Nurul sambil melangkah keluar dari tempat itu.Nurul jengah memanggil laki laki yang masih berstatus suaminya itu dengan panggilan hormatnya selama ini.


" Cih...bagus,ceraikan saja dia Irman..bisa apa dia tanpamu.Apa bisa dia mencari nafkah hanya dengan ijazah SMKnya itu " Cibir Umi menghina Nurul.


Nurul yang hendak keluar tiba tiba membalikan badannya kembali." Benar Umi,saya memang tidak punya apa apa untuk bisa diandalkan menghidupi diri saya.Tapi saya punya Allah yang bisa memberikan rejeki pada saya yang telah ditetapkan olehNya " Tukas Nurul sambil tersenyum datar.


" Nurul... !! aku akan kabulkan permintaan ceraimu,tapi Zahrah akan kubawa !! pekik Irman ketika melihat Nurul sudah berada di luar rumah.


Nurul kembali membalikan badannya lalu menatap Irman dengan nyalang." Langkahi dulu mayatku !! Kita tinggal di negara hukum..aku akan memperjuangkan anakku..ingat itu !!.Tegas Nurul dengan tatapan tajamnya.


Irman terhenyak melihat sikap dan tatapan Nurul.Selama dia berumah tangga dengan istrinya itu,Nurul merupakan sosok istri penurut,lembut dan penuh kasih sayang.Tapi hari ini,dia seperti melihat sosok lain yang berwujud seperti Nurul.


" Ternyata aku sudah kalah " Gumam Nurul menyusut air matanya sambil melangkah menjauhi orang orang yang telah menyakitinya.

__ADS_1


Sementara itu,di salah satu bandara internasional.Sesosok pria tinggi tegap,melangkah keluar dari pintu bandara. " Indonesia..!! aku datang.Aku datang dengan sejuta rindu untuknya,tapi bukan untuk datang memilikinya ".


__ADS_2