Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
142


__ADS_3

" Mih..nggak usah bawa banyak baju.Nanti kita belanja di sana juga !!!" Ucap Gladis melihat Mamih memasukan banyak baju ke dalam kopernya.


" Iya juga yaa..he..he..Nanti nggak muat kopernya pas pulang " Ujar Mamih sambil terkekeh.


" Ini yang mau kuliah Syifa atau kalian berdua sih ??" Tiba tiba suara Papih Gladis menginterupsi kegiatan Gladis dan Mamihnya.


" Papih ihh...kita kan mau antar Syifa sekalian liburan.Ntar transferannya jangan lupa ya pih.." Ujar Gladis sambil bergelayut manja di lengan Papih.


" Hmmm..kalau ada maunya memang kaya gini " Cibir Papih.


" Nggak usah di transfer,kan perginya sama Mamih "


" Aah..nggak mau.Nanti kalau nebeng ke Mamih,aku nggak bisa beli yang aku mau" Rajuk Gladis.


" Eeh...memangnya Mamih itu pelit sama kamu ??" Pekik Mamih sambil melotot ke arah Gladis.


" Iya,nggak pelit tapi perhitungan " Gerutu Gladis sambil cemberut.Bibirnya mengkrucut.


" Ni anak..kapan Mamih perhitungan sama kamu !!" Gerutu Mamih sambil memutar bola matanya.


" Haa...haa..haa..Iya,Nanti Papih transfer sebentar " Papih terbahak melihat tingkah anak semata wayangnya.


" Sekarang aja Pih..nanti papih lupa lagi " Bujuk Gladis dengan suara manjanya.


" Mm..iya iya..." Ujar Papih sambil merongoh ponsel di kantong celananya.Ditransfernya uang lewat apalikasi.


" Mamih juga,Pih " Sela Mamih sambil tersenyum menggoda ke arah Papih.


" Astaga Mamih...semua uang Papih kan sudah di transfer ke Mamih.Ini cuman uang jatah Papih sebulan yang mau di transfer ke Gladis " Ujar Papih sambil menggeleng kepala.


" He..he...kali aja ada lebihnya,Pih.."


" Lebih apanya?? yang ada Papih langsung kempes" Gerutu Papih.

__ADS_1


" Sabar,Pih...nasib punya istri matre...ha...haa.." Bisik Gladis sambil mengelus dada Papih.


Papih ikut terbahak bersama Gladis.


" Eeh..itu bisikin apa haa??" Pekik Mamih tersinggung melihat Papih dan Gladis tertawa.


" Nggak Mih..rahasia.Kan Pih !!"


Mamih cemberut.


" Sudah Mih,jangan ditanggapin keusilannya Gladis.Dia hanya ingin menggoda Mamih " Bujuk Papih melihat Mamih yang merajuk.Dibelainya penuh kasih rambut Mamih.Mamih pun tersenyum lembut ke arah Papih.


" Astagaa..woi,mesra mesraan di depan anak di bawah umur lagi.Ckk...!!" Pekik Gladis.


" Jangan lupakan anakmu juga " Gladis menghambur ke arah Papih dan Mamihnya.


Papih dan Mamih tertawa melihat tingkah manja anak mereka.


" Tunggu dulu,aku mau telpon Syifa. " Gladis berdiri lalu menekan nomor Syifa.


"Iya,Dis..." sahut Syifa dari sebrang.


" Nanti aku jemput jam 6 pagi besok "


" Iya Dis..tapi jangan di jemput di rumah Kak Maliq.Aku sudah di penginapan di dekat Bandara "


" Haa...kenapa bisa??"


" Nanti aku jelasin ke kamu kalau sudah ketemu.Alamtnya sebentar aku SMS ke kamu "


" Oo..ok.sampai ketemu besok "


" Tuutt...

__ADS_1


" kenapa Syifa bisa berada di penginapan Yaa ??" Gumam Gladis.


" Ada apa,sayang ??" Tanya Mamih mendengar Gladis bergumam setelah menelpon.


" Syifa Mih...dia sudah berada di penginapan.aku heran aja kenapa dia ada di penginapan" Ujar Gladis.


"Nanti kita tanya ke Syifa kalau sudah ketemu " Ujar Mamih sambil melanjutkan packing packing.


" Beneran nih,Papih nggak ikut ??" Tanya Mamih tiba tiba di sela kesibukannya.


" Nggak,Mih..masih banyaknpekerjaan Papih tidak bisa ditinggal " Jawab Papih.


" Nggak seru Pih..liburannya kalau nggak ada Papih.Papih ikut aja yaa..yaah..!!" Bujuk Gladis pada Papihnya.


" Nggak bisa,sayang.Ntar kalau pekerjaan Papih sudah kelar,Papih nyusul bareng Willy"


" Beneran Pih ???" Pekik Mamih dan Gladis serempak.


Papih mengangguk lalu tersenyum.


" Yeeayy...Janji Yaa Pih..." Gladis menyodorkan keligkingnya pada Papih untuk membuat janji dengan Papih.


" Mm..iya he..he.." Ujar Papih terkekeh sambil menyambut kelingking Gladis, dikaitkannya dengan kelingkingnya.


" Sayaaaang Papih !!!" Gladis mencium pipi kiri pipi kanan Papih.


Papih membelai rambut Gladia dengan cinta.




***🌷🌷🌷Maaf yaa reader...alurnya agak berantakan,author lagi kurang mood menulis.Author tidak fokus nulisnya,soalnya kakak author masuk rumah sakit😭😭.Mohon doanya yaa.Kali aja ada salah satu doa readerku bisa menembus langit 🙏🙏semoga Kakak tercinta cepat diberikan kesembuhan oleh Allah SWT .🌷🌷🌷***

__ADS_1



***Mohon kali ini aja Aminkan doa author🙏🙏***


__ADS_2