
Iya..empat tahun lalu dia tiba tiba menghilang,dan aku sempat frustasi mencarinya,tapi aku tidak dapat menemukannya.Sampai akhirnya aku bertemu dengan istriku,yang sedikit banyak mempunyai kemiripan wajah dengan Linda.Itulah alasanku menikahinya.Tapi setelah dua hari aku menikah,tiba tiba aku bertemu dengan Linda kembali tanpa disengaja.Kami bertemu di resort tempat aku dan istriku istrahat" Tutur Maliq pada Willy.
Willy terperangah.
"Linda menjelaskan dia dari mana selama ini ??"Tanya Willy penasaran dengan cerita Maliq.
"Iya..dia menjelaskan semuanya padaku dan meminta maaf,meskipun dia tidak salah.Dia melarikan diri hanya karena ingin dijodohkan papinya sebagai penebus utang.Makanya dia lari ke kota tempat tinggal omanya.Dia minta perlindungan dari Omanya karena Papih dan Mamihnya takut pada Omanya.Dan akhirnya sekarang dia akur kembali dengan kedua orang tuanya,itu semua berkat omanya. "Tutur Maliq panjang lebar.
"Ck.ckk..perempuan ular.Licikk!!ternyata kau telah menipu Maliq juga..!!"Geram Willy di dalam hati.Tangannya terkepal menahan geram.
"Maliq...kamu sudah cek kebenaran cerita Linda ??" Ujar Willy dengan suara bergetar.Ditatapnya wajah Maliq dengan tajam.
__ADS_1
"Eeh...tunggu dulu,kamu kan kerabatnya.Masa kamu nggak tau tentang Linda...Kalau aku pasti percaya padanya.Selama aku mengenalnya,yang aku tau dia itu gadis lemah lembut penuh kasih sayang "
Kening Willy saling bertautan menahan emosinya."Aku bukan kerabat Linda "Tegas Willy dalam hati"
"Maliq...belum tentu apa yang kita lihat,merupakan sebuah fakta yang nantinya kita rasakan "
"Jaman sekarang,kita tidak bisa membedakan wajah manusia.Lain halnya dengan orang yang membedakan pakai insting dan akal yang dianugrahkan oleh Tuhan.Dia pasti akan bisa melihat warna topeng yang dipakai oleh manusia munafik.
"Will...ada dendam apa kamu pada Linda.Aku perhatikan dari awal kalian berdua ketemu,seperti ada yang tidak beres antar kalian berdua.Sebenarnya ada apa ??" cecar Maliq pada Willy."Setiap kata kata yang keluar dari mulutmu seolah olah menjatuhkan Linda" Imbuhnya lagi.
Willy menatap tajam Maliq.
__ADS_1
"Tidak...aku tidak ada masalah apa apa dengan Linda.Aku hanya memberikan penilaian dan pendapat,tidak lebih.Andai kamu tersinggung,aku minta maaf.Aku tidak bermaksud apa apa.." Ujar Willy tegas.Tersirat nada geram dari setiap kata katanya
"Andai aku bisa mengatakan yang sebenarnya padamu,apa kau akan mempercayaiku ??aku sangsi,melihat kau begitu mencintai wanita ular itu ".Monolog Willy dalam hati.
Maliq semakin bingung dengan sikap Willy."Aku tidak tersinggung,cuman heran saja,kamu kok kaya emosianal kaya gitu??"
"Eeh...masa aku emosional sih..mungkin aku hanya terbawa dengan ceritamu saja.Aku kasihan sama istrimu,Maliq.Aku rasa kamu tega menyakiti gadis yang tidak berdosa " Ujar Willy gelagapan.
"Hhfff...andai aku tidak mengingat hubunganku dengan kekasihku..sudah kubongkar semua borok Linda "Geram Willy dalam hati.
Maliq tertunduk."Iya..kadang aku merasa seperti itu juga,tapi mau diapa..aku tidak mencintai istriku.Sedangkan aku sangat mencintai Linda.
__ADS_1
Willy menepuk pundak Maliq pelan. "Bro...cobalah berpikir kembali untuk menceraikan istrimu agar kamu tidak akan menyesali keputusanmu.Janganlah kamu memilih sesuatu karena obsesi tapi pilihlah karena kata hati.Terlepas dari semua itu,aku sebagai sahabatmu selalu mendoakan yang terbaik untukmu "Tutur Willy menatap Maliq sendu.Dia prihatin,mengapa Maliq yang nota benenya adalah sahabat yang baik harus terjebak dengan wanita licik.