
"Sayang...katanya ada yang mau diomongin??".Tanya Linda pada Maliq,setelah mereka selesai makan.
"Ii..iya,Aku bayar dulu lalu kita bicara di taman cafe aja ya.."Ujar Maliq,lalu berdiri menuju kasir.Linda berdiri mengikuti Maliq.
"Kita duduk di sana yuk sayang.."Ajak Maliq pada Linda menunjuk bangku taman cafe yang kosong.Linda mengangguk lalu berjalan ke arah yang ditunjuk oleh Maliq.
Maliq dan Linda telah duduk di bangku taman.Mereka duduk saling berhadapan.
"Sayang,Jika ada yang Aku omongin yang tidak berkenan di hatimu,Aku mohon dengarkan dulu penjelasanku dan jangan menyela agar persoalan ini bisa kita pecahkan sama sama"Lirih suara Maliq sambil menatap wajah Linda dengan sendu.
__ADS_1
Linda mengernyitkan keningnya tidak mengerti.
"Memangnya kamu mau omongin apa sih,sayang.kayanya serius banget.Aku jadi deg degan loh.."Ujar Linda penasaran.
"Hhhfftt.."Maliq menghirup nafasnya dalam dalam lalu menghembusnya dengan kasar.Diraihnya kedua tangan Linda dan digenggamny dengan lembut sambil menatap dalam dalam netra bening Linda.
"Linda,se...benarnya.....Syifa itu bukan sepupuku,tapi istriku".Lirih suara Maliq penuh penyesalan.
"Aku mencarimu selama dua tahun.Kamu pergi tanpa ada kabar.Aku stress,Linda.Sampai Aku bertemu dengan Syifa yang mempunyai wajah sangat mirip denganmu.Rinduku padamu sedikit terobati setelah melihatnya.Sampai Aku memutuskan untuk menikahinya,semata mata hanya agar dapat melihat wajahnya yang sangat mirip denganmu.Andai Aku tahu kita akan bertemu lagi,pasti Aku tidak akan menikahi Syifa.Dua hari setelah menikah,Aku mengajak Syifa kembali ke kota ini sampai kita betemu di resort tempo hari,sebenarnya Aku baru saja menikah dengan Syifa.Tapi,percayalah Linda ..Aku belum menyentuh Syifa sedikitpun.Aku tidak mencintainya,Aku hanya mencintaimu sayang...."Lanjut Maliq menjelaskan panjang lebar,tanpa melepaskan tatapannya dari netra Linda yang telah mengembun.Pipinya basah dengan air mata.Linda terisak tak percaya.
__ADS_1
Maliq terpaku melihat reaksi Linda,terselip perasaan sangat bersalah di hatinya.Diangkatnya tangan Linda lalu dikecupnya dengan penuh sayang.
"Sayang,jangan diam saja...maafkan Aku.Aku tak bermaksud membohongimu waktu itu,cuman Aku masih bingung mau menjelaskannya.Aku terlalu takut Kamu pergi lagi dariku,jadi please...!!jangan tinggalkan Aku lagi Sayang"Suara Maliq bergetar menghiba pada Linda.
Linda menatap netra Maliq dalam dalam,Ia ingin mencari kebohongan tapi tidak menemukannya.
"Maliq,Aku butuh berfikir dulu.Syifa itu sudah berstatus istrimu..sedangkan Aku hanya pacarmu saja.Ditambah lagi keluarga tidak merestui kita.Jadi,marilah kita pikirkan kembali hubungan kita ini"Ujar Linda setelah sekian lama membisu.Linda sangat shock mendengar pengakuan Maliq.
"Jangan seperti itu sayang...Aku pasti akan menceraikan Syifa ....dan akan membujuk Mamah agar merestui hubungan kita.Kamu percaya kan sama Aku??"Pekik Maliq panik mendengar jawaban Linda.Diraihnya kepala Linda yang tertunduk didekapnya penuh cinta,lalu dikecupnya berulang ulang.
__ADS_1
Linda terisak dalam dekapan Maliq.orang orang yang ada di taman cafe memandang risih pada mereka berdua termasuk sepasang mata yang sejak mereka berbicara tadi sudah memperhatikan mereka.Mata itu menatap mereka dengan penuh kekecewaan dan telah dibasahi oleh air mata.
Maliq tak memperdulikan tatapan orang orang disekitarnya,saat ini dia hanya ingin membujuk Linda agar tidak meninggalkannya.