Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
86


__ADS_3

Di Jakarta...


Syifa mengambil tempat duduk yang telah disediakan oleh panitia.Bertempat di gedung A Fakultas Ekonomi Dan Bisnis di salah satu Universitas terbaik di Jakarta,lomba karya Ilmiah ini diselenggarakan.Lomba ini dihadiri oleh Menko Perekonomian dan awak media, baik itu media online maupun media cetak.


Syifa mengatasi rasa gugupnya dengan terus berdzikir di dalam hati.Dia tidak menduga bahwa lomba ini akan semeriah ini.Kegiatan yang diadakan hanya satu hari ini hanya mempresentasikan 10 judul karya ilmiah dari finalis yang terpilih dari beberapa profinsi setelah melalui proses review dari para dewan juri.


Dari sekian banyak proposal yang masuk di panitia hanya 10 yang menjadi finalis yang dapat mempresentasikan karya tulis mereka di depan juri termasuk salah satunya adalah karya tulis milik Syifa.Kesepuluh finalis itu akan mempresentasikan karya tulis mereka dan bersaing memperebutkan Piala Menko Perekonomian dan sejumlah uang tunai sebagai reward yang diberikan oleh panitia untuk 3 finalis,yang dinyatakan menang dalam kompetisi ini.Adapun reward yang mereka dapatkan adalah :




Juara 1 : Piala Mentri Ekonomi+Uang tunai Rp.300.000.000+Sertifikat+Beasiswa S2 Kuliah di luar negeri.


__ADS_1



Juara 2 : Piala Mentri Ekonomi+Uang tunai Rp.200.000.000+Sertifikat.




Juara 3 : Piala Menteri Ekonomi+Uang tunai Rp.100.000.000+Sertifikat.




Acara dibuka oleh Menko Perekonomian yang memberikan kata sambutan dan selanjutnya acara berlangsung sesuai susunan acara yang terjadwal.Hingga tiba saatnya para finalis mempersentasikan karya tulis mereka.Yang diawali oleh mahasiswa utusan dari Universitas di Jakarta.Dan tanpa disangka ternyata finalis itu adalah Fandi.

__ADS_1


Syifa tersentak mendengar nama Fandi disebut oleh MC untuk mempresentasikan karya ilmiahnya.


"Berarti aku memang tidak salah liat tadi,itu memang benar Fandi"Gumam Syifa sambil menatap Fandi yang sedang berdiri di atas panggung sedang mempresentasikan Karya tulisnya.Fandi belum menyadari kehadiran Syifa,sebab dia memang tidak mengenali Syifa yang sudah berhijab Syar'i.


Setelah beberapa saat kemudian,Fandi telah menyelesaikan presentasi karya tulisnya dan disambut tepuk tangan yang meriah oleh orang yang hadir dalam ruangan itu.Fandi kembali ke tempat duduknya tanpa memperhatikan sekitar dan tidak menyadari kehadiran Syifa yang dilewatinya.Syifa juga tidak berharap Fandi akan menyapanya.


Satu persatu para finalis dipanggil untuk mempresentasikan karya tulis mereka,hingga tiba giliran Syifa di panggil.


Syifa berdiri menuju panggung setelah mendengar namanya dipanggil oleh MC.Fandi mendengar nama Nursyifa disebut oleh MC belum merasa bahwa Nursyifa itu adalah cinta terpendamnya.Tapi pada saat Syifa berdiri di atas panggung dan membuka suaranya mengucapkan salam,sontak Fandi mengangkat kepalanya menatap lurus ke depan.


"Ini beneran Syifa,,atau Aku hanya berhalusinasi.Tidak mungkin Syifa ada di sini,dia kan sudah menikah".Monolog fandi,sambil menatap intens ke arah Syifa yang sedang mempresentasikan karya tulisnya.


"Tapi itu memang Syifa,dia sudah berhijab...Masyaa Allah,dia berubah lebih cantik..."Fandi masih dengan keterkejutannya mendekap dadanya yang terasa berdetak dua kali lebih kencang dari biasanya.


"Ya Allah...kenapa aku harus bertemu dengannya lagi disaat aku sudah mulai melupakannya"Lirih suara Fandi bermonolog.Hatinya kembali berdenyut nyeri ketika mengingat kisah cintanya.

__ADS_1


"Ternyata cinta itu masih ada"...


🌷🌷🌷Hai readersku sayang...beri komen,bagi like n votenya.Biar author semangat updatenya🙏🙏


__ADS_2