Kisah Hidup Gadis Introvert

Kisah Hidup Gadis Introvert
231


__ADS_3

Tiga bulan kemudian...


Seorang wanita berparas cantik berwajah teduh dengan kulit putih bersih,sedang menatap angka - angka yang tertera di layar laptopnya.Seulas senyum terukir di bibir merah muda alami.


" Alhamdulillah...!! setidaknya aku tidak mengecewakan Kak Maliq.Aku akan buktikan bahwa aku bisa juga menjadi wanita karir ". Gumam Nurul setelah melihat laporan keuangan bengkel variasi mobil yang sedang dikelolanya sekarang.


" Umiiii !! " Tiba tiba suara cempreng khas anak kecil berhasil mengalihkan atensi Nurul.


Nurul menatap ke arah pintu masuk dalam ruangannya.Sesosok berwajah imut menggemaskan sedang melangkah ke arahnya.


" Astaghfirullah..!! Zahrah,kenapa tidak ucapkan salam ?? " Tegur Nurul pada anaknya.Zahrah baru saja datang menemuinya.


" He..hee.. !! Assalamualaikum Umiku yang cantik !! Maaf lupa tadi " Zahrah cengengesan dengan wajahnya yang menggemaskan seraya mendekat ke arah Nurul.


Nurul menggelengkan kepalanya. " Waalaiku salam warrahmatullahi wabarakatuh..!! jangan diulangi lagi yaa, sayang !! " Ujar Nurul seraya mennyambut uluran tangan anaknya yang memberi salam takzim.


" Insyaa Allah, Umi..!! Ara cuma lagi senang aja soalnya hari ini Ara dibolehkan sama kakek menyusul umi ke sini " Sahut Zahrah antusias.


" Hmm...diantar siapa ke sini ?? "


" Diantar kakek !! " Zahrah melompat ke pangkuan Nurul.


" Trus kakeknya kemana ?? " Tanya Nurul sambil mencium gemas kedua pipi gembul milik anaknya.


" Pulang..!! kata kakek, tidak ada yang jagain toko " Jawab Zahrah seraya menatap intens layar laptop di depannya.


" Umi..!! Ara boleh pinjam lap top,Umi ?? " Zahrah mendongakan wajahnya menatap Nurul.


" Mm..tidak boleh sayang !! Umi lagi kerja.Ini laptop untuk pekerjaan umi !! " Sahut Nurul lembut memberi pengertian pada anaknya.


" Memangnya Zahrah mau buat apa di laptop,hmm ?? " Imbuh Nurul lagi.


" Main game !! " Ucap Zahrah ragu ragu.


" Zahrah boleh pinjam tablet umi nanti tapi...apa coba syaratnya ?? " Ujar Nurul pada anaknya.


" Ara setor hapalan satu surah dulu !! " Sahut Zahrah antusias.Dia sudah sangat tahu peraturan dari ibunya itu.Boleh main game asal bisa hapal satu surah.


" Mm...pintar anak umi yang cantik !! " Seru Nurul sumringah.


" Jadi,hari ini mau hapal surah apa lagi ?? "


" Surah An- Naba' " Jawab Zahrah senang.


" Oke...Bismillah..!! setelah itu kita sholat dzuhur di musholah "


Zahrah segera mengambil posisi di depan Ibunya dan menghapal Surah AlQuran yang didengarkan dengan seksama oleh Nurul.


Beberapa saat kemudian,setelah menyelesaikan hapalannya.Nurul dan Zahrah beranjak menuju Mushola kantor untuk melaksanakan Sholat Dzuhur.

__ADS_1


Nurul dan Zahrah berjalan bergandengan tangan menuju Musholah.Sekilas Nurul melirik ke arah ruang tunggu customer yang dibatasi oleh dinding kaca. " Alhamdulillah sepertinya bengkel hari ini lagi rame " Gumam Nurul seraya melanjutkan langkahnya menuju musholah.


