Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
221


__ADS_3

" Astaghfirullahaladzim !! " pekik seseorang dengan suara tercekat lalu menutup kembali pintu kamar Maliq.


Sontak Maliq membuka kedua matanya. " Haa.. Sandra ...!?? " Teriak Maliq sambil mendorong tubuh Sandra yang menindihnya.


" Sial...!! pasti Syifa salah sangka !! Aarghh !! " Maliq mengerang frustrasi.


Maliq bangkit dan berlari mengejar Syifa. " Deek...!! ini bukan seperti apa yang adek lihat !! adek salah sangka !! " Teriak Maliq dari luar kamar yang ditempati Syifa seraya menggedor gedor pintu yang terkunci dari dalam.


" Dek...kakak kira adek yang datang ke kamar kakak tadi. Aaarggh...maaf dek...!! kakak mohon,jangan salah sangka !! " Teriak Maliq lagi mencoba memberi pengertian pada Syifa.Diremasnya rambutnya dengan geram.


Syifa bergeming di dalam kamar.Dia duduk di tepi ranjang sambil tercenung. " Apa yang kulihat tadi ?? mungkinkah,Kak Maliq secepat itu tergoda dengan Sandra ?? tapi kata hatiku itu tidak mungkin.Aku telah mengambil langkah yang salah.Aku memberikan ruang buat Sandra untuk mendekati Kak Maliq.Bagaimana aku melindungi Kak Maliq dari perempuan itu jika aku meninggalkan kak Maliq sendiri di kamarnya ?? " Monolog Syifa berperang dengan batinnya sendiri.


" Deek...please.!! buka pintunya !! kita bicara yaa,dek !! " Rayu Maliq dengan suara nyaris putus asa.Diketok ketoknya pintu dengan pelan.


Maliq menjatuhkan tubuhnya di depan pintu.Dia duduk bersandar pada daun pintu." Deek...kakak sudah tidak tahu lagi mau berkata apa.Kakak bingung,apa yang membuat adek marah pada kakak ?? " Seru Maliq dengan lemah.Kedua kakinya menekuk di depan tubuhnya dan kedua tangan menopang kepalanya dengan bertumpu pada lututnya.


" Kakak tahu..adek sekarang sedang mendengarkan kakak bicara.Jadi tolong terbukalah dengan kakak,apa yang membuat adek kecewa pada kakak sehingga adek mendiamkan kakak "


" Kakak bukan cenayang dek..!! yang bisa menebak isi hati adek.Kalau adek tidak terus terang pada kakak,apa yang bikin adek marah..mana mungkin kakak bisa tahu !! "


" Haaa...astaga !! sampai sejauh ini dia belum tahu apa salahnya ??dia ini bodoh atau apa sih ?? masa dia tidak tahu kalau sifat tidak tegasnya itu yang membuatku kecewa ?? "


" Astaghfirullah..!! ternyata suamiku cuma pintar dalam bisnis tapi tidak peka tentang keadaan...Ya Allah..apa dia tidak punya otak !? " Geram Syifa di dalam kamar.


Maliq lama menanti pergerakan dari Syifa tapi sepertinya Syifa tidak berniat membukakan pintu untuk Maliq.

__ADS_1


Maliq bangkit dengan geram." Sandra ...!! " Teriakan Maliq menggelegar memenuhi semua ruangan dalam rumah.


" Kemari kau,Sandra ..!! " Teriaknya lagi.Sifat tempramen Maliq yang sudah lama tidak terlihat bangkit kembali.


Syifa tersentak mendengar teriakan suaminya. " Ada apa dengan Kak Maliq..kenapa dia berteriak memanggil Sandra ?? " Gumam Syifa sambil melangkah mendekatkan dirinya di pintu kamar.Syifa ingin menguping apa yang dulakukan oleh Maliq.


Sandra yang sedang duduk di balkon kamar karena kesal dengan Maliq menolaknya sontak berdiri mendengar namanya dipanggil oleh Maliq.


" Ada apa sih dengan Maliq ?? " Gerutu Sandra sambil keluar dari kamarnya.


Sandra terkejut melihat Maliq berdiri di depan pintu kamar dengan wajah yang mengeras dan merah padam.


" Keluar kau !! sekarang jelaskan pada Syifa apa yang terjadi tadi !! " Titah Maliq membentak Sandra.


" Eehh..aku mau menjelaskan apa ?? " Ujar Sandra dengan tampang masa bodoh.


" Aaww...shhh...sakit Maliq.Pelan pelan,aku lagi hamil !! " Rengek Sandra dengan suara manja.


Maliq tidak peduli dengan rengekan Sandra.Dia terus menyeret Sandra sampai di depan pintu kamar Syifa.


" Deek..!! buka pintunya.Sandra akan menjelaskan apa yang terjadi tadi !! " Pekik Maliq sambil menggedor pintu kamar Syifa.


" Eeh..tidak mau !! memangnya aku mau menjelaskan apa ?? salah saya apa ?? aku kan istrimu juga.Wajarlah kalau kau ingin berdua denganku !! " Sandra bukannya ingin menjelaskan kebenaran tapi malah semakin memprovokasi Syifa.


" Bang*a* !! perempuan sialan kau..!! bukannya menjernihkan masalah malah tambah memperkeruh ".

__ADS_1


" Plaak !! " Hilang sudah kesabaran Maliq.Ditamparnya Sandra dengan emosi yang memuncak.Wajah Sandra terlempar ke samping dan tubuh limbung hampir tersungkur.


" Aaw..!! sakit Maliq !! " jerit Sandra sambil memegang pipinya yang terasa perih.


Syifa yang sedang menguping,sontak terkejut mendengar suara tamparan Maliq di pipi Sandra.


" Sakit ?? aku akan melakukan lebih lagi kalau kau tidak bisa menjelaskan masalah yang sebenarnya !! " Maliq menatap nyalang ke arah Sandra.


" Ayo.. !! jelaskan pada Syifa yang sebenarnya,sebelum kesabaranku habis !! " Bentak Maliq pada Sandra.


" Tidak mau !! aku tidak salah.Aku sah menyentuhmu !! " Pekik Sandra kekeh.


" Kau...!! "


" Kak..!! hentikan !!. Dia perempuan tidak sepantasnya kakak memperlakukannya seperti itu ". Syifa menghentikan pergerakan Maliq yang hendak menampar Sandra kembali.


Sandra terisak di tempatnya. Hatinya sakit diperlakukan oleh suaminya seperti itu.Sorot matanya memandang Syifa dengan penuh dendam.


" Gara gara perempuan kampung ini,aku diperlakukan seperti ini !! Geram Sandra dalam hati.


" Awas kau Syifa,aku akan membalasmu !! ".


" Deek..!! kakak akan menjelaskan kejadian tadi " Ujar Maliq mendekat ke arah Syifa.


Syifa diam.Dia mengangkat tangannya memberi tanda pada Maliq agar tetap di tempatnya.

__ADS_1


Perlahan Syifa mendekat ke arah Sandra. " Bukankah,sudah kuperingati..jangan membuat ulah.Aku sudah bilang aku tidak punya toleransi pada orang yang suka memfitnah dan penipu.Aku memperingati orang hanya sekali,selebihnya..aku tidak mempunyai stok sabar yang banyak " Ujar Syifa dingin dengan wajah datar berhasil membuat Sandra merinding ngeri.


" Deg...!! "


__ADS_2