Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
234


__ADS_3

💓💓 Bila ada inginku saat ini,aku tidak ingin membuat penciptaku cemburu dengan aku mencintai mahluknya lebih dari mencintai- Nya.


Aku hanya ingin menggantungkan harapanku kepada Allah, bukan kepada manusia.Karena aku tahu takdir indahku hanya Allah yang bisa mengaturnya.


Aku hanya ingin menjadi manusia yang selalu ikhlas dan tetap sabar.


Aku ingin menjalani hidupku semata karena Allah.Menjalani pernikahanku hanya karena Allah.


Apapun inginku,aku hanya ingin Rahmat Allah selalu menyertaiku 💓💓


~~ Nursyifa ~~


🌷🌷🌷


" Suster..!! dokter !! tolong...!! " teriak suara bariton sambil membopong tubuh Syifa menuju ruang UGD rumah sakit.


Pria berwajah oriental itu terlihat sangat panik.


Gegas para nakes yang sedang bertugas di ruang UGD menyambut tubuh Syifa dan membaringkannya di atas brankar.


" Tenang pak..kami akan menanganinya !! " Ujar seorang perawat menenangkan pria tersebut.


" Bapak bisa tunggu di luar !! " imbuh perawat tersebut lagi sambil menutup pintu ruang UGD.


Perlahan pria tersebut melangkah sedikit menjauh dari pintu ruang UGD.


" Ya Allah..selamatkanlah Syifa !! " Gumam pria itu dengan wajah khawatir.

__ADS_1


Di sisi lain..di bawah atap yang sama.


Maliq berdiri gelisah di depan ruang oprasi.Saat ini dia sedang menunggui Linda yang sedang dioprasi.Linda harus menjalani oprasi akibat benturan di kepalanya dan lengannya.


Maliq meremas kepalanya. Benaknya selalu terbayang saat detik detik tubuh Linda terpental dan membentur trotoar.


" Semoga Linda tidak apa apa !! " Desisnya seraya menghempaskan bobot tubuhnya di kursi tunggu depan ruang oprasi.


" Aku harus menghubungi siapa keluarganya Linda untuk mengabarkan keadaan Linda.Aku tidak memiliki kontak keluarganya " Gumam Maliq frustrasi.


" Kalau Linda kenapa napa..nanti aku yang harus tanggung jawab..aargghh !! " Maliq kembali menyugar rambutnya.Otaknya buntu karena panik.Dia tidak bisa mengingat apa apa lagi termasuk tidak ingat dengan istrinya yang ditinggalkannya di parkiran.


" Ceklek..!! " Pintu ruang oprasi terbuka seiring dengan pria berseragam putih keluar dari dalam ruangan.


" Dokter bagaimana dengan keadaan pasien ?? " Cecar Maliq pada dokter yang menangani Linda.


" Ooh..iya terima kasih, dok !! Ujar Maliq lega.


Dokter tersebut tersenyum lalu melanjutkan langkahnya.


Selang beberapa saat kemudian derit roda brankar bergesakan dengan ubin terdengar keluar dari dalam ruangan.Di atas brankar tersebut tergolek lemah tubuh Linda yang dipenuhi dengan perban di beberapa bagian.


" Mari pak..!! pasien akan kami pindahkan di ruang rawat " Ujar salah satu perawat yang mendorong brankar Linda.


Maliq begegas mengikuti langkah para perwat tersebut.


" Berapa lama lagi dia akan siuman, sus ?? " tanya Maliq pada suster yang membawa Linda setelah mereka berada di ruang perawatan.

__ADS_1


" Mungkin satu jam lagi, pak..kita tunggu reaksi obat biusnya hilang " Jawab perawat tersebut dengan ramah.


" Insyaa Allah..istri bapak baik baik saja.Benturannya juga tidak terlalu keras, hanya menimbulkan memar dan luka sobek di luar saja.Kalau bagian dalam Insyaa Allah aman.Yang dioperasi tadi bagian lengannya yang sedikit bergeser dari tempatnya. " Imbuh perawat berjilbab lagi.


" Deg..!! "


" Istri ?? " Maliq membeo sambil melongo.


" Ii iisstri ?? Astaghfirullah...aku meninggalkan Syifa !! " Sontak Maliq tersadar dan kembali panik ketika tiba tiba teringat dengan Syifa yang tidak sengaja ditinggalkannya di parkiran.


" Ya Allah....!! Syifa juga lagi tidak baik baik saja...aarghh kenapa aku bisa melupakannya !! " Gumam Maliq dengan wajah tak bisa diartikan lalu bergegas meninggalkan ruangan tanpa menitip satu katapun pada perawat yang ada di situ.


" Eeh...pak ..!! bapak mau ke mana ?? " pekik perawat tersebut bingung melihat tingkah Maliq.Tapi teriakannya itu diabaikan oleh Maliq.


" Dia kenapa ?? kenapa dia tiba tiba meniggalkan istrinya ?? tanya perawat tersebut pada rekannya.


Rekannya menggedikan bahunya tanda tidak mengerti. " Biarlah...asalkan pasien sudah tidak kenapa napa.Sebentar lagi dia pasti balik " Jawab rekannya sambil berjalan keluar dari ruangan.


" Dek..maafkan kakak, dek..!! Astagfirullah..kenapa aku bisa melupakan istriku.Kalau terjadi apa apa padanya dan anakku,aku menjadi suami yang terburuk di dunia ini !! " Gerutu Maliq pada dirinya sendiri seraya berjalan setengah berlari ingin segera sampai ke mobilnya.Dia ingin cepat cepat menjemput Syifa.


" Brukk..!! " karena terburu buru,tanpa sengaja Maliq menabrak seseorang yang sedang berdiri di depan UGD.


" Maaf..maaf..!! pak..!! saya tidak sengaja " Ucap Maliq panik sambil menangkup kedua tangannya di depan dada tanda permohonan maafnya.


" Tidak apa apa pak..!! " Ujar orang ditabrak Maliq acuh seraya melirik Maliq sekilas lalu kembali memfokuskan tatapannya ke arah pintu ruang UGD.


Maliq yang mendapat sikap acuh dari orang di depannya segera kembali bergegas menuju parkiran.

__ADS_1


" Kaya kenal dengan orang tadi !! " Gumam Maliq masih dengan langkah yang lebar.


__ADS_2