Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
26


__ADS_3

Maliq terbahak melihat tingkah Syifa dari kejauhan...


"Ha..ha..ha...tuh kaan tidak sadar mau kemana??cewek aneh.


Maliq hanya berdiri di samping mobilnya tanpa ada niat untuk menyusul Syifa,dibiarkannya Syifa kebingungan sendiri.


Syifa membalikkan badannya dengan kesal,dengan malu malu Syifa mendekati Maliq.


"Kita di mana sekarang Kaak?"...


"Ha...ha...ha kukira kamu sudah tahu kita ada di mana,soalnya kamu percaya diri sekali ninggalin Aku".Ledek Maliq sambil tertawa,tanpa ada niat menjawab pertanyaan Syifa


Syifa hanya diam sambil manyun.


"Ayo masuk kita sewa kamarnya dulu"Ujar Maliq setelah puas menertawakan Syifa.


"Kita di mana Kaaak..."pekik Syifa mengulang pertanyaannya tadi.


"Nggak usah banyak tanya,kita mau bulan madu"Jawab Maliq berbalik menatap Syifa sambil menaik turunkan alisnya untuk menggoda Syifa.

__ADS_1


"Blusshhh"..Wajah Syifa memerah mendengar kata bulan madu.


"Ee...hh..haa,bulan madu??.Beo Syifa tergagap.


"Iya,Bulan madu,kita kan pengantin baru".Sambung Maliq sambil membalikkan badannya sambil menuju ke arah resepsionis,untuk menyewa kamar resort.


Syifa hanya terpaku di tempatnya,sambil menatap punggung Maliq yang menjauh.Dia tetap berdiri di samping mobil Maliq yang ada d parkiran.


"Hhff....apa Dia akan minta haknya??,Aku belum siap.Lagian Aku kan lagi datang bulan.Mana perutku keram banget lagi"Gumam Syifa sambil meremas perutnya yang terasa keram.Wajah pucat menahan sakit,peluhnya mulai membanjiri wajahnya.


"Hei...kamu kenapa??Astagfirullah kenapa wajahmu pucat sekali?Pekik Maliq yang tiba tiba sudah berada di hadapan Syifa.


"Ayo,Kita ke kamar...Aku sudah menyewa kamar resort..kita menginap di sini dulu untuk malam ini,tenang saja kamu nggak usah gugup gitu,Aku nggak bakal ngapa ngapain kamu.Kamu itu masih kecil "Ledek maliq pada Syifa sambil menjentikkan jari kelingkingnya.


"Heh...masih kecil tapi di nikahin juga,dasar pedophil"...Sungut Syifa dalam hati.Tak ada niat Syifa membalas ledekan Maliq,perutnya terasa sangat keram,hingga Syifa sudah kehilangan tenaga untuk berkata kata.Dia hanya mengekori Maliq yang sedang menyeret koper mereka masuk ke dalam ķamar.


Saat Masuk ke dalam kamar resort yang sudah di buka oleh Maliq,Syifa tercengang melihat penampakan kamar resort.


__ADS_1


Tempatnya memang sederhana,tapi sangat nyaman.jendela kamar menghadap langsung ke laut.Sejenak Syifa terpaku melihat sekeliling kamar.Syifa yang tidak pernah kemana mana atau tidak pernah melihat hal hal yang baru selama ini sangat terkagum kagum.


"Waah....ini sangat indah"Gumam Syifa lirih,tapi masih di dengar oleh Maliq.


"Sudah, kagumnya ntar dulu,kamu bersihkan dulu badanmu.Habis itu kita ke restoran cari makan.Atau kita pesan makan di kamar saja?"Ujar Maliq sambil meletakkan koper di samping tempat tidur.


Syifa hanya mengangguk sambil membalikkan badannya menuju kamar mandi.Dia tak menjawab pertanyaan Maliq.


Tiba tiba...


"Bruuk"...


Syifa jatuh sebelum mencapai pintu kamar mandi.Maliq terkejut dan berlari untuk menangkap tubuh Syifa.Tapi karena jarak antara Syifa dengan Maliq sedikit jauh,Maliq tidak dapat menahan tubuh Syifa.Tubuh Syifa jatuh terhempas kelantai.


"Syifaa..."!!Pekik Maliq.


Diangkatnya tubuh Syifa,dibaringkannya di ranjang,lalu diguncang guncangnya pelan tubuh Syifa.


"Syifa...Syifa...bangun,kamu kenapa??

__ADS_1


__ADS_2