Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
94


__ADS_3

Pukul 9 malam...


Tanpa sadar Syifa sudah melewati waktu Sholat magrib dan Isya.Badannya terlalu lelah sehingga dia terlalu betah berada di alam mimpi.


" Ceklek "...


Suara hendel pintu dibuka seiring dengan masuknya Maliq ke dalam kamar Syifa....


" Eeh...sudah pulang rupanya gadis ini " Gumam Maliq sambil memperhatikan tubuh Syifa yang meringkuk seperti bayi di atas kasur.Sejak Syifa berangkat ke Jakarta, Maliq sering masuk ke dalam kamar Syifa,malah kadang sampai tertidur di situ.Entah apa alasannya,diapun tidak tau.Yang pasti setelah menghirup aroma kamar Syifa dia merasa lebih nyaman.


Perlahan Maliq mendekati Syifa,di tatapnya dengan intens wajah polos Syifa,ada getaran aneh dia rasakan.Ada setitik kerinduan terlukis dari mata elang Maliq.


"Hhmmm...sepertinya dia sangat kelelahan,sampai sampai tidur belum buka jilbab sama kaus kaki.Gumam Maliq sambil terus menatap wajah Syifa."Sebenarnya dia tiba jam berapa tadi sih..?" Imbuhnya lagi.


Maliq membuka pakain kerjanya,gegas dia menuju kamar mandi yang berada di kamar Syifa untuk membersihkan dirinya.Selesai mandi,maliq hanya mengenakan handuk Syifa lalu ikut bergabung merebahkan tubuhnya di samping Syifa.


"Sial... Kenapa aku jadi ingin memeluknya ..!!"Umpat Maliq dalam hati.Maliq memiringkan tubuhnya menghadap wajah Syifa. "Wajahmu begitu tenang penuh kedamaian ".Perlahan Maliq mengangkat tangannya menyingkirkan ujung jilbab yang menutupi sebagian wajah Syifa.Dielusnya dengan lembut dan pelan wajah putih mulus Syifa ,agar Syifa tidak terusik dari tidurnya.Maliq memejamkan matanya sejenak hingga tiba tiba dia tersentak lalu mendudukkan tubuhnya.

__ADS_1


"Astaga ...apa yang aku lakukan,kenapa aku seperti orang yang linglung kaya gini sih..!!kenapa juga aku pake acara elus elus gadis kecil ini,ntar dia baper lagi..aarghh..."Desis Maliq sambil mengacak rambutnya dengan kasar,lalu segera berdiri dan berjalan keluar dari kamar Syifa menuju kamarnya.


***


Keesokan paginya...


"Eehughmmm..."Syifa menggeliatkan tubuhnya.


"Astagfirullahaadzim....aku ketiduran,dan ini jam berapa sih !!!"Syifa tersentak setelah kesadarnnya baru separuh kembali.Sekilas diliriknya jam kecil yang terletak di atas nakas.


"Aku tidur atau pingsan sih..??"Seingatku,aku tidak berniat untuk tidur.Aku hanya ingin meluruskan punggungku yang terasa pegal.Tapi kenapa aku bisa ketiduran yaa...!!.Aku kan belum sholat...Ya Allah dua waktu aku lewatkan,cuman gara gara ketiduran"...gerutunya.


Syifa bangkit dari tempat tidur menuju kamar mandi.Tanpa sadar dia melihat pakaian kerja Maliq teronggok dikeranjang pakaian kotor.


"Ini kan pakaian Kak Maliq..!!" Gumamnya sambil mengangkat jas milik Maliq.


"Jangan bilang Kak Maliq masuk ke kamarku semalam daaaan..." Seketika Syifa panik dan memperhatikan pakaian yang dikenakannya.

__ADS_1


"Syukur Alhamdulillah..pakaianku masih lengkap,malah masih pakai kaos kaki lagi..he..he.."


***


Selesai melaksanakan Sholat subuh,seperti biasa Syifa menyiapkan sarapannya dan Maliq,walaupun dia yakin Maliq tidak akan menyentuh masakannya.


Saat Syifa serius dengan kegiatannya tanpa sadar ada sepasang mata yang sedang menatapnya dengan intens.


"Astagfirullahaadzim...Kak Maliq,kenapa berdiri di situ !!"Pekik Syifa terkejut setelah dia membalikan badannya menuju meja makan.Dia terkejut melihat Maliq berdiri di belakangnya bersedekap dada sambil menatapnya dengan tajam.


Maliq tidak menanggapi seruan Syifa,dia tetap menatap tajam ke arah Syifa.


***💗💗💗💗


Assalamualaikum readersku tersayang...terima kasih yaa sudah kasih like terutama yang sudah komen komen...Big thanks yaa author ucapkan.🙏🙏🙏


NB :Kisah ini sebenarnya author angkat dari kisah nyata,tapi author kasih bumbu bumbu pemanis dikit.👍👍

__ADS_1


__ADS_2