Karena serius memperhatikan ruang tunggu, tiba tiba...


" Bruk !! " Nurul menabrak seseorang tanpa sadar.


" Astaghfirullah !! " Nurul terpekik dengan tubuh hampir ambruk ke lantai jika bukan sepasang lengan kokoh menopang tubuh semampainya.


" Sorry !! " Ujar suara bariton asing menyadarkan keterkejutan Nurul.


Sontak Nurul menepis rengkuhan dan mendelik ke arah pemilik lengan kokoh itu." Kalau jalan lihat lihat !! " Sentak Nurul geram.


Sekilas Nurul menatap mata berwarna amber di depannya.Tatapan mereka bersibobrok.


"Sorry, Miss !!"


" Deg..!! Kenapa dia sangat mirip dengannya" Batin laki laki di depan Nurul.Ditatapnya dengan intens wajah Nurul.


Nurul menautkan keningnya.." Heh...malah bengong lagi !! " Sentak Nurul garang.


" Tidak sopan !! " Gerutunya seraya berlalu dari tempatnya.Dia tidak ingin berlama lama berhadapan dengan laki laki asing.


Laki laki itu terpaku di tempatnya dengan melongo menatap kepergian Nurul.


" Eeh..uncle bule !! " pekik Zahrah menyadarkan laki laki tersebut.


Sebelum masuk ke ruangan Nurul tadi.Zahrah sempat bertemu dengan laki laki bule tersebut dan sedikit mengobrol.Zahrah yang dasarnya memang anak yang humble langsung akrab dengan laki laki itu.


" Aah...Ara..!! kita ketemu lagi !! " Ujar laki laki tersebut dengan bahasa Indonesia yang kaku seraya mensejajarkan tingginya dengan Zahrah.


" Iya..uncle..kita ketemu lagi.Kenapa uncle belum pergi ?? apa mobil uncle belum selesai divariasi ??" Cerocos Zahrah dengan nada menggemaskan.


Laki laki itu terkekeh " Sudah selesai, tapi mobilnya mau dicuci dulu.Sekalian uncle numpang sholat di musholah " Ujarnya sambil menunjuk ke arah musholah.


Bengkel variasi yang dikelolah oleh Nurul ini, memang bukan cuma menyediakan jasa variasi tapi juga menyediakan jasa cuci mobil komplit.


" Ooh..Uncle ibadahnya sholat yaa..?? Ara kira uncle ibadahnya di gereja !! " Ucap Zahrah dengan mimik yang lucu.


" Iya..Uncle muslim !! "


" Zahrah..!! kenapa belum wudhu !! Pekik Nurul menginterupsi percakapan Zahrah dan laki laki asing itu.


" Iya,Umi..!! Ara ke situ !! " Seru Zahrah melihat sekilas ke arah ibunya yang sedang menunggunya didepan pintu musholah.


" Uncle..!! Ara sholat dulu.Ara tidak boleh lama lama menunda sholat,nanti Umi marah.Kalau Umi marah nanti Ara tidak boleh pinjam tablet umi lagi !! " Bisik Zahrah di telinga laki laki asing tersebut.


Laki laki tersebut merasa lucu dengan kata kata Zahrah sontak terkekeh gemas. " Umi ?? jadi nama wanita itu Umi ?? " Tanyanya pada Zahrah.


" Bukan..!! Umi itu..."

__ADS_1


" Zahrah ..!! Suara tegas Nurul memperingati Zahrah.


" Maaf Uncle..!! Ara pergi dulu.Nanti kita lanjut ngobrol lagi setelah Ara sholat " Ujar Zahrah sok dewasa seraya berlari ke arah ibunya.


" He..he..anak yang menggemaskan " Kekeh laki laki itu seraya beranjak dari tempatnya.


" Hhfft..Umi..!! kenapa mirip dengannya !! " Desah laki laki itu bergumam saat sudah duduk kembali di ruang tunggu.


