
"Huaah...bo..bo..bo.."rengekan Zahrah mengagetkan.
"Ee...hh anak Abi ngantuk yaa hmm?.Goda Irman sambil menoel noel pipi gembul Zahrah.
"Huaah..huah...bo..bo..bi..Tangis Zahrah makin kencang,tangan mungilnya mengusap wajahnya dengan kasar.
"He..he...Ayo,kita bobo".Kekeh Irman gemas melihat tingkah anaknya.
Irman berdiri sambil pamit mau menidurkan anaknya.
"Fandi kamu duduk duduk dulu yaa,,Saya mau tidurkan anakku dulu.Kamu ngobrol sama Nurul dulu yaa".Ucap Irman pada Fandi merasa tidak enak pada Fandi.
"Maliq,Mah,Pah...saya ke dalam dulu yaa..".Pamit Fandi.
Maliq mengangguk sambil berdiri.
"Aku mau ke dalam juga dulu,mau mandi".ujar Maliq pada mertuanya.Dia tak sedikitpun menengok ke arah Fandi.Batinnya mengatakan bahwa Fandi ada hati pada istrinya.Dia yakin ketika melihat gelagat dan tatapan mata Fandi pada Syifa,tatapan kerinduan dan penuh cinta.
"Hhmmm...awas kalau kamu mengganggu istri kecilku,Kau akan kenalan denganku"Gumam Maliq dalam hati sambil berlalu masuk ke dalam.
***
"Oh ya...diminum tehnya Fandi,"seru Nurul memecah kesunyian sambil menghempas badannya di samping Mamahnya.
__ADS_1
"Iya terima kasih Nurul".Ucap Fandi sambil menyesap tehnya perlahan.
"Kok tumben ke sini Fandi...selama ini kamu kemana.Sudah lama nggak mampir".Ucap Nurul beruntun.
Fandi terkekeh...
"Akukan Kuliah di Jakarta,dan selama Kuliah Aku nggak pernah balik.Kebetulan sekarang Aku lagi Free tinggal menyusun skripsi jadi Aku balik.Aku datang mau menebus janjiku dulu Nurul"Jawab Fandi panjang lebar.
"Deg...Nurul terkejut mendengar kalimat terakhir yang di ucapkan Fandi.
Nurul terdiam.Fandi memang pernah berjanji pada Nurul,Dia akan datang menyatakan cintanya pada Syifa kelak jika Dia sudah dapat meraih cita citanya.Saat itu Nurul tidak menganggap serius janji Fandi,Dia fikir Fandi perlahan pasti akan melupakan Syifa, ditambah lagi Fandi yang tidak pernah ada kabarnya sama sekali, membuat Nurul yakin bahwa Fandi tidak serius.
"Janji apa Nak..?"Tanya Papah Syifa penuh selidik.
"Haaa.. melamar Syifaa??Pekik Papah Syifa terkejut.
"Maaf...jika saya lancang Om.Ucap Fandi lirih hampir tak terdengar.
"Bukan itu Nak...tapi,Syifa tadi malam sudah menikah.Itu tenda di depan adalah tenda pernikahannya,dan laki laki yang duduk di sini tadi itu suami Syifa.Ujaŕ Papah Syifa panjang lebar.
"Jedarrr.....bagai tersambar petir..Fandi tidak percaya dengan kata kata yang di ucapkan oleh Papahnya Syifa. Diangakatnya kepalanya,ditatapnya manik mata Papah Syifa utuk menelisik kebohongan di situ,tapi sayang yang ada hanyalah kejujuran.
Ditengokkannya kepalanya ke arah Nurul untuk meminta jawaban.Nurul mengangguk lemah membenarkan pernyataan Papahnya.
__ADS_1
Tubuh Fandi lemas,,hatinya sakit bagaikan di tusuk ribuan jarum,dadanya sesak.Tanpa sadar setetes kristal bening jatuh dari sudut matanya.Cinta yang Dia pendam selama ini harus kandas tanpa adanya ungkapan.Batinnya terluka tapi tidak berdarah.Dia terlalu yakin bahwa Syifa adalah jodohnya,sehingga keyakinannya itulah yang melukainya sangat dalam.
Suasana tiba tiba jadi canggung.Semuanya membisu tak terkecuali Mamah dan Papah Syifa.
"Maafkan Aku Fandi,Kufikir kamu tidak serius dengan ucapanmu waktu itu,Jadi Aku nggak pernah menyampaikan niatmu pada orang tuaku".Ujar Nurul tiba tiba memecah kesunyian.
"Nggak apa apa Nurul,mungkin Syifa memang bukan jodohku"Sahut Fandi sendu sambil tertunduk.
"Mungkin Allah sudah menyiapkan jodoh terbaik yang lebih baik dari Syifa untukmu Nak".Ucap Mamah Syifa sambil menghampiri Fandi dan menepuk pundak Fandi dengan lembut untuk memberikan kekuatan pada Fandi.
"Insyaa Allah tante.."Ucap Fandi lirih sambil tersenyum kecil ke arah Mamah Syifa.
"Yah..udah Aku balik dulu ya Nurul,Om,Tante..salam buat Syifa dan suaminya,Buat pak Irman juga.Pamit Fandi sambil berdiri lalu mencium punggung tangan Mamah dan Papah Syifa.
"Assalamualaikum"...Ucap Fandi sambil membalikkan tubuhnya keluar menuju mobilnya yang terparkir depan rumah Syifa.
"Waalaikum Salam Warrahmatullahi Wabarakatuh".Ujar Nurul,Mamah ,dan Papah serentak sambil memandang sendu punggung Fandi yang perlahan menjauh dari depan mereka.
🌹🌹🌹🌹
😢😢😢😢
Kasihan Fandi yaa....Mari kita doakan Fandi akan bertemu jodohnya nanti.
__ADS_1
Jangan lupa Vote,like n komennya ya🙏🙏