Asistennya yang sedang menatap layar ponselnya sontak mengangkat wajahnya." Iya..ada apa Tuan ?? "


Laki laki tersebut menoleh ke arah asistenya. " Tidak..!! " Jawabnya singkat.


" Apa dia memiliki kembaran ?? Tapi di mana dia sekarang ?? sudah hampir empat bulan aku ada di Indonesia, tapi belum sekalipun aku bertemu dengannya " Batin laki laki bule tersebut dengan wajah yang sendu.


" Tuan..Adalrich..!! mobilnya sudah selesai di cuci dan saya sudah menyelesaikan administrasinya.Apa kita langsung ke kantor atau ke mana dulu ?? " Suara sang Asisten berhasil menyentak lamunan laki laki bule itu.


" Tunggulah sebentar lagi.Aku sedang menunggu seseorang.Kau boleh menungguku di mobil " Ujar Tuan Adalrich datar pada sang asisten.Entah mengapa dia masih ingin bertemu dengan Zahrah.Dia penasaran dengan wanita yang menurutnya bernama Umi itu.


" Baiklah, Tuan..!! " Asisten mengangguk hormat dan segera berlalu dari hadapan Tuannya.


" Aku akan tanyakan pada Ara,siapa umi itu.Kenapa dia sangat mirip dengan orang yang sedang kucari " Gumamnya bermonolog.


" Uncle..!! Uncle menungguku yaa ?! " Suara cempereng Zahrah menyapa.


" He..he..Iya !! Uncle lagi nunggu Ara.Uncle masih ingin bermain dengan Ara !! " Ujar Tuan Adalrich langsung sumringah melihat kedatangan Zahrah.


" Mm...oke Uncle..tapi Ara tidak lama.Soalnya kata Umi,Ara harus bobo siang sebentar lagi " Sahut Zahrah dengan seketika cemberut.


" Eeh..kok cemberut ?? kenapa ?? " Laki laki yang dipanggil uncle oleh Zahrah itu langsung terkekeh melihat wajah cemberut Zahrah.


" Ara tidak suka bobo siang.Ara lebih suka menggambar dan mewarnai.Tapi, kata Umi Ara harus bobo " Gerutu Zahrah cemberut.


" Ooh...Ara harus menurut sama Umi.Ara memang harus istrahat siang biar sehat " Sela Tuan Adalrich menjelaskan pada Zahrah.


" Mm jadi wanita dengan Ara tadi, namanya Umi ?? " Tanya Tuan Adalrich pada Zahrah memastikan.


" Haa...haa..bukan !! Umi itu adalah panggilan anak ke Ibunya " Zahrah terbahak.Lalu menjelaskan pada Tuan Adalrich dengan memakai bahasa inggris.


" Ooh...eeh..Ara bisa ngomong bahasa inggris ?? " Tuan Adalrich terkejut mendengar bahas inggris zahrah yang fasih.


" Iya..Ara sejak kecil sudah diajarkan bahasa inggris oleh Umi dan Abi,dan anteku juga lancar bahasa inggris.Waktu Ara masih tinggal di kota Abi,Ara les bahasa inggris setiap senin dan sabtu " Tutur Zahrah menjelaskan.


" Ooh..kenapa Ara dari tadi tidak ngomong bahasa inggris saja ?? jadinya uncle tidak kesusahan berbicara " Gerutu Tuan Adalrich pura pura kesal.


" Hiii..hii..Ara sengaja.Ara lucu aja liat uncle ngomongnya belepotan " Zahrah terkikik geli melihat Tuan Adalrich yang pura pura kesal.


" Ooh...ngerjain uncle yaa ?? " Tuan Adalrich seketika merasa geli sendiri,berhasil dikerjain anak kecil.


" Hmm..semangat hidupku serasa bangkit kembali setelah bertemu dengan anak kecil ini.Aku sangat senang bertemu dengannya " Batin Tuan Adalrich seraya tersenyum sumringah ke arah Zahrah.

__ADS_1


__ADS